Lompat ke isi utama

Berita

HARI DEMOKRASI INTERNASIONAL, KETUA BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK MASYARAKAT KAWAL SUARA RAKYAT

r

Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi Sampaikan Pesan Demokrasi pada Hari Demokrasi Internasional 2026

Lampung Tengah — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah Yuli Efendi, S.H., menyampaikan ucapan Selamat Hari Demokrasi Internasional yang diperingati setiap 15 September. Peringatan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menjaga, merawat, dan memperkuat demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung pesan “Suara Rakyat, Masa Depan Bangsa”, Hari Demokrasi Internasional menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pemilihan umum, tetapi juga mencakup penghormatan terhadap kebebasan, kesetaraan, hak asasi manusia, keadilan, serta partisipasi masyarakat dalam menentukan arah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Yuli Efendi, suara masyarakat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem demokrasi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, menentukan pilihan, serta berpartisipasi dalam proses kehidupan demokratis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Selamat Hari Demokrasi Internasional. Suara rakyat adalah bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. Mari kita bersama-sama menjaga demokrasi dengan menghormati perbedaan, menjunjung tinggi kebebasan yang bertanggung jawab, serta berpartisipasi aktif dalam setiap proses demokrasi,” pesan Yuli Efendi.

Ia menegaskan bahwa demokrasi yang kuat tidak dapat dibangun hanya oleh lembaga negara atau penyelenggara pemilu. Demokrasi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Partisipasi publik menjadi salah satu fondasi penting agar proses demokrasi dapat berjalan secara transparan, inklusif, berkeadilan, dan berintegritas.

Dalam konteks kepemiluan, masyarakat memiliki posisi strategis sebagai pemegang kedaulatan. Hak pilih yang dimiliki masyarakat merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan kedaulatan rakyat. Karena itu, setiap warga negara diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak dan bertanggung jawab serta tidak mudah dipengaruhi oleh berbagai praktik yang dapat merusak kualitas demokrasi.

Peringatan Hari Demokrasi Internasional juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebebasan dan kesetaraan. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama dalam kehidupan demokrasi tanpa membedakan latar belakang, pilihan politik, maupun pandangan terhadap suatu persoalan.

Perbedaan pilihan politik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Menurut Yuli Efendi, perbedaan seharusnya tidak menjadi alasan untuk memecah persatuan. Sebaliknya, perbedaan harus dikelola dengan sikap saling menghormati, mengedepankan dialog, dan mengutamakan kepentingan bangsa serta daerah.

Demokrasi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan aspirasi. Namun, kebebasan tersebut harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, tetap menghormati hak orang lain, serta tidak digunakan untuk menyebarkan kebencian, fitnah, hoaks, maupun informasi yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

Di era digital, tantangan dalam menjaga demokrasi semakin kompleks. Arus informasi yang begitu cepat melalui media sosial dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, tetapi pada saat yang sama juga dapat menjadi ruang penyebaran informasi yang tidak benar. Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dan membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum menerima maupun menyebarkan suatu informasi.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus mendorong masyarakat agar menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Pengawasan terhadap proses demokrasi bukan semata-mata menjadi tugas Bawaslu, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.

Masyarakat dapat mengambil peran dengan memperhatikan setiap tahapan kepemiluan, mengawasi potensi pelanggaran, serta menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang telah ditentukan. Keterlibatan masyarakat tersebut akan semakin memperkuat upaya menciptakan proses demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

Semangat “Ayo Awasi Bersama” menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa demokrasi membutuhkan pengawasan dan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat. Semakin aktif masyarakat terlibat dalam pengawasan, semakin besar pula peluang terciptanya proses demokrasi yang berkualitas.

Yuli Efendi juga mengajak seluruh SahabatBawaslu untuk menjadikan Hari Demokrasi Internasional sebagai momentum refleksi. Demokrasi harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati, menjunjung tinggi hukum, menghargai hak asasi manusia, serta memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi.

Menurutnya, demokrasi bukan hanya tentang memilih dan dipilih, tetapi juga tentang bagaimana setiap warga negara dapat mengambil bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demokrasi membutuhkan masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya serta memiliki keberanian untuk menjaga nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

Dengan demikian, peringatan Hari Demokrasi Internasional 2026 diharapkan tidak berhenti pada seremonial semata. Momentum ini harus menjadi pengingat bersama untuk terus memperkuat budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga dalam kehidupan bernegara.

“Suara Rakyat, Masa Depan Bangsa” menjadi pesan yang relevan untuk terus digaungkan. Setiap suara memiliki arti, setiap aspirasi memiliki nilai, dan setiap warga negara memiliki peran dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk terus menjalankan tugas pengawasan secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Melalui kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat, diharapkan demokrasi Indonesia semakin kuat serta mampu menghadirkan proses politik yang berkeadilan dan bermartabat.

Selamat Hari Demokrasi Internasional 2026.
“Suara Rakyat, Masa Depan Bangsa.”

Mari rawat demokrasi, hormati perbedaan, jaga kebebasan, dan kawal setiap suara rakyat untuk masa depan bangsa yang lebih baik.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T