Lompat ke isi utama

Berita

DARI LAMPUNG TENGAH UNTUK NTT, IMAM NUROHIM SAMPAIKAN DOA DAN SOLIDARITAS KEMANUSIAAN

r

Imam Nurohim Sampaikan Pesan Kemanusiaan “Pray for Nusa Tenggara Timur”

Lampung Tengah, 21 Agustus 2026 — Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim, menyampaikan rasa duka cita, keprihatinan, dan solidaritas yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ungkapan tersebut disampaikan melalui pesan kemanusiaan bertajuk “Pray for Nusa Tenggara Timur” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana. Pesan tersebut menjadi wujud empati sekaligus dukungan moral kepada masyarakat NTT yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana dan menjalani masa pemulihan.

Imam Nurohim menyampaikan bahwa bencana merupakan sebuah peristiwa yang dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain menyebabkan kerusakan terhadap lingkungan dan fasilitas, bencana juga dapat memengaruhi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat serta meninggalkan beban psikologis bagi para korban dan keluarga yang terdampak.

Dalam kondisi tersebut, kepedulian dan solidaritas dari seluruh elemen masyarakat menjadi sangat berarti. Dukungan, perhatian, doa, serta bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan untuk menghadapi masa-masa sulit sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan.

Melalui pesan “Pray for Nusa Tenggara Timur”, Imam Nurohim mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keselamatan, kesehatan, kekuatan, dan ketabahan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Doa juga dipanjatkan bagi seluruh petugas, relawan, dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses penanganan bencana agar senantiasa diberikan keselamatan serta kelancaran dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Menurutnya, solidaritas kemanusiaan merupakan nilai yang harus terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat. Musibah yang terjadi di suatu wilayah pada hakikatnya merupakan keprihatinan bersama. Perbedaan jarak dan wilayah tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat Indonesia untuk menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara sebangsa yang sedang mengalami musibah.

Pesan tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Dalam menghadapi bencana, kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan, mulai dari pemerintah, aparat, lembaga kemanusiaan, relawan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat secara luas. Setiap bentuk bantuan dan kepedulian, sekecil apa pun, memiliki arti bagi mereka yang sedang membutuhkan.

Sebagai bagian dari jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim menilai bahwa semangat kemanusiaan merupakan nilai yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Pelaksanaan tugas kelembagaan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan masyarakat. Empati kepada sesama menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan yang saling menghargai, membantu, dan menguatkan.

Ia juga berharap masyarakat yang terdampak bencana di NTT mendapatkan penanganan dan bantuan secara optimal. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, keselamatan warga, serta pemulihan kondisi pascabencana menjadi perhatian bersama yang membutuhkan kerja sama dan koordinasi berbagai pihak.

Selain memberikan dukungan moral, Imam Nurohim mengingatkan pentingnya masyarakat untuk menyikapi informasi mengenai bencana secara bijak. Informasi yang beredar di tengah masyarakat hendaknya dipastikan kebenaran dan sumbernya sebelum disebarluaskan. Hal tersebut penting untuk mencegah munculnya informasi keliru yang dapat menimbulkan kepanikan maupun keresahan di tengah situasi darurat.

Menurutnya, dalam kondisi bencana, informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan memiliki peran penting. Masyarakat dapat membantu dengan menyebarluaskan informasi resmi dari pihak berwenang serta menghindari penyebaran kabar yang belum terverifikasi.

Imam Nurohim turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam penanganan bencana di NTT. Dedikasi para petugas, relawan, tenaga kemanusiaan, dan masyarakat yang membantu para korban merupakan bentuk nyata dari semangat kemanusiaan dan persaudaraan.

Ia berharap seluruh proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal. Ia juga berharap berbagai bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Pesan “Pray for Nusa Tenggara Timur” yang disampaikan Imam Nurohim menjadi bagian dari upaya untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab bersama. Solidaritas tidak hanya diwujudkan melalui bantuan material, tetapi juga melalui doa, perhatian, dukungan moral, serta kepedulian terhadap kondisi saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.

Di tengah situasi yang penuh tantangan, semangat persatuan dan persaudaraan diharapkan tetap menjadi kekuatan bagi masyarakat Indonesia. Musibah yang menimpa masyarakat NTT menjadi momentum untuk kembali memperkuat nilai gotong royong serta menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kepedulian yang kuat terhadap sesama.

Imam Nurohim berharap masyarakat NTT diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi setiap dampak bencana. Ia juga mendoakan agar seluruh korban dan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan, bantuan, serta kemudahan dalam proses pemulihan.

“Pray for Nusa Tenggara Timur. Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan, kekuatan, ketabahan, dan kemudahan untuk bangkit serta kembali menata kehidupan,” menjadi pesan kemanusiaan yang disampaikan Imam Nurohim.

Melalui pesan tersebut, semangat kepedulian dan solidaritas diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dari Lampung Tengah, doa dan dukungan moral disampaikan untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur agar dapat melewati masa sulit, pulih dari dampak bencana, dan kembali menatap masa depan dengan penuh harapan.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T