Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU LAMPUNG TENGAH APRESIASI PERAN PMII DALAM LITERASI INFORMASI DAN DEMOKRASI

r

Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah Ucapkan Selamat Harlah PMII 2026

Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah Imam Nurohim menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang diperingati pada 17 April 2026. Peringatan Harlah PMII tahun ini mengusung tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia”, yang mencerminkan semangat kontribusi nyata generasi muda dalam membangun bangsa melalui gerakan intelektual, sosial, serta penguatan nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan.

Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah menyampaikan apresiasi terhadap eksistensi PMII sebagai organisasi kemahasiswaan yang konsisten melahirkan kader-kader muda yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial, politik, serta demokrasi di Indonesia. Menurutnya, PMII telah menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan sosial.

“Atas nama keluarga besar Bawaslu Lampung Tengah, kami mengucapkan selamat Hari Lahir PMII ke-2026. Semoga PMII terus menjadi organisasi yang mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, memiliki semangat pengabdian, serta mampu menghadirkan aksi nyata bagi kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia” sangat relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital, keterbukaan informasi, serta dinamika demokrasi yang semakin kompleks. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya memiliki gagasan dan wacana, tetapi juga harus mampu menghadirkan tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam perspektif penanganan pelanggaran dan pengelolaan data serta informasi, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun kesadaran akan pentingnya informasi yang akurat, bertanggung jawab, dan tidak menyesatkan. Di era digital saat ini, arus informasi yang begitu cepat menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menyaring dan menyebarkan informasi.

“Mahasiswa, termasuk kader PMII, memiliki peran strategis sebagai agen literasi informasi di tengah masyarakat. Mereka dapat menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks, disinformasi, serta berbagai bentuk pelanggaran informasi yang dapat merusak ruang publik,” jelasnya.

Ia juga menyoroti peran PMII dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial, pendidikan politik, dan pengawasan partisipatif sangat penting untuk memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan semangat pengawasan pemilu yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.

Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah menambahkan bahwa PMII selama ini telah banyak berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Aksi nyata yang dilakukan kader PMII menjadi bukti bahwa organisasi mahasiswa memiliki kepedulian yang tinggi terhadap isu-isu kebangsaan dan kesejahteraan rakyat.

“PMII tidak hanya hadir sebagai organisasi intelektual, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial. Semangat pengabdian ini perlu terus dijaga dan dikembangkan agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Momentum Harlah PMII tahun 2026 ini juga diharapkan menjadi ruang refleksi bagi seluruh kader untuk terus memperkuat kapasitas diri, meningkatkan integritas, serta memperluas kontribusi nyata di tengah masyarakat. Dengan semangat “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia”, PMII diharapkan mampu terus melahirkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang publik yang sehat, informatif, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merusak tatanan demokrasi.

“Kolaborasi dengan generasi muda, khususnya mahasiswa, sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga demokrasi dan integritas informasi. Kami percaya PMII akan terus menjadi mitra strategis dalam upaya tersebut,” ujarnya.

Ucapan selamat Harlah PMII dari Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah ini menjadi bentuk dukungan terhadap peran mahasiswa dalam memperkuat literasi informasi, demokrasi, dan pengawasan partisipatif di masyarakat. Peringatan Harlah PMII bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum penting untuk mempertegas komitmen generasi muda dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan pengabdian, PMII diharapkan terus menjadi organisasi yang melahirkan generasi muda yang kritis, peduli, dan bertanggung jawab terhadap masa depan Indonesia. Tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia” pun diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh kader untuk terus berkarya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T