Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU LAMPUNG TENGAH GELAR JUMAT SEHATI, PERKUAT INTEGRITAS DAN PROFESIONALITAS PENGAWAS PEMILU

r

Tanamkan Nilai Integritas, Bawaslu Lampung Tengah Gelar Jumat Sehati Bersama Jajaran Sekretariat, Jum’at 16 Oktober 2026.

Lampung Tengah – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehati pada Jumat (16/10/2026) dengan mengangkat tema “Integritas dan Profesionalitas sebagai Pengawas Pemilu.” Kegiatan ini diikuti oleh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah dengan khidmat sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual, membangun karakter, serta menanamkan sikap berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugas kelembagaan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, S.H., menyampaikan tausiah yang mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk senantiasa menjadikan integritas dan profesionalitas sebagai landasan utama dalam melaksanakan pekerjaan dan tanggung jawab. Melalui tausiah tersebut, kegiatan Jumat Sehati menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri, memperkuat komitmen moral, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga amanah dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kegiatan Jumat Sehati merupakan salah satu sarana pembinaan rohani dan penguatan karakter bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah. Selain menjadi ruang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi seluruh pegawai untuk memahami bahwa nilai-nilai spiritual memiliki keterkaitan erat dengan sikap dan perilaku dalam lingkungan kerja, termasuk dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu yang menuntut kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan komitmen terhadap aturan.

Dalam tausiah yang disampaikan, tema integritas dan profesionalitas menjadi pengingat bahwa setiap individu yang menjalankan tugas di lingkungan Bawaslu memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik. Integritas tidak hanya tercermin melalui perkataan, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti bersikap jujur, konsisten terhadap prinsip, menaati ketentuan yang berlaku, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.

Sebagai lembaga yang memiliki mandat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu, Bawaslu membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan administratif, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral dan etika. Integritas menjadi fondasi penting agar setiap pelaksanaan tugas dilakukan secara objektif, tidak memihak, dan berorientasi pada kepentingan hukum serta keadilan pemilu.

Sementara itu, profesionalitas merupakan cerminan kemampuan aparatur dalam melaksanakan tugas sesuai dengan kompetensi, tanggung jawab, standar kerja, dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sikap profesional ditunjukkan melalui kedisiplinan, ketelitian, kemampuan bekerja sama, kepatuhan terhadap prosedur, serta kesediaan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi kebutuhan organisasi.

Kedua nilai tersebut saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Integritas tanpa profesionalitas dapat menghambat efektivitas pelaksanaan tugas, sedangkan profesionalitas tanpa integritas berisiko mengurangi kepercayaan terhadap hasil pekerjaan. Oleh karena itu, seluruh jajaran Bawaslu perlu menempatkan kejujuran, tanggung jawab, kompetensi, dan kepatuhan terhadap aturan sebagai satu kesatuan dalam menjalankan amanah kelembagaan.

Bagi jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, penguatan integritas dan profesionalitas juga memiliki arti penting dalam mendukung pelaksanaan administrasi, pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan keuangan, pelayanan informasi, dokumentasi, serta berbagai kebutuhan teknis yang menunjang tugas pengawasan. Setiap pekerjaan, baik yang berhubungan langsung dengan pengawasan maupun yang bersifat administratif, memiliki peran dalam memastikan roda organisasi berjalan secara tertib dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan Jumat Sehati, seluruh pegawai diharapkan dapat semakin memahami bahwa tanggung jawab pekerjaan tidak semata-mata berkaitan dengan penyelesaian tugas, tetapi juga menyangkut cara tugas tersebut dilaksanakan. Pekerjaan yang dilakukan secara jujur, disiplin, transparan, dan sesuai prosedur merupakan bentuk nyata penerapan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kerja.

Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi, membangun hubungan kerja yang harmonis, menghormati sesama pegawai, serta menumbuhkan semangat saling mendukung dalam melaksanakan tugas. Lingkungan kerja yang sehat dan profesional dapat terbentuk apabila setiap individu memiliki kesadaran untuk menjaga sikap, menghargai tanggung jawab, dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

Pelaksanaan Jumat Sehati juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah. Melalui kegiatan pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan, jajaran sekretariat diharapkan memiliki ruang untuk memperkuat nilai-nilai positif, mengevaluasi sikap dan perilaku dalam bekerja, serta membangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas kelembagaan.

Dalam konteks pengawasan pemilu, integritas dan profesionalitas merupakan unsur penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan demokrasi. Pengawas pemilu dituntut untuk bekerja berdasarkan ketentuan hukum, menjaga independensi, bersikap objektif, serta melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab secara proporsional. Komitmen tersebut perlu didukung oleh seluruh unsur kelembagaan, termasuk jajaran sekretariat yang berperan dalam memberikan dukungan administrasi dan teknis.

Melalui tema “Integritas dan Profesionalitas sebagai Pengawas Pemilu”, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai moral, etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tausiah, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan pekerjaan, pengambilan keputusan, interaksi antarsesama pegawai, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, diikuti oleh jajaran sekretariat sebagai bentuk partisipasi dalam pembinaan rohani dan penguatan karakter aparatur. Pesan yang disampaikan dalam tausiah diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga amanah, meningkatkan kualitas diri, serta melaksanakan setiap tanggung jawab dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran.

Dengan terselenggaranya kegiatan Jumat Sehati pada 16 Oktober 2026, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berharap semangat integritas dan profesionalitas semakin mengakar dalam budaya kerja organisasi. Penguatan karakter dan nilai spiritual diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap aturan, sehingga seluruh jajaran dapat memberikan dukungan terbaik bagi pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab. Dengan menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai pedoman dalam bekerja, jajaran Bawaslu diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang berkeadilan, transparan, dan berintegritas.

r

 

r

 

r

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T