Lompat ke isi utama

Berita

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KABUPATEN LAMPUNG TENGAH MENGHADIRI KEGIATAN PENUTUPAN PELATIHAN PENGUATAN PENGAWAS (P2P) SECARA DARING

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KABUPATEN LAMPUNG TENGAH MENGHADIRI KEGIATAN PENUTUPAN PELATIHAN PENGUATAN PENGAWAS (P2P) SECARA DARING

Penutupan P2P daring ini digelar sesuai dengan jadwal resmi yang tercantum dalam Lampiran Surat Undangan Bawaslu Provinsi Lampung Nomor B-219/PM.05/K.LA/10/2025 

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menghadiri kegiatan Penutupan Pelatihan Penguatan Pengawas (P2P) secara daring yang berlangsung pada Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan seluruh anggota Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, beserta peserta P2P dari wilayah setempat. Agenda penutupan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan kapasitas pengawas pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung.

Penutupan P2P daring ini digelar sesuai dengan jadwal resmi yang tercantum dalam Lampiran Surat Undangan Bawaslu Provinsi Lampung Nomor B-219/PM.05/K.LA/10/2025 tanggal 22 Oktober 2025, yang menetapkan bahwa agenda penutupan dilaksanakan pada 13 November 2025. Keseluruhan kegiatan berjalan secara terstruktur sebagai bagian dari upaya Bawaslu memperkuat kompetensi dan profesionalitas para pengawas pemilu menjelang peningkatan intensitas tahapan pemilu di tahun mendatang.

Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung dan Koordinator Divisi (Kordiv) yang membidangi pengawasan, yang memberikan arahan final sekaligus menegaskan pentingnya integritas pengawasan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Kehadiran pimpinan Bawaslu Provinsi secara langsung dalam forum tersebut menjadi bentuk dukungan penuh bagi para pengawas di tingkat kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P Panggar menyampaikan bahwa program P2P merupakan instrumen strategis untuk memastikan setiap pengawas memahami standar kerja, prosedur penanganan pelanggaran, serta etika penyelenggaraan pemilu. “Peningkatan kapasitas pengawas tidak boleh berhenti. Para pengawas pemilu adalah garda depan dalam menjaga kualitas demokrasi. Konsistensi dan profesionalitas adalah tuntutan utama,” ujarnya dalam sesi penutupan.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan dan Parmas Bawaslu Provinsi Lampung Hamid Badrul Munir menambahkan bahwa kompetensi teknis pengawas harus terus diperkuat, terutama dalam hal pengawasan kampanye, penanganan informasi digital, dan pemetaan potensi kerawanan pemilu. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta P2P di daerah, termasuk Lampung Tengah, diharapkan menerapkan ilmu yang didapat dalam pengawasan nyata di lapangan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Yuli Efendi, yang turut hadir dalam forum tersebut, menyatakan apresiasinya atas penyelenggaraan P2P daring yang dinilai sangat membantu memperluas wawasan pengawas pemilu di wilayahnya. “Pelatihan ini memastikan seluruh pengawas di Lampung Tengah memiliki pemahaman yang seragam dan siap menghadapi tantangan pengawasan ke depan. Kami berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh integritas,” tegasnya.

Para peserta P2P dari Lampung Tengah juga mengikuti agenda penutupan dengan antusias. Mereka menyampaikan bahwa materi yang diberikan selama pelatihan, baik terkait regulasi, teknik pengawasan, hingga komunikasi publik, sangat bermanfaat untuk menunjang pelaksanaan tugas menjelang tahapan kampanye, pemutakhiran data pemilih, dan masa pemungutan suara.

Acara penutupan yang berlangsung secara daring ini diakhiri dengan penegasan kembali mandat Bawaslu bagi seluruh pengawas: menjaga pemilu tetap berjalan jujur, adil, transparan, dan sesuai asas demokrasi. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pesan kepada seluruh peserta untuk menerapkan hasil pelatihan dalam seluruh kegiatan pengawasan di lapangan.

Dengan berakhirnya rangkaian P2P daring tersebut, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah kini semakin siap menjalankan fungsi pengawasan pemilu secara optimal, demi memastikan bahwa setiap tahapan pesta demokrasi di daerah berlangsung dengan penuh integritas dan akuntabilitas.

zoom

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T