Lompat ke isi utama

Berita

PERINGATI HARI ARMADA RI, BAWASLU LAMPUNG TENGAH JUNJUNG TINGGI PENGABDIAN TNI AL

Bawaslu Lampung Tengah Sampaikan Ucapan Selamat Hari Armada RI: Mengapresiasi Garda Maritim Penjaga Kedaulatan Bangsa

Bawaslu Lampung Tengah Sampaikan Ucapan Selamat Hari Armada RI: Mengapresiasi Garda Maritim Penjaga Kedaulatan Bangsa

Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Armada Republik Indonesia yang jatuh pada 5 Desember 2025. Peringatan ini menjadi momentum penghargaan atas jasa dan pengabdian TNI Angkatan Laut, sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah maritim.

Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H menyampaikan bahwa peringatan Hari Armada RI bukan hanya sekadar refleksi sejarah kemiliteran, namun menjadi pengingat pentingnya kekuatan laut dalam mempertahankan keamanan nasional secara menyeluruh, termasuk dalam menjaga stabilitas demokrasi. “Kedaulatan negara tidak hanya dijaga di wilayah darat dan udara, tetapi juga di laut. Armada RI adalah simbol kekuatan yang melindungi batas negara, stabilitas nasional, dan mendukung keberlangsungan demokrasi Indonesia,” ujarnya.

Peringatan Hari Armada RI berakar pada perjalanan panjang TNI Angkatan Laut sejak masa awal kemerdekaan. Pada 1945, ketika semangat perjuangan mempertahankan Republik Indonesia terus menyala, kesadaran mengenai pentingnya kekuatan armada mulai mengemuka. Pemerintah yang baru berdiri menyadari bahwa laut merupakan jalur strategis sekaligus ruang pertahanan negara. Karenanya, unsur administratif armada dibentuk di sejumlah pangkalan Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) untuk mengatur pertahanan maritim secara sistematis.

Pada masa awal perjuangan itu, kondisi pertahanan laut masih sangat sederhana. Situasi pada 1948 bahkan sempat membuat kekuatan tempur laut belum hadir secara maksimal di medan samudera. Namun, Corps Armada tetap digunakan sebagai identitas resmi satuan Angkatan Laut. Hal tersebut menunjukkan bahwa meskipun terbatas, semangat membangun kekuatan laut tidak pernah surut.

Memasuki tahun 1950, Indonesia mulai menapaki langkah baru dalam pengembangan armada modern. Kapal-kapal perang didatangkan secara bertahap dan memperkuat daya tempur ALRI. Pada periode tersebut, Angkatan Laut juga menghadapi berbagai gerakan separatis di wilayah nasional. Pembangunan satuan marinir, penerbangan angkatan laut, serta pengembangan pangkalan laut menjadi pondasi yang memperkuat Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), yang kemudian menjadi basis pertahanan laut berkelanjutan.

Armada RI menorehkan peran strategis dalam berbagai operasi militer penting, seperti menerobos blokade Belanda pada awal kemerdekaan hingga pengiriman pejuang lintas laut. Momentum penting terjadi ketika Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menerbitkan Surat Keputusan No. A.4/2/10 pada 1959, yang secara resmi menetapkan struktur organisasi Komando Armada ALRI. SK ini kemudian disahkan oleh Komodor R.E. Martadinata pada 5 Desember 1959, sehingga tanggal tersebut ditetapkan sebagai tonggak Hari Armada Republik Indonesia.

Pengesahan tersebut berjalan beriringan dengan penguatan sistem senjata maritim melalui integrasi kapal permukaan, kapal selam, penerbangan angkatan laut, dan pasukan pendarat. Armada RI pun menunjukkan kiprah besar dalam operasi Trikora dan Dwikora, yang menegaskan peran pentingnya sebagai benteng pertahanan maritim Indonesia. Pada 1966, pengembangan organisasi kembali dilakukan dengan membentuk Koarsam dan Koartara sebagai bagian dari reorganisasi kekuatan pertahanan laut nasional.

Dalam kesempatan peringatan ini, Bawaslu Lampung Tengah menyatakan bahwa perjuangan Armada RI menjadi inspirasi bagi setiap lembaga negara dalam menjaga kedaulatan sesuai bidang tugas masing-masing. Bawaslu, sebagai penjaga demokrasi, menegaskan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga integritas pemilu dan kedaulatan suara rakyat.

“Armada RI mengajarkan bahwa menjaga negara membutuhkan kesiapan, disiplin, dan pengabdian tanpa henti. Nilai-nilai ini sejalan dengan tugas Bawaslu dalam memastikan proses pemilu berlangsung jujur, adil, dan demokratis,” ujar Ketua Bawaslu Lampung Tengah.

Bawaslu Lampung Tengah berharap Hari Armada RI dapat menguatkan semangat nasionalisme, sekaligus memotivasi seluruh elemen bangsa untuk menghargai peran kekuatan maritim bagi pertahanan negara. Penguatan kedaulatan laut diyakini memiliki dampak strategis terhadap stabilitas nasional, termasuk dalam penyelenggaraan demokrasi yang damai dan berkeadaban.

“Selamat Hari Armada RI 5 Desember 2025. Semoga Armada Negeri semakin kuat menjaga kedaulatan maritim Indonesia, demi tegaknya republik dan kokohnya demokrasi,” pungkasnya.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T