HARLAH KE-76 FATAYAT NU, BAWASLU LAMPUNG TENGAH SOROTI KETANGGUHAN DAN ADAPTASI ORGANISASI
|
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (Kordiv SDM) Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Lampung Tengah Heru Sando menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir (Harlah) ke-76 kepada Fatayat NU yang diperingati pada 24 April 2026. Ucapan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas perjalanan panjang organisasi perempuan muda di bawah naungan Nahdlatul Ulama dalam membangun kualitas kader dan memperkuat peran perempuan di berbagai lini kehidupan.
Kordiv SDM Bawaslu Lampung Tengah menilai bahwa usia ke-76 merupakan simbol kematangan organisasi yang terus berkembang dan beradaptasi dengan dinamika zaman. Angka 76 yang dinamis mencerminkan kemampuan Fatayat NU untuk tetap eksis di tengah perubahan global yang cepat, tanpa kehilangan jati diri serta nilai-nilai dasar organisasi.
“Selamat Hari Lahir Fatayat NU ke-76. Angka ini bukan sekadar penanda usia, tetapi juga simbol ketangguhan dan kemampuan beradaptasi. Fatayat NU telah membuktikan diri sebagai organisasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman, namun tetap menjaga keutuhan dan solidaritas internal,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam konteks penguatan sumber daya manusia, Fatayat NU memiliki peran strategis dalam mencetak kader perempuan yang unggul, berintegritas, serta memiliki kapasitas intelektual dan sosial yang mumpuni. Melalui berbagai program kaderisasi, pelatihan, dan pemberdayaan, Fatayat NU dinilai berhasil melahirkan generasi perempuan yang siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Lebih lanjut, Kordiv SDM Bawaslu Lampung Tengah menegaskan bahwa peran Fatayat NU kini tidak hanya terbatas di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga mulai menguat di panggung internasional. Sebagai bagian dari gerakan perempuan global, Fatayat NU membawa pesan perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam moderat.
“Fatayat NU semakin memperkuat peran strategisnya, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Ini menjadi bukti bahwa organisasi perempuan Indonesia mampu tampil dan memberikan kontribusi nyata dalam isu-isu global, khususnya yang berkaitan dengan perdamaian dan kemanusiaan,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan Fatayat NU dalam menjaga konsistensi gerakan sekaligus memperluas jangkauan peran tidak terlepas dari kuatnya sistem kaderisasi dan solidaritas organisasi. Hal ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun keagamaan.
Bawaslu Lampung Tengah juga memandang bahwa nilai-nilai yang diusung Fatayat NU, seperti kebersamaan, keadilan, dan kepedulian sosial, sejalan dengan prinsip-prinsip yang dijunjung tinggi dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga negara dan organisasi kemasyarakatan dinilai penting dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Momentum Harlah ke-76 ini diharapkan dapat menjadi titik refleksi sekaligus penguatan komitmen bagi seluruh kader Fatayat NU untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas kontribusi, serta menjaga soliditas organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Di akhir pernyataannya, Kordiv SDM Bawaslu Lampung Tengah kembali menyampaikan harapan agar Fatayat NU terus tumbuh sebagai organisasi perempuan yang kuat, adaptif, dan berpengaruh, baik di tingkat nasional maupun global.
“Selamat Harlah ke-76 Fatayat NU. Semoga terus menjadi organisasi yang solid, progresif, dan mampu membawa nilai-nilai perdamaian serta kemanusiaan bagi dunia,” tutupnya.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T