Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH UCAPKAN SELAMAT HARI PENGHAPUSAN PERBUDAKAN INTERNASIONAL 2 DESEMBER: MENGUATKAN KOMITMEN MENGAKHIRI PERBUDAKAN MODERN DI SELURUH DUNIA

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengucapkan Selamat Hari Penghapusan Perbudakan Internasional yang diperingati setiap tanggal 2 Desember sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen global dalam menghapus segala bentuk perbudakan modern. Peringatan ini menggarisbawahi bahwa praktik-praktik eksploitasi manusia masih terjadi hingga kini, meskipun dunia telah memasuki era modern dan kemajuan teknologi yang pesat.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengucapkan Selamat Hari Penghapusan Perbudakan Internasional yang diperingati setiap tanggal 2 Desember sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen global dalam menghapus segala bentuk perbudakan modern. Peringatan ini menggarisbawahi bahwa praktik-praktik eksploitasi manusia masih terjadi hingga kini, meskipun dunia telah memasuki era modern dan kemajuan teknologi yang pesat.

Hari Penghapusan Perbudakan Internasional diperingati untuk mengingatkan masyarakat luas tentang masih adanya bentuk-bentuk perbudakan masa kini, seperti kerja paksa, pernikahan paksa, perdagangan manusia, eksploitasi anak, hingga jeratan utang yang merampas kebebasan seseorang. Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) mencatat bahwa jutaan orang di seluruh dunia masih hidup dalam situasi kerja berbahaya dan tidak manusiawi. Mereka tidak dapat melepaskan diri karena ancaman, manipulasi, penipuan, dan kekerasan fisik maupun psikologis. Fenomena ini menjadi alarm bahwa perbudakan modern bukanlah isu masa lalu, tetapi realitas yang terjadi di hampir setiap negara, termasuk Indonesia.

Dalam konteks itu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, perlindungan hak asasi manusia, serta penghormatan terhadap martabat setiap individu harus selalu menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun demokrasi. Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu juga melihat pentingnya menjaga proses demokrasi dari praktik-praktik yang berpotensi mengekang hak politik masyarakat—baik melalui tekanan, ancaman, maupun bentuk-bentuk pemaksaan lainnya. Demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika setiap warga negara bebas menentukan pilihan politiknya tanpa intimidasi dan tanpa bentuk eksploitasi apa pun.

Peringatan Hari Penghapusan Perbudakan Internasional biasanya diisi dengan berbagai kegiatan seperti kampanye edukasi publik, diskusi tematik, hingga pemutaran film dokumenter yang menggambarkan kondisi nyata para korban. Selain itu, peluncuran laporan terkini mengenai kerja paksa menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong kebijakan perlindungan yang lebih kuat. Upaya global ini juga diarahkan untuk memperkuat penegakan hukum, memperbaiki sistem perlindungan korban, serta memastikan bahwa para penyintas mendapatkan dukungan yang memadai.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum 2 Desember ini sebagai refleksi bersama bahwa perbudakan dalam bentuk apa pun tidak boleh memiliki ruang di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan kolaborasi, kepedulian sosial, serta komitmen bersama, perbudakan modern dapat ditekan bahkan dihapuskan sepenuhnya.

Melalui peringatan ini, Bawaslu berharap semangat kemanusiaan dan keadilan sosial dapat terus tumbuh dan menjadi bagian integral dalam pembangunan demokrasi, khususnya di Lampung Tengah. Hari Penghapusan Perbudakan Internasional menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan eksploitasi manusia bukan hanya tanggung jawab dunia internasional, tetapi juga bagian dari tugas moral setiap individu dan lembaga di Indonesia.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T