KOORDINATOR SEKRETARIAT BAWASLU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH LUKITO HADI SUMARTO UCAPKAN SELAMAT HARI BHAYANGKARA KE-80, APRESIASI PENGABDIAN POLRI UNTUK MASYARAKAT
|
Lampung Tengah – Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang diperingati pada 1 Juli 2026. Pada peringatan tahun ini, Polri mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", yang menjadi simbol perjalanan panjang pengabdian institusi kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Lukito Hadi Sumarto menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polri yang selama delapan dekade telah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara. Dedikasi yang ditunjukkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman menjadi kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan kondusif.
Menurut Lukito, Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi peringatan bertambahnya usia institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, tetapi juga menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang Polri dalam menjalankan amanah konstitusi. Selama 80 tahun, Polri telah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas nasional serta hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang profesional dan humanis.
Perayaan Hari Ulang Tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Hari Bhayangkara diperingati setiap tanggal 1 Juli. Peringatan tersebut memiliki nilai historis yang sangat penting dalam perjalanan kelembagaan Polri. Hari Bhayangkara secara resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan Perdana Menteri Republik Indonesia Nomor 86/PM/II/1954 tertanggal 29 Juli 1954. Penetapan tersebut bertujuan untuk menyatukan seluruh organisasi kepolisian yang sebelumnya tersebar di berbagai daerah menjadi satu institusi kepolisian nasional yang kuat, profesional, dan memiliki semangat pengabdian yang sama dalam menjaga keamanan negara.
Momentum bersejarah tersebut menjadi tonggak lahirnya Polri sebagai institusi nasional yang memiliki tanggung jawab besar dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh rakyat Indonesia. Seiring perjalanan waktu, Polri terus melakukan pembenahan dan transformasi agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Tema Hari Bhayangkara tahun 2026, "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perlindungan kepada masyarakat, serta menghadirkan penegakan hukum yang profesional, adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberadaan Polri senantiasa ditujukan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lukito Hadi Sumarto menilai bahwa selama ini Polri telah menunjukkan peran strategis dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah. Kehadiran Polri dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting bagi terlaksananya pesta demokrasi yang aman, damai, tertib, dan berintegritas.
Sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah merasakan pentingnya sinergi yang telah terjalin dengan Kepolisian Republik Indonesia. Kerja sama yang baik antara Bawaslu dan Polri selama ini menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas keamanan selama tahapan pemilu maupun pemilihan berlangsung.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui koordinasi yang intensif, pertukaran informasi, pengamanan tahapan pemilu, hingga kerja sama dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) bersama unsur Kejaksaan. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa penguatan demokrasi memerlukan kerja sama seluruh lembaga negara agar proses demokrasi dapat berlangsung secara jujur, adil, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut Lukito, tantangan yang dihadapi Polri ke depan akan semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi informasi, dinamika sosial, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik. Oleh karena itu, semangat transformasi menuju Polri yang profesional, modern, dan terpercaya harus terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era yang terus berkembang.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung tugas-tugas Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dengan partisipasi aktif masyarakat, suasana yang aman, damai, dan harmonis akan semakin mudah diwujudkan.
Di penghujung pernyataannya, Lukito Hadi Sumarto menyampaikan doa dan harapan agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta perlindungan dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
"Atas nama Koordinator Sekretariat beserta keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Polri selama 80 tahun kepada bangsa dan masyarakat Indonesia. Semoga Polri senantiasa menjadi institusi yang semakin profesional, modern, humanis, serta semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. Teruslah mengabdi dengan semangat '80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat' demi terwujudnya Indonesia yang aman, tertib, maju, dan demokratis," tutup Lukito Hadi Sumarto.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T