Lompat ke isi utama

Berita

HARKA KE-81, WAHID TEDI KRISTIANDI DORONG PROFESIONALITAS DAN KEPATUHAN TERHADAP ATURAN

r

Wahid Tedi Kristiandi Sampaikan Selamat HARKA 2026: “Pengabdian 81 Tahun, Semakin Melayani”

Lampung Tengah — Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah Wahid Tedi Kristiandi menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Kereta Api Nasional (HARKA) Tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 28 September. Peringatan HARKA Tahun 2026 mengusung semangat “Pengabdian 81 Tahun, Semakin Melayani”.

Peringatan Hari Kereta Api Nasional menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia sekaligus memberikan apresiasi terhadap seluruh insan perkeretaapian yang telah mendedikasikan tenaga dan pikiran dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat. Perjalanan selama 81 tahun menjadi bagian dari sejarah perkembangan transportasi nasional yang terus mengalami perubahan dan penyesuaian dengan kebutuhan masyarakat.

Wahid Tedi Kristiandi menyampaikan bahwa tema “Pengabdian 81 Tahun, Semakin Melayani” memiliki makna penting mengenai konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat pengabdian perlu diwujudkan melalui kerja yang profesional, penuh tanggung jawab, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Selamat Memperingati Hari Kereta Api Nasional Tahun 2026. Semoga semangat pengabdian selama 81 tahun dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan perkeretaapian untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga profesionalitas, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Wahid.

Menurut Wahid, perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia menunjukkan bahwa sebuah pelayanan publik membutuhkan komitmen untuk terus beradaptasi dan melakukan perbaikan. Perubahan kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi, serta tuntutan terhadap kualitas pelayanan menjadi bagian dari dinamika yang perlu dihadapi secara berkelanjutan.

Ia menilai bahwa aspek pelayanan publik juga memiliki keterkaitan dengan pentingnya kepastian aturan dan tata kelola yang baik. Pelayanan yang dilaksanakan berdasarkan ketentuan, prosedur, serta prinsip akuntabilitas akan memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya kepercayaan publik.

Dalam konteks pelaksanaan tugas Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Wahid menyampaikan bahwa kepastian hukum merupakan salah satu unsur penting dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Setiap proses kelembagaan perlu dilaksanakan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.

Sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, ia menekankan pentingnya pemahaman regulasi bagi seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas. Pemahaman yang baik terhadap aturan dapat membantu memastikan setiap tindakan dan keputusan kelembagaan dilakukan secara tepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dalam setiap pelaksanaan tugas, kepatuhan terhadap ketentuan dan pemahaman terhadap regulasi menjadi bagian penting untuk menjaga proses kerja tetap tertib dan akuntabel. Hal tersebut juga merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan kelembagaan yang baik,” ungkap Wahid.

Lebih lanjut, Wahid mengatakan bahwa semangat pengabdian tidak hanya berkaitan dengan lamanya suatu perjalanan, tetapi juga dengan konsistensi dalam menjaga kualitas pekerjaan dan pelayanan. Perjalanan 81 tahun perkeretaapian Indonesia menjadi refleksi mengenai pentingnya mempertahankan komitmen sekaligus terus melakukan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pelayanan yang berkualitas membutuhkan sinergi dari berbagai unsur. Infrastruktur yang memadai, sumber daya manusia yang profesional, penerapan teknologi, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan pelayanan merupakan bagian yang saling mendukung dalam menciptakan layanan transportasi yang optimal.

Wahid juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas dan insan perkeretaapian yang menjalankan tugas di berbagai bidang. Dedikasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan transportasi dan mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah.

Peringatan HARKA Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang mengedepankan profesionalitas, integritas, kedisiplinan, dan pelayanan. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam berbagai lingkungan kerja, termasuk dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu, Bawaslu juga terus mendorong jajaran untuk bekerja berdasarkan prinsip integritas, profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Setiap tugas yang dijalankan merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan dalam mendukung proses demokrasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Wahid berharap semangat HARKA Tahun 2026 dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk terus memberikan pengabdian terbaik sesuai bidang tugas masing-masing. Menurutnya, pelayanan yang baik lahir dari komitmen untuk menjalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, terbuka terhadap perubahan, serta memiliki kemauan untuk terus meningkatkan kualitas diri.

“Semangat pengabdian harus selalu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan. Semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat harus diikuti dengan kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, dan memberikan pelayanan yang sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keberadaan dan fasilitas transportasi publik dengan menggunakan layanan secara tertib serta mematuhi ketentuan yang berlaku. Kesadaran dan partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pelayanan publik yang aman, nyaman, dan tertib.

Melalui peringatan Hari Kereta Api Nasional Tahun 2026, Wahid berharap perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia dapat terus diiringi dengan peningkatan pelayanan, inovasi, keselamatan, dan profesionalitas. Semangat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat dan mendukung konektivitas antarwilayah.

Bagi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, momentum HARKA juga menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, taat aturan, dan bertanggung jawab. Setiap jajaran memiliki peran untuk memberikan kontribusi sesuai tugas dan kewenangannya dalam mendukung pelayanan kelembagaan yang semakin baik.

“Selamat Memperingati Hari Kereta Api Nasional Tahun 2026. Semoga semangat ‘Pengabdian 81 Tahun, Semakin Melayani’ terus menjadi inspirasi untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Wahid Tedi Kristiandi.

Dengan semangat “Pengabdian 81 Tahun, Semakin Melayani”, peringatan HARKA Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus menghargai dedikasi insan perkeretaapian sekaligus memperkuat semangat pelayanan di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T