KICK OFF BAWASLU MEMBELAJARKAN: BANGUN BUDAYA BELAJAR BERKELANJUTAN DI TUBUH BAWASLU
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) resmi meluncurkan program “Bawaslu Membelajarkan”, sebuah inisiatif penguatan kapasitas seluruh sumber daya manusia (SDM) Bawaslu melalui mekanisme internal knowledge-sharing dan pembelajaran horizontal yang sistematis. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga menekankan pembangunan budaya organisasi yang saling menguatkan, adaptif, serta berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan.
Dengan mengusung tagline edukatif, kompetitif, dan menyenangkan, Bawaslu Membelajarkan dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang komprehensif dan berkesan.
Kompetitif, karena mendorong kreativitas, inisiatif, dan semangat berprestasi antar peserta.
Edukatif, melalui penyajian materi yang memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman mengenai pengawasan pemilu dan tata kelola organisasi.
Menyenangkan, lewat metode belajar interaktif, dialogis, dan inspiratif sehingga peserta lebih antusias dan mudah menyerap pembelajaran.
Program ini menjadi langkah strategis Bawaslu dalam memperkuat profesionalitas pengawas pemilu di seluruh Indonesia, sekaligus meneguhkan komitmen organisasi terhadap peningkatan kualitas SDM secara berkelanjutan.
Kick Off kegiatan Bawaslu Membelajarkan digelar secara bertahap di tiga wilayah strategis:
Sumatera Utara, pada 26–30 November 2025
Sulawesi Utara, pada 15–19 Desember 2025
Bali, pada 3–7 Desember 2025
Melalui rangkaian kegiatan ini, Bawaslu berharap tercipta ruang belajar yang inklusif dan produktif, di mana setiap anggota organisasi tidak hanya menerima ilmu, tetapi juga berbagi pengalaman serta inovasi untuk memperkuat peran pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika demokrasi.
Program Bawaslu Membelajarkan menjadi wujud nyata transformasi budaya kerja Bawaslu—bahwa setiap individu adalah pembelajar, setiap pengalaman adalah pengetahuan, dan setiap proses menuju kualitas lebih baik adalah komitmen bersama.
“Program Bawaslu Membelajarkan ini merupakan langkah maju yang sangat penting bagi penguatan kualitas SDM Bawaslu. Bagi kami di daerah, inisiatif ini bukan hanya sekadar peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga upaya membangun budaya organisasi yang saling menguatkan. Tagline edukatif, kompetitif, dan menyenangkan benar-benar mencerminkan semangat baru dalam proses pembelajaran internal,” Ujar Harmono, S.H.I Kordiv Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Kabupaten lampung tengah
Harmono menegaskan bahwa melalui konsep internal knowledge-sharing dan pembelajaran horizontal, setiap anggota Bawaslu didorong untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, dan inovasi.
“Kami percaya bahwa pengawasan pemilu yang kuat dimulai dari SDM yang mau terus belajar dan berkembang. Program ini mendorong kreativitas, inisiatif, serta semangat berprestasi, sekaligus memastikan materi pembelajaran disampaikan secara mendalam dan mudah dipahami,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa metode belajar interaktif yang diterapkan membuat proses peningkatan kapasitas menjadi lebih dinamis dan inspiratif.
“Dengan adanya kegiatan di Sumatera Utara, Sulawesi Utara, dan Bali, kami berharap semakin banyak praktik baik yang bisa diadopsi oleh seluruh jajaran Bawaslu. Bawaslu Membelajarkan adalah wujud komitmen kita untuk menjaga kualitas pengawasan pemilu dengan terus memperkuat kompetensi dan karakter para pengawas,” tutupnya.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T