HARI DEMOKRASI INTERNASIONAL 2026, LUKITO HADI SUMARTO: SUARA RAKYAT MENENTUKAN MASA DEPAN BANGSA
|
Lampung Tengah — Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah Lukito Hadi Sumarto menyampaikan ucapan Selamat Hari Demokrasi Internasional yang diperingati setiap 15 September. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga dan memperkuat nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dengan mengusung pesan “Suara Rakyat, Masa Depan Bangsa”, peringatan Hari Demokrasi Internasional menjadi pengingat bahwa demokrasi bukan hanya tentang pelaksanaan pemilihan umum. Demokrasi juga berkaitan erat dengan penghormatan terhadap hak dan kebebasan setiap orang, kesetaraan, partisipasi masyarakat, serta kesempatan bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya secara bertanggung jawab.
Lukito Hadi Sumarto menyampaikan bahwa demokrasi merupakan proses yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan dalam membangun demokrasi yang sehat tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu maupun lembaga pemerintahan, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat Hari Demokrasi Internasional. Suara rakyat merupakan bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. Mari bersama-sama menjaga demokrasi dengan menghormati hak dan kebebasan setiap orang, menghargai perbedaan, serta membangun partisipasi masyarakat yang bertanggung jawab,” ujar Lukito.
Menurutnya, demokrasi memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam menentukan arah kehidupan bangsa. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, memberikan kritik, menyampaikan aspirasi, serta ikut mengambil bagian dalam berbagai proses pembangunan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam kehidupan demokrasi, kebebasan menjadi salah satu unsur penting yang harus dijaga. Namun, kebebasan juga harus diiringi dengan tanggung jawab. Kebebasan menyampaikan pendapat hendaknya dilakukan dengan tetap menghormati hak orang lain, menjaga etika, serta tidak menimbulkan konflik maupun perpecahan di tengah masyarakat.
Hari Demokrasi Internasional juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa setiap orang memiliki hak dan kedudukan yang setara. Perbedaan latar belakang, pandangan, maupun pilihan politik tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghilangkan rasa persaudaraan dan persatuan.
Dalam konteks penyelenggaraan pemilu, partisipasi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas. Masyarakat tidak hanya diharapkan hadir untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi juga dapat berperan aktif dalam mengawal setiap tahapan pemilu.
Bawaslu sebagai lembaga yang memiliki tugas melakukan pengawasan pemilu terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif. Kehadiran masyarakat sebagai bagian dari pengawasan dapat membantu mencegah dan mengurangi potensi terjadinya pelanggaran dalam proses demokrasi.
Lukito juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap kehidupan demokrasi. Kepedulian masyarakat terhadap proses politik dan penyelenggaraan pemilu merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan demokrasi berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, masyarakat juga dihadapkan pada tantangan berupa penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, serta berbagai informasi yang berpotensi memengaruhi kehidupan demokrasi. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah dan memeriksa informasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskannya.
Literasi digital menjadi semakin penting agar ruang publik tetap sehat dan dapat digunakan untuk menyampaikan gagasan secara konstruktif. Perbedaan pendapat di media sosial maupun ruang publik hendaknya tidak berkembang menjadi konflik, tetapi menjadi bagian dari proses bertukar gagasan untuk mencari solusi terbaik bagi kepentingan bersama.
Selain itu, budaya demokrasi perlu dibangun melalui sikap saling menghormati. Setiap orang memiliki hak untuk memiliki pilihan dan pandangan yang berbeda. Perbedaan tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan harus disikapi dengan kedewasaan.
Sebagai bagian dari lingkungan kelembagaan Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto juga menegaskan pentingnya membangun tata kelola kelembagaan yang mendukung pelaksanaan tugas pengawasan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Dukungan kesekretariatan menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan dapat berjalan dengan baik.
Peringatan Hari Demokrasi Internasional diharapkan dapat menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya demokrasi. Demokrasi bukan hanya sesuatu yang hadir ketika pemilu berlangsung, tetapi merupakan nilai yang harus diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Melalui semangat “Suara Rakyat, Masa Depan Bangsa”, masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa setiap suara memiliki arti dan setiap warga negara memiliki peran dalam menentukan masa depan Indonesia. Penggunaan hak suara secara bijak, penghormatan terhadap perbedaan, serta partisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab sebagai warga negara.
Lukito juga mengajak seluruh SahabatBawaslu untuk bersama-sama menjaga suasana demokrasi yang damai, tertib, dan bermartabat. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengedepankan persatuan di tengah perbedaan.
Semangat “Ayo Awasi Bersama” menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang semakin kuat. Pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan bersama dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran serta mendorong terciptanya proses pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
Pada akhirnya, Hari Demokrasi Internasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa demokrasi membutuhkan komitmen dan kepedulian bersama. Setiap warga negara memiliki hak untuk didengar, memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat, serta memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam menentukan masa depan bangsa.
Selamat Hari Demokrasi Internasional 2026.
“Suara Rakyat, Masa Depan Bangsa.”
Mari bersama menjaga hak dan kebebasan, menghormati perbedaan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mengawal demokrasi agar semakin berkualitas dan berintegritas.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T