KOORDINATOR DIVISI HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK JAGA TOLERANSI
|
Dalam rangka memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada 14 Mei 2026, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah, Wahid Tedi Kristiandi, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan hari besar keagamaan tersebut. Ucapan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
Peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Kristiani. Momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keharmonisan sosial serta memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Selamat memperingati Kenaikan Yesus Kristus kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan. Semoga peringatan suci ini membawa kedamaian, kebahagiaan, serta mempererat rasa persaudaraan dan toleransi antarumat beragama,” ujar Wahid.
Ia mengatakan bahwa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama. Oleh karena itu, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan harus terus dijaga agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kedamaian.
Menurut Wahid Tedi Kristiandi, semangat toleransi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan bangsa. Ia menilai bahwa nilai-nilai kebersamaan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, ia juga menegaskan bahwa Bawaslu tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mengawal proses demokrasi dan penegakan aturan kepemiluan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya kehidupan sosial yang kondusif. Menurutnya, suasana masyarakat yang damai dan harmonis menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Hari Kenaikan Yesus Kristus sendiri merupakan salah satu hari besar keagamaan umat Kristiani yang memperingati peristiwa naiknya Yesus Kristus ke surga setelah kebangkitan-Nya. Peristiwa tersebut mengandung makna spiritual tentang harapan, iman, dan ajakan untuk hidup dalam kasih serta kedamaian.
Dengan semangat Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan rasa saling menghormati demi terciptanya kehidupan yang damai, aman, dan harmonis di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T