BAWASLU LAMPUNG TENGAH DUKUNG PENGUATAN PENGAWASAN PARTISIPATIF MELALUI PROGRAM P2P
|
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, menghadiri kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia secara daring dan luring di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (12/5). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat menjelang tahapan demokrasi yang akan datang, sekaligus menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas serta kesadaran publik terhadap pentingnya pengawasan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan salah satu upaya strategis Bawaslu RI dalam membangun budaya pengawasan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai objek dalam proses demokrasi, tetapi juga didorong menjadi subjek aktif yang memiliki kesadaran kritis dalam mengawal jalannya pemilu dan pemilihan kepala daerah. Kehadiran para pimpinan Bawaslu dari berbagai daerah secara daring, termasuk Ketua Bawaslu Lampung Tengah, menunjukkan komitmen kuat lembaga pengawas pemilu dalam memperluas partisipasi publik demi terciptanya demokrasi yang berkualitas.
Ketua Bawaslu Lampung Tengah, Yuli Efendi, menyambut baik pelaksanaan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif tersebut. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan hanya oleh penyelenggara pemilu semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Ia menilai, pendidikan pengawasan partisipatif menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga demokrasi yang sehat dan bermartabat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keterlibatan dalam pengawasan pemilu. Partisipasi publik menjadi kunci dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran serta menjaga proses demokrasi tetap berjalan sesuai aturan,” ujar Yuli Efendi usai mengikuti kegiatan tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa Bawaslu Lampung Tengah akan terus mendorong program pendidikan politik dan pengawasan partisipatif hingga ke tingkat masyarakat bawah. Menurutnya, semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap proses demokrasi, maka potensi terjadinya pelanggaran maupun praktik-praktik yang mencederai pemilu dapat diminimalisasi.
Selain itu, Yuli Efendi menilai bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini turut memberikan tantangan tersendiri dalam pengawasan pemilu, terutama terkait penyebaran informasi hoaks, ujaran kebencian, dan kampanye negatif di media sosial. Oleh karena itu, pendidikan pengawas partisipatif dinilai sangat relevan untuk membangun masyarakat yang cerdas dalam menyikapi berbagai informasi politik.
Kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif tersebut juga menjadi sarana konsolidasi nasional bagi jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia dalam memperkuat strategi pengawasan berbasis masyarakat. Dengan adanya sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat, diharapkan kualitas demokrasi di Indonesia dapat terus meningkat serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih melalui proses yang jujur dan demokratis.
Bawaslu RI sendiri menargetkan agar program Pendidikan Pengawas Partisipatif mampu menjangkau lebih banyak kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas masyarakat, hingga tokoh adat dan tokoh agama. Hal ini dilakukan agar semangat pengawasan partisipatif dapat tumbuh secara luas dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Keikutsertaan Ketua Bawaslu Lampung Tengah dalam kegiatan nasional tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan jajaran Bawaslu daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan pemilu. Dengan penguatan kapasitas pengawas dan keterlibatan masyarakat, Bawaslu berharap proses demokrasi di Indonesia dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan dipercaya publik.
Melalui momentum Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, diharapkan lahir agen-agen pengawas partisipatif di berbagai daerah yang mampu menjadi pelopor demokrasi bersih dan berintegritas. Bawaslu Lampung Tengah pun berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan iklim demokrasi yang aman, damai, dan berkualitas di Kabupaten Lampung Tengah.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T