BAWASLU LAMPUNG TENGAH GELAR “OFFICE GARDENING”, SULAP LAHAN KOSONG JADI KEBUN PRODUKTIF
|
Lampung Tengah — Dalam upaya memperkuat budaya kerja ramah lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang belum tergarap, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menginisiasi kegiatan office gardening atau kebun kantor di lingkungan sekretariatnya. Program ini memanfaatkan lahan kosong di bagian belakang kantor yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Bawaslu Lampung Tengah dalam mendukung konsep kantor hijau (green office) yang tidak hanya berfokus pada pelayanan publik dan pengawasan pemilu, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan serta peningkatan kesadaran ekologis di kalangan pegawai.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah Lukito Hadi Sumarto,S.AP menyampaikan bahwa inisiatif ini berangkat dari ide sederhana untuk mengubah lahan kosong menjadi area yang lebih produktif dan bermanfaat. Menurutnya, lingkungan kerja yang asri dan hijau dapat memberikan dampak positif terhadap kenyamanan, kesehatan, serta produktivitas kerja para pegawai.
“Kami melihat ada lahan di belakang kantor yang cukup luas namun belum dimanfaatkan. Daripada dibiarkan kosong, kami berinisiatif menjadikannya kebun sayuran sederhana yang bisa dikelola bersama,” ujarnya.
Berbagai jenis tanaman sayuran mulai dibudidayakan dalam program ini, seperti kangkung, cabai, bayam, terong, hingga tomat. Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh pegawai Bawaslu Lampung Tengah dengan memanfaatkan metode sederhana yang mudah dirawat. Sebagian area juga dikembangkan dengan sistem polybag untuk memaksimalkan ruang terbatas.
Selain sebagai upaya penghijauan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi internal mengenai pentingnya ketahanan pangan skala kecil serta pemanfaatan lahan sempit. Para pegawai terlihat antusias mengikuti proses pengolahan tanah, penanaman bibit, hingga perawatan awal tanaman.
Sekretaris Bawaslu Lampung Tengah menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi instansi lain di lingkungan pemerintahan daerah. Ia menegaskan bahwa konsep office gardening bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar menanam, tetapi juga membangun kebiasaan baru bahwa kantor pemerintah bisa ikut berkontribusi dalam penghijauan dan ketahanan pangan sederhana,” katanya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari sejumlah pihak internal, karena dinilai mampu meningkatkan kekompakan antarpegawai serta mengurangi kejenuhan kerja administratif. Suasana kantor yang sebelumnya didominasi aktivitas formal kini mulai berubah lebih hidup dengan adanya area hijau yang tertata.
Dengan adanya program office gardening ini, Bawaslu Lampung Tengah menunjukkan bahwa lembaga pengawas pemilu pun dapat berkontribusi dalam gerakan lingkungan hidup, sekaligus memberi contoh pemanfaatan lahan kosong secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T