Lompat ke isi utama

Berita

HUT KE-79 KORPASGAT, IMAM NUROHIM TEGASKAN PENTINGNYA PROFESIONALISME DAN TANGGUNG JAWAB

r

Imam Nurohim Ucapkan Selamat HUT ke-79 Korpasgat, Apresiasi Dedikasi dan Semangat Pengabdian untuk Bangsa

Lampung Tengah, 17 Oktober 2026 – Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) yang diperingati pada 17 Oktober 2026. Peringatan yang menandai perjalanan pengabdian Korpasgat sejak 17 Oktober 1947 hingga 17 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan, menghargai dedikasi para prajurit, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Nurohim menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Korpasgat sebagai salah satu unsur penting dalam kekuatan pertahanan negara, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Udara. Selama puluhan tahun, Korpasgat telah menjadi bagian dari perjalanan pertahanan Indonesia dengan semangat keberanian, kedisiplinan, loyalitas, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Menurutnya, peringatan HUT ke-79 Korpasgat tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Semangat tersebut perlu terus dijaga agar generasi penerus dapat memahami arti penting tanggung jawab, pengorbanan, serta komitmen dalam menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-79 Korpasgat. Semoga Korpasgat senantiasa menjadi satuan yang profesional, tangguh, disiplin, dan selalu siap menjalankan amanah dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pendahulu terus menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit untuk memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Imam Nurohim.

Korpasgat memiliki perjalanan sejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sejak dibentuk pada 17 Oktober 1947, satuan ini tumbuh dalam situasi perjuangan bangsa yang membutuhkan kekuatan, keberanian, serta kemampuan untuk menghadapi berbagai ancaman. Pada masa awal pembentukannya, keberadaan pasukan ini berkaitan dengan upaya mengamankan pangkalan udara, merebut dan menguasai lapangan terbang, serta mendukung pelaksanaan operasi udara di berbagai wilayah Indonesia.

Seiring perkembangan zaman, Korpasgat terus mengalami pembenahan dan peningkatan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pertahanan negara. Perubahan lingkungan strategis, perkembangan teknologi militer, serta semakin beragamnya tantangan keamanan menuntut satuan ini untuk terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan personel, kesiapan operasional, dan koordinasi dengan unsur pertahanan lainnya.

Selain menjalankan tugas dalam bidang pertahanan, kemampuan dan kesiapsiagaan pasukan juga menjadi modal penting dalam mendukung berbagai misi sesuai dengan penugasan yang diberikan, termasuk kegiatan kemanusiaan dan penanganan situasi darurat. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengabdian kepada negara tidak hanya berkaitan dengan kekuatan dan kemampuan menghadapi ancaman, tetapi juga mencakup kesiapan untuk membantu masyarakat ketika dibutuhkan.

Imam Nurohim menilai bahwa nilai-nilai yang tercermin dalam perjalanan Korpasgat, seperti integritas, kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadap tugas, merupakan prinsip yang relevan bagi setiap institusi dalam menjalankan amanahnya. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi bagi aparatur negara untuk senantiasa bekerja secara profesional, menjaga kepercayaan publik, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“Bagi saya, peringatan HUT ke-79 Korpasgat juga menjadi pengingat bahwa setiap tugas dan tanggung jawab harus dilaksanakan dengan penuh integritas, disiplin, serta komitmen. Pengabdian yang baik lahir dari kesungguhan dalam menjalankan amanah, keberanian menghadapi tantangan, dan kesediaan untuk mengutamakan kepentingan yang lebih besar,” ungkapnya.

Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Menurutnya, setiap lembaga negara memiliki tanggung jawab sesuai dengan kewenangan masing-masing, tetapi seluruhnya mempunyai tujuan yang sama, yakni memberikan pengabdian terbaik serta menjaga kepentingan masyarakat dan negara.

Dalam konteks pengawasan pemilu, integritas menjadi landasan utama dalam menangani dugaan pelanggaran, mengelola data dan informasi, serta memastikan setiap proses dilaksanakan secara cermat, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Profesionalisme juga diperlukan agar setiap tugas dapat dipertanggungjawabkan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu tetap terjaga.

“Semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh Korpasgat mengajarkan kita tentang arti kesiapsiagaan, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Dalam bidang pengawasan pemilu, kami juga berkomitmen untuk terus bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memastikan penanganan pelanggaran dan pengelolaan data maupun informasi dilakukan dengan cermat dan bertanggung jawab,” tambah Imam.

Ia berharap, momentum peringatan HUT ke-79 Korpasgat dapat semakin memperkuat semangat seluruh prajurit dalam menjalankan tugas dan pengabdian, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. Pengabdian kepada negara, menurutnya, dapat diwujudkan melalui berbagai bidang pekerjaan, selama dilandasi komitmen, kejujuran, kedisiplinan, dan orientasi pada kepentingan bersama.

Peringatan hari jadi ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjuang dan meletakkan fondasi pengabdian Korpasgat. Sejarah panjang yang telah dilalui hendaknya menjadi sumber motivasi untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat kemampuan, serta menghadapi tantangan masa depan dengan kesiapan dan semangat pantang menyerah.

Di tengah dinamika perkembangan zaman, penguatan sumber daya manusia, penguasaan teknologi, dan kemampuan beradaptasi menjadi aspek penting bagi setiap organisasi. Korpasgat diharapkan terus berkembang sebagai satuan yang mampu menjawab kebutuhan pertahanan negara, menjaga kehormatan TNI Angkatan Udara, serta mendukung upaya menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Imam Nurohim pun mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan hari jadi Korpasgat sebagai momentum menumbuhkan rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap setiap bentuk pengabdian yang diberikan untuk Indonesia. Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dipelihara agar seluruh elemen bangsa dapat berperan aktif dalam menjaga keutuhan negara, memperkuat kehidupan demokrasi, dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Atas nama keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, saya mengucapkan selamat HUT ke-79 Korpasgat. Teruslah menjadi prajurit yang tangguh, profesional, dan berdedikasi tinggi. Semoga Korpasgat senantiasa diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan setiap penugasan serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

Melalui peringatan HUT ke-79 Korpasgat pada 17 Oktober 2026, semangat perjuangan dan pengabdian diharapkan terus hidup sebagai inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dedikasi, integritas, dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai yang perlu dirawat bersama demi memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan negara, dan mewujudkan Indonesia yang aman, berdaulat, serta berdaya saing.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T