Lompat ke isi utama

Berita

HARI JADI KE-81 KEMENTERIAN PERTAHANAN RI, HERU SANDO AJAK PERKUAT PERSATUAN DAN PENGABDIAN

r

Heru Sando Sampaikan Selamat Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia

Lampung Tengah, 19 Agustus 2026 — Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat (SDMO dan Diklat) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan Selamat Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang diperingati pada 19 Agustus 2026.

Momentum Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi terhadap perjalanan panjang pengabdian dalam mendukung pertahanan negara, menjaga kedaulatan, serta memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga bangsa dan negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Dalam momentum tersebut, Heru Sando menyampaikan harapan agar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia semakin profesional, kuat, modern, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang. Menurutnya, dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks membutuhkan kesiapan, kemampuan, serta sinergi yang kuat dalam menjaga kepentingan nasional.

“Selamat Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Semoga Kementerian Pertahanan semakin kuat, profesional, adaptif, dan terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Heru Sando.

Menurut Heru, pertahanan negara bukan hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan kemampuan menghadapi ancaman, tetapi juga menyangkut kekuatan sumber daya manusia, persatuan masyarakat, ketahanan sosial, serta kesadaran seluruh warga negara untuk menjaga kepentingan bangsa.

Karena itu, semangat bela negara perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Bela negara tidak selalu diwujudkan melalui tindakan yang bersifat fisik, tetapi dapat dilakukan melalui berbagai bentuk pengabdian sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing.

Menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, menaati peraturan, menjaga integritas, menghormati sesama, menjaga lingkungan, serta ikut menciptakan suasana yang aman dan kondusif merupakan bentuk kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Sebagai Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kemajuan lembaga dan negara. Menurutnya, sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab merupakan salah satu kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan.

Pengembangan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga harus membangun karakter dan etika. Aparatur yang memiliki kompetensi sekaligus integritas akan mampu menjalankan tugas secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Heru menilai bahwa semangat pengabdian yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kementerian Pertahanan RI memiliki nilai yang selaras dengan upaya membangun aparatur yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan masyarakat.

Dalam menjalankan tugas kelembagaan, setiap pegawai memiliki peran penting. Sekecil apa pun tugas yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab akan memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi. Oleh sebab itu, kedisiplinan, profesionalitas, dan semangat kerja perlu terus dijaga.

Selain itu, Heru juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan dalam lingkungan kerja. Perbedaan tugas, latar belakang, maupun karakter tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun kerja sama.

Komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam menciptakan organisasi yang solid. Dengan hubungan kerja yang baik, berbagai tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama dan setiap pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efektif.

Heru juga menilai bahwa menjaga demokrasi merupakan salah satu bagian dari upaya memperkuat ketahanan bangsa. Demokrasi yang sehat membutuhkan masyarakat yang aktif, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran untuk menjaga proses demokrasi tetap berjalan sesuai dengan aturan.

Dalam konteks kepemiluan, masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal setiap tahapan demokrasi. Partisipasi masyarakat dapat diwujudkan melalui penggunaan hak pilih secara bertanggung jawab, menolak politik uang, tidak menyebarkan informasi yang tidak benar, serta ikut melakukan pengawasan terhadap potensi pelanggaran.

Menurutnya, kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat. Semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga proses demokrasi, semakin kuat pula fondasi demokrasi yang dibangun.

Heru mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi dengan kedewasaan, toleransi, dan saling menghormati. Jangan sampai perbedaan pilihan menjadi sumber konflik dan mengganggu persatuan masyarakat.

“Demokrasi memberikan ruang bagi perbedaan. Yang harus kita jaga adalah persatuan dan persaudaraan. Perbedaan pilihan tidak boleh menghilangkan rasa kebersamaan sebagai sesama warga negara Indonesia,” ungkap Heru.

Di tengah perkembangan teknologi informasi, ia juga mengajak masyarakat untuk semakin bijak dalam menggunakan media sosial. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa kebenarannya sebelum disebarluaskan. Hal tersebut penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman maupun konflik di tengah masyarakat.

Penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, provokasi, dan informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat harus dihindari. Sebaliknya, masyarakat diharapkan dapat menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi positif, edukatif, dan membangun.

Menurut Heru, menjaga persatuan di ruang digital juga merupakan bagian dari bela negara. Dengan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, masyarakat telah ikut berkontribusi dalam menjaga ketahanan sosial dan menciptakan ruang publik yang sehat.

Lebih lanjut, Heru menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjalankan tugas negara. Tantangan bangsa yang semakin kompleks tidak dapat dihadapi oleh satu lembaga saja. Diperlukan kerja sama dan koordinasi antara pemerintah, lembaga negara, aparat keamanan, penyelenggara pemilu, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, serta masyarakat luas.

Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menciptakan Indonesia yang aman, damai, demokratis, dan sejahtera. Setiap lembaga memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda, namun seluruhnya memiliki tujuan yang sama dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga kepentingan bangsa.

Heru berharap peringatan Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air dan pengabdian. Semangat tersebut dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk melalui peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

Menurutnya, aparatur negara harus mampu menjadi contoh dalam menjalankan tugas secara disiplin dan bertanggung jawab. Integritas menjadi modal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta profesionalitas dalam melaksanakan tugas. Pengembangan SDM harus dilakukan secara berkelanjutan agar setiap pegawai mampu mengikuti perkembangan kebutuhan organisasi dan tuntutan pelayanan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan RI juga menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negara dapat dilakukan melalui berbagai bidang. Setiap profesi memiliki nilai strategis ketika dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pengabdian kepada negara dapat dimulai dari pekerjaan yang kita lakukan setiap hari. Ketika kita bekerja dengan disiplin, jujur, profesional, dan bertanggung jawab, maka kita telah memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” tutur Heru.

Ia berharap Kementerian Pertahanan Republik Indonesia terus berkembang dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan di masa mendatang. Penguatan profesionalitas, kemampuan sumber daya manusia, modernisasi, inovasi, dan sinergi diharapkan terus dilakukan untuk mendukung pertahanan negara yang tangguh.

Heru juga berharap semangat persatuan dan bela negara semakin tumbuh di tengah masyarakat Lampung Tengah. Masyarakat dapat mengambil peran melalui tindakan sederhana, seperti menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, menaati hukum, membantu sesama, serta menjaga lingkungan.

Menurutnya, bangsa yang kuat dibangun dari masyarakat yang memiliki kepedulian dan kesadaran terhadap kepentingan bersama. Ketika setiap individu menjalankan perannya dengan baik, maka akan tercipta kekuatan kolektif yang mampu menghadapi berbagai tantangan.

Momentum Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada akhirnya bukan hanya menjadi peringatan perjalanan sebuah institusi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat semangat kebangsaan. Seluruh elemen bangsa diharapkan dapat mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Heru Sando menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Ia berharap seluruh jajaran Kementerian Pertahanan senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan kepentingan bangsa.

“Selamat Hari Jadi ke-81 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Semoga semakin profesional, kuat, adaptif, dan senantiasa menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Mari perkuat persatuan, tingkatkan profesionalitas, tumbuhkan semangat bela negara, dan bersama-sama memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T