Lompat ke isi utama

Berita

HUMAS UPGRADE SERIES #1: REGI TEKANKAN PENTINGNYA PENULISAN BERITA EFEKTIF DI LINGKUNGAN BAWASLU

r

Perkuat Citra Lembaga, Regi Paparkan Strategi Optimalisasi Pemberitaan dalam Humas Upgrade Series #1

Lampung Tengah — Jajaran pengelola kehumasan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengikuti agenda peningkatan kapasitas bertajuk “Humas Upgrade Series #1: Penulisan Berita Efektif” yang diselenggarakan secara daring melalui telekonferensi video pada Senin (14/9/2026). Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan Regi sebagai pemateri utama guna membedah strategi penguatan tata kelola dan produksi berita kelembagaan di seluruh tingkatan kerja Bawaslu.

Dalam pemaparannya, Regi menegaskan bahwa kehumasan memegang peranan krusial sebagai jembatan informasi antara pengawas pemilu dan masyarakat. Berdasarkan Perbawaslu Nomor 14 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Kehumasan, pilar humas mencakup tiga komponen utama, yakni pemberitaan, publikasi, dan dokumentasi. 

“Pemberitaan Bawaslu bukan sekadar rutinitas menghasilkan teks berita, melainkan ikhtiar kelembagaan untuk memastikan setiap pengawasan dan kebijakan tersampaikan secara tepat, berkualitas, dan konsisten kepada publik,” ujar Regi saat membuka materi paparannya. 

Alur Kerja dan Standar Peliputan yang Ketat

Regi menjabarkan alur baku pemberitaan kehumasan yang dimulai dari agenda pimpinan, peliputan di lapangan, penulisan, penyuntingan (editing), hingga pengunggahan ke portal resmi lembaga. Mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2025, setiap kegiatan peliputan wajib memenuhi standar mutu jurnalistik, dengan ketentuan minimal memproduksi satu artikel berita utuh serta didukung dokumentasi visual sedikitnya dari tiga sudut pengambilan gambar (angle) yang berbeda dan representatif. 

Lebih lanjut, Regi memetakan sejumlah isu strategis yang harus menjadi prioritas peliputan humas. Kategori tersebut mencakup: 

  • Fungsi Pengawasan: Menampilkan kerja-kerja nyata Bawaslu dalam mengawal proses pemilu/pemilihan. 

  • Peluncuran Program & Kebijakan: Inisiatif baru lembaga yang berdampak luas. 

  • Interaksi Masyarakat: Pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif. 

  • Peresmian & Agenda Prioritas Lainnya: Momentum bernilai berita tinggi (news value). 

Meski terdapat fokus isu, Regi mengingatkan bahwa panduan prioritas tersebut bukan pembatas ruang gerak humas untuk mengeksplorasi kegiatan kelembagaan lainnya di daerah masing-masing. 

Kolaborasi Berjenjang dan Target Kinerja Produksi

Dalam sesi kedua, Regi menekankan aspek kolaborasi berjenjang antara Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, hingga Bawaslu Kabupaten/Kota. Menurut SE Nomor 17 Tahun 2025, jika pengelola humas tingkat atas berhalangan, jenjang di bawahnya berkewajiban memberikan dukungan peliputan, terutama saat kunjungan pimpinan atau agenda berskala regional dan nasional. Mekanismenya diatur terstruktur: koordinator wilayah (Korwil) memberikan jadwal kegiatan, humas daerah memproduksi draf serta foto, lalu disunting oleh Korwil sebelum tayang di situs resmi. 

Terkait kuantitas, Regi mengingatkan target publikasi website sesuai SE Nomor 83 Tahun 2022: 

  • Bawaslu Provinsi: Minimal 156 berita per tahun atau sekitar 13 berita per bulan. 

  • Bawaslu Kabupaten/Kota: Minimal 104 berita per tahun atau rata-rata 8–9 berita per bulan. 

Kendati target kuantitas telah ditetapkan, Regi menggarisbawahi bahwa jumlah rilis tidak boleh mengorbankan kualitas isi. Berita yang diunggah wajib memperhatikan ketepatan waktu (timeliness), kaidah jurnalistik, tata bahasa yang presisi, serta keakuratan fakta. 

Monitoring dan Evaluasi Rutin

Sebagai penutup, Regi mengingatkan seluruh peserta agar mempersiapkan diri menghadapi evaluasi berkala yang digelar berjenjang per triwulan (empat kali dalam setahun). Hasil dari monitoring dan evaluasi tersebut akan menjadi barometer perbaikan tata kelola informasi publik Bawaslu ke depan. 

Pelatihan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para pengelola humas daerah mendiskusikan kendala teknis penulisan teras berita (lead), pemilihan sudut pandang (angle), serta penataan alur koordinasi publikasi di lapangan.

r

 

r

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T