HARI KESAKTIAN PANCASILA 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH TEGUHKAN SEMANGAT PERSATUAN BANGSA
|
Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026, semangat yang diusung adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut mengandung pesan penting mengenai perlunya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman bersama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bagi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, persatuan, keadilan, serta penghormatan terhadap perbedaan. Nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas Bawaslu dalam melakukan pengawasan Pemilu dan membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses demokrasi agar berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
Pancasila sebagai pemersatu bangsa memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, adat istiadat, serta latar belakang sosial. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, dan mengutamakan kepentingan bersama. Dalam konteks kehidupan demokrasi, perbedaan pilihan politik juga merupakan bagian dari dinamika yang harus disikapi secara dewasa dengan tetap menjaga persatuan dan persaudaraan.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah memandang bahwa semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila perlu diwujudkan dalam setiap pelaksanaan kehidupan demokrasi. Pemilu bukan sekadar proses memilih pemimpin dan wakil rakyat, tetapi juga merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Oleh sebab itu, seluruh tahapan demokrasi perlu dijaga bersama agar berlangsung sesuai dengan ketentuan, menjunjung tinggi nilai keadilan, serta memberikan ruang yang setara bagi seluruh warga negara untuk menggunakan hak politiknya.
Nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan moral dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Sikap menghargai perbedaan pendapat, tidak memaksakan kehendak, mengedepankan musyawarah, menjunjung keadilan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok merupakan nilai yang sangat relevan dalam kehidupan demokrasi. Semangat tersebut perlu terus ditanamkan kepada seluruh masyarakat, termasuk generasi muda sebagai penerus kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam menjalankan tugas pengawasan, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi. Masyarakat memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan partisipatif, termasuk dengan menyampaikan informasi atau laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Semangat “Ayo Awasi Bersama” menjadi bagian dari upaya untuk mengajak masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengawasan demokrasi. Pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat membantu menciptakan proses Pemilu yang lebih berintegritas sekaligus mendorong terwujudnya demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah perkembangan teknologi informasi dan media digital. Masyarakat saat ini memiliki akses yang sangat luas terhadap berbagai informasi. Namun, kemudahan tersebut juga perlu diiringi dengan kemampuan untuk menyaring informasi secara kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, disinformasi, ujaran kebencian, maupun informasi yang dapat memecah belah persatuan.
Dalam menghadapi perkembangan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Perbedaan pendapat yang muncul di ruang digital hendaknya tidak berkembang menjadi konflik sosial. Sebaliknya, ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, penyebarluasan informasi yang benar, serta membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana kehidupan sosial yang kondusif. Persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan, tetapi bagaimana perbedaan tersebut dapat dikelola menjadi kekuatan untuk membangun bangsa. Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dipelihara agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh kepentingan sesaat.
Nilai keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila juga menjadi pengingat bahwa kehidupan demokrasi harus memberikan kesempatan yang setara kepada setiap warga negara. Setiap masyarakat memiliki hak dan kedudukan yang sama dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, segala bentuk praktik yang dapat merusak prinsip keadilan dan integritas demokrasi harus bersama-sama dicegah.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus berkomitmen menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Dalam setiap pelaksanaan tugas, Bawaslu senantiasa berupaya menjaga nilai-nilai demokrasi serta mendorong terwujudnya penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Pancasila sebagai dasar dalam membangun kehidupan berbangsa yang demokratis, adil, dan berkeadaban.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat terhadap pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan bangsa harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau penyelenggara negara, tetapi juga seluruh masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Semangat persatuan, gotong royong, toleransi, keadilan, musyawarah, dan penghormatan terhadap hak setiap warga negara harus terus diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan demokrasi dan pengawasan Pemilu.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila hendaknya juga menjadi refleksi bersama bahwa keberhasilan pembangunan bangsa sangat bergantung pada kuatnya persatuan dan kesatuan. Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa mampu bekerja sama, saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok.
Melalui peringatan ini, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berharap semangat Pancasila semakin hidup dalam kehidupan masyarakat. Pancasila harus terus menjadi titik temu di tengah keberagaman dan menjadi fondasi dalam membangun kehidupan demokrasi yang damai, inklusif, dan berintegritas.
Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026.
“Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Mari jadikan Pancasila sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, meningkatkan kepedulian terhadap pengawasan Pemilu, serta bersama-sama membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T