HARI KEMANUSIAAN SEDUNIA, WAHID TEDI KRISTIANDI TEKANKAN PENTINGNYA KEADILAN DAN KEPEDULIAN
|
Lampung Tengah, 19 Agustus 2026 — Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Wahid Tedi Kristiandi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Kemanusiaan Sedunia yang diperingati pada 19 Agustus 2026. Momentum tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, menghormati hak setiap individu, serta memperkuat kepedulian dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.
Hari Kemanusiaan Sedunia merupakan momentum yang mengajak setiap orang untuk kembali melihat pentingnya rasa kemanusiaan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Kepedulian terhadap sesama tidak harus selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Justru, kebaikan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan dengan tulus dan penuh tanggung jawab.
Dalam momentum tersebut, Wahid Tedi Kristiandi menyampaikan pesan “Satu tindakan kebaikan kecil, berdampak besar bagi kemanusiaan.” Pesan tersebut menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat agar tidak pernah meremehkan tindakan kebaikan sekecil apa pun. Sebab, sebuah tindakan sederhana dapat memberikan manfaat, menumbuhkan harapan, dan menginspirasi orang lain untuk melakukan kebaikan yang sama.
“Selamat Hari Kemanusiaan Sedunia. Mari kita terus menjaga kepedulian terhadap sesama, menghormati hak dan martabat setiap manusia, serta membangun kehidupan yang dilandasi solidaritas. Satu tindakan kebaikan kecil dapat memberikan dampak besar bagi kemanusiaan,” ujar Wahid Tedi Kristiandi.
Menurut Wahid, nilai kemanusiaan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, membantu orang yang membutuhkan, memberikan dukungan kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan, serta menjaga ucapan dan perilaku merupakan bentuk sederhana dari penerapan nilai kemanusiaan.
Ia menilai bahwa kepedulian terhadap sesama tidak hanya dibutuhkan ketika terjadi bencana atau situasi darurat. Nilai kemanusiaan perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan masyarakat, maupun tempat kerja.
Sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Wahid juga menekankan pentingnya nilai keadilan, kepastian hukum, penghormatan terhadap hak, serta penyelesaian persoalan secara bermartabat. Menurutnya, hukum tidak hanya berbicara mengenai aturan, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana keadilan dapat diwujudkan dan hak setiap orang dapat dihormati.
Semangat kemanusiaan memiliki keterkaitan erat dengan prinsip keadilan. Ketika setiap orang mendapatkan perlakuan yang adil dan haknya dihormati, maka akan tercipta kehidupan masyarakat yang lebih harmonis. Karena itu, penerapan hukum juga perlu senantiasa memperhatikan nilai-nilai keadilan dan kepentingan masyarakat.
Dalam konteks demokrasi dan kepemiluan, penghormatan terhadap hak warga negara menjadi bagian yang sangat penting. Setiap warga negara memiliki hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hak tersebut harus dijaga dan dihormati oleh seluruh pihak.
Wahid mengajak masyarakat untuk terus membangun kesadaran hukum dan memahami pentingnya menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme yang telah ditentukan. Ketika terjadi perbedaan atau perselisihan, penyelesaian secara damai, dialogis, dan berdasarkan aturan merupakan langkah penting untuk menjaga persatuan.
Menurutnya, perbedaan pendapat maupun pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi dengan kedewasaan dan tidak boleh menjadi alasan untuk saling merendahkan, melakukan intimidasi, ataupun memutus hubungan persaudaraan.
Nilai kemanusiaan juga tercermin dari kemampuan seseorang untuk menghargai pandangan orang lain. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, tetapi kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak dan martabat orang lain.
Wahid juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya. Di tengah perkembangan media sosial dan teknologi informasi, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki kecakapan dalam memilah informasi sebelum menerima maupun menyebarkannya.
Menyebarkan informasi yang benar dan bertanggung jawab merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Sebaliknya, penyebaran berita bohong, fitnah, ujaran kebencian, dan provokasi dapat menimbulkan dampak negatif terhadap orang lain maupun lingkungan sosial.
Dalam pelaksanaan tugas Bawaslu, Wahid menilai bahwa pendekatan yang mengedepankan hukum sekaligus nilai kemanusiaan sangat penting. Penegakan aturan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan ketentuan yang berlaku, namun tetap menghormati setiap pihak yang terlibat dalam proses tersebut.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk terus menjaga integritas dalam melaksanakan tugas. Integritas merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan prinsip yang telah ditetapkan.
Semangat kemanusiaan juga dapat diwujudkan dalam lingkungan kerja melalui sikap saling membantu dan menghargai. Setiap pegawai memiliki tanggung jawab dan peran masing-masing. Dengan membangun komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan harmonis.
Wahid menilai bahwa kebaikan dapat dimulai dari tindakan yang sangat sederhana. Membantu rekan kerja yang sedang menghadapi kesulitan, memberikan informasi yang benar, mendengarkan orang lain, menghormati perbedaan pendapat, dan menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan bentuk kepedulian yang memiliki nilai besar.
“Satu tindakan kecil yang dilakukan dengan ketulusan bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi orang lain. Karena itu, jangan pernah merasa bahwa kebaikan yang kita lakukan tidak memiliki arti,” ungkapnya.
Ia berharap Hari Kemanusiaan Sedunia dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh masyarakat Lampung Tengah mengenai pentingnya menjaga persaudaraan. Di tengah keberagaman masyarakat, sikap saling menghormati dan gotong royong merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara.
Menurut Wahid, masyarakat yang kuat bukan hanya masyarakat yang memiliki kemampuan menghadapi berbagai tantangan, tetapi juga masyarakat yang mampu saling membantu ketika ada anggota masyarakat lainnya yang membutuhkan.
Semangat kemanusiaan juga dapat menjadi landasan dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas. Demokrasi yang baik harus memberikan ruang bagi perbedaan, tetapi tetap menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak dan martabat setiap orang.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus mendorong masyarakat agar turut berpartisipasi menjaga proses demokrasi. Masyarakat dapat berperan melalui pengawasan partisipatif, menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran sesuai mekanisme yang berlaku, serta menjaga suasana yang aman dan damai.
Wahid mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kebaikan tidak harus menunggu momentum tertentu. Setiap hari merupakan kesempatan untuk membantu, menghargai, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Ia menegaskan bahwa satu tindakan kebaikan dapat menciptakan efek berantai. Ketika seseorang melakukan kebaikan, tindakan tersebut dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Jika dilakukan secara bersama-sama, kebaikan tersebut dapat menjadi kekuatan sosial yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Melalui momentum Hari Kemanusiaan Sedunia, Wahid Tedi Kristiandi mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menjunjung tinggi keadilan, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan cara-cara yang damai dan bermartabat.
Selamat Hari Kemanusiaan Sedunia, 19 Agustus 2026.
“Satu tindakan kebaikan kecil, berdampak besar bagi kemanusiaan.”
Mari mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Dengan kepedulian, solidaritas, keadilan, dan semangat saling menghormati, setiap individu dapat mengambil bagian dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih damai, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T