Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU IMLEK 2576 KONGZILI: MOMENTUM MENJAGA TOLERANSI DAN PERSATUAN DALAM KEHIDUPAN DEMOKRASI

BAWASLU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU IMLEK 2576 KONGZILI: MOMENTUM MENJAGA TOLERANSI DAN PERSATUAN DALAM KEHIDUPAN DEMOKRASI

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada seluruh warga Tionghoa, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Tengah yang merayakannya, 29 Januari 2025.

Lampung Tengah, 29 Januari 2025 – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, yang jatuh pada Rabu, 29 Januari  2025, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada seluruh warga Tionghoa, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Tengah yang merayakannya.

Ucapan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebudayaan dan keberagaman yang ada di Indonesia, tetapi juga sebagai pengingat bahwa perayaan Imlek merupakan bagian dari semangat toleransi, harmoni sosial, dan persatuan bangsa, yang menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas demokrasi dan ketertiban umum.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, S.H., menyatakan bahwa perayaan Imlek setiap tahunnya menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia untuk mempererat persaudaraan lintas etnis dan agama, sekaligus mengukuhkan komitmen bersama dalam menciptakan iklim demokrasi yang damai, adil, dan berkeadaban.

“Kami keluarga besar Bawaslu Lampung Tengah mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Lampung Tengah dan di seluruh Indonesia. Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi kita semua,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa semangat Tahun Baru Imlek, yang identik dengan awal yang baru, harapan, dan refleksi diri, sejalan dengan semangat Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi, terutama pasca Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024.

Dalam budaya Tionghoa, Imlek merupakan saat untuk menyambut datangnya musim semi, sebagai simbol awal yang baru dengan harapan akan keberuntungan dan kemakmuran di tahun yang akan datang. Nilai-nilai tersebut juga bisa dimaknai dalam konteks pengawasan pemilu, yakni sebagai pengingat untuk memulai kembali semangat pengabdian dengan niat yang lebih baik, sistem kerja yang lebih jujur, serta tekad untuk menciptakan pemilu yang berkualitas.

Bawaslu Lampung Tengah percaya bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya dibangun dari sistem dan aturan, melainkan juga dari nilai-nilai luhur seperti saling menghargai, kejujuran, kesetaraan, dan keadilan, yang telah lama menjadi bagian dari warisan budaya bangsa, termasuk dalam tradisi masyarakat Tionghoa.

Perayaan Imlek juga menjadi pengingat bahwa keragaman adalah kekuatan bangsa, dan pemilu yang berkualitas hanya bisa tercipta jika semua pihak – tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan budaya – terlibat aktif, sadar hukum, dan menjunjung tinggi etika demokrasi.

Bawaslu Lampung Tengah berkomitmen untuk terus menjalin hubungan yang baik dengan semua elemen masyarakat, termasuk komunitas Tionghoa, dalam mendorong partisipasi aktif dan pengawasan partisipatif di setiap tahapan pemilu. Hal ini sekaligus menjadi cermin dari tekad Bawaslu untuk menjadi lembaga yang inklusif, profesional, dan responsif terhadap dinamika sosial yang ada di tengah masyarakat.

Sebagai penutup, Ketua Bawaslu Lampung Tengah menyampaikan harapan agar Tahun Baru Imlek 2576, yang dikenal sebagai Tahun Naga Kayu, dapat menjadi simbol kekuatan, keberanian, dan pertumbuhan, baik bagi kehidupan masyarakat, pembangunan daerah, maupun dalam proses demokratisasi di Indonesia.

“Mari kita jadikan Tahun Baru Imlek ini sebagai momentum untuk terus membangun kehidupan yang harmonis, menjaga persatuan, serta berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang damai dan berintegritas. Gong Xi Fa Cai!” pungkas Yuli Efendi.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu LT

Editor :1T