HARI JADI KE-78 POLWAN, HERU SANDO APRESIASI DEDIKASI DAN PROFESIONALISME POLISI WANITA
|
Lampung Tengah — Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat (SDMO dan Diklat) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Indonesia yang diperingati setiap tanggal 1 September 2026.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Indonesia. Semoga seluruh Polwan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Heru Sando.
Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Indonesia menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang dan memberikan apresiasi terhadap dedikasi Polisi Wanita dalam menjalankan tugas kepolisian. Selama puluhan tahun, Polwan telah mengambil bagian penting dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan semangat “Polwan Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan memiliki makna penting dalam memperkuat kesadaran bahwa keamanan dan pembangunan merupakan dua hal yang saling berkaitan. Lingkungan yang aman dan kondusif menjadi salah satu fondasi utama bagi masyarakat untuk beraktivitas, bekerja, berusaha, dan mengembangkan berbagai potensi ekonomi.
Menurut Heru Sando, transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan membutuhkan dukungan seluruh komponen bangsa. Tidak hanya pemerintah dan pelaku ekonomi, tetapi juga lembaga negara dan aparat keamanan memiliki peran dalam menciptakan ekosistem yang memungkinkan masyarakat mendapatkan rasa aman dan kesempatan yang setara untuk berkembang.
“Keamanan merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan. Ketika masyarakat merasa aman, aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan lebih baik. Karena itu, peran Polwan melalui tugas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum memiliki kontribusi dalam menciptakan kondisi yang mendukung percepatan transformasi ekonomi,” kata Heru.
Ia menilai, tantangan yang dihadapi aparat kepolisian saat ini semakin beragam seiring dengan perkembangan teknologi, digitalisasi, perubahan sosial, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Kondisi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, adaptif, dan memiliki kemampuan untuk merespons perubahan secara cepat.
Dalam konteks tersebut, Heru Sando mengapresiasi kiprah Polwan yang terus menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, Polwan memiliki peran yang semakin strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta membangun komunikasi yang humanis di berbagai lingkungan.
“Polwan merupakan bagian penting dari sumber daya manusia Kepolisian. Profesionalisme, kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ungkapnya.
Sebagai Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Heru juga menilai bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan salah satu kunci dalam membangun organisasi yang kuat. Hal tersebut juga berlaku bagi institusi Kepolisian yang membutuhkan personel dengan kompetensi dan integritas untuk menjalankan tugas secara optimal.
Menurutnya, semangat Hari Jadi ke-78 Polwan dapat menjadi momentum untuk terus mendorong pengembangan kapasitas, peningkatan kompetensi, serta penguatan karakter dan integritas para Polisi Wanita. Pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan akan semakin memperkuat kemampuan Polwan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Peningkatan kapasitas dan kompetensi harus menjadi bagian dari proses yang berkelanjutan. Dengan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas, Polwan akan semakin mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun dalam mendukung pembangunan nasional,” jelas Heru.
Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa konsep transformasi ekonomi yang inklusif harus memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan. Masyarakat membutuhkan lingkungan yang aman agar dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa rasa khawatir dan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Dalam hal ini, kehadiran aparat keamanan yang profesional dan humanis menjadi salah satu faktor pendukung. Polwan, dengan karakter pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis, diharapkan dapat terus hadir di tengah masyarakat serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Heru juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan. Setiap lembaga memiliki tugas dan kewenangan masing-masing, namun seluruhnya dapat berkontribusi melalui koordinasi dan komunikasi yang baik.
“Sinergi antarlembaga merupakan bagian penting dalam memperkuat pembangunan. Bawaslu tentu terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk jajaran Kepolisian, untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif,” tuturnya.
Dalam kehidupan demokrasi, lanjut Heru, kondisi keamanan yang stabil juga menjadi salah satu faktor pendukung terlaksananya berbagai aktivitas masyarakat dan pemerintahan. Oleh karena itu, hubungan kelembagaan yang baik serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan perlu terus dipelihara.
Ia berharap Polwan Indonesia semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pengabdian, profesionalisme, dan integritas. Kemajuan teknologi harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat.
Heru Sando juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Polisi Wanita yang selama ini telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, termasuk Polwan yang bertugas di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Menurutnya, setiap bentuk pengabdian yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab merupakan kontribusi penting bagi terciptanya rasa aman dan ketertiban di masyarakat.
“Semoga seluruh Polwan Indonesia terus menjadi sosok yang tangguh, profesional, presisi, humanis, dan berintegritas. Jadikan momentum Hari Jadi ke-78 ini sebagai penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan pengabdian terbaik,” katanya.
Ia juga berharap semangat “Polwan Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” dapat diwujudkan melalui kerja nyata, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Selamat Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Indonesia. Semoga Polwan semakin Presisi, profesional, modern, dan humanis. Teruslah menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia dan terus berkontribusi dalam menciptakan keamanan, mendukung pembangunan, serta mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera,” pungkas Heru Sando.
Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan profesionalisme sekaligus mengapresiasi kontribusi Polisi Wanita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan sinergi antarlembaga, Polwan diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif sebagai salah satu fondasi bagi percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T