Lompat ke isi utama

Berita

HUT BAWASLU KABUPATEN/KOTA KE-8, LUKITO HADI SUMARTO: PERKUAT PENGAWASAN, JAGA INTEGRITAS DEMOKRASI

r

Lukito Hadi Sumarto Ucapkan Selamat HUT Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8, Teguhkan Semangat Mengawal Demokrasi

Lampung Tengah, 15 Agustus 2026 — Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8 yang diperingati pada 15 Agustus 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan kelembagaan Bawaslu Kabupaten/Kota sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan Pemilu secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Dengan mengusung tema “Mengawal Demokrasi, Menguatkan Pengawasan”, peringatan HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota memiliki makna strategis bagi seluruh jajaran pengawas Pemilu. Tema tersebut mencerminkan semangat untuk terus menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan yang kuat, efektif, berintegritas, serta mampu memberikan perlindungan terhadap proses demokrasi agar berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam momentum tersebut, Lukito Hadi Sumarto menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota yang selama delapan tahun telah menjalankan tugas dan tanggung jawab pengawasan Pemilu dengan penuh dedikasi. Menurutnya, perjalanan delapan tahun bukan sekadar pertambahan usia kelembagaan, tetapi menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam membangun sistem pengawasan Pemilu yang semakin kuat dan dipercaya oleh masyarakat.

“Selamat memperingati Hari Ulang Tahun Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8. Semoga momentum ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus mengawal demokrasi dan menguatkan pengawasan. Dengan semangat kebersamaan, integritas, profesionalitas, dan pelayanan yang baik, Bawaslu dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi demokrasi Indonesia,” ujar Lukito.

Sebagai bagian dari unsur sekretariat, Lukito menilai bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas pengawasan tidak terlepas dari dukungan tata kelola administrasi, sumber daya manusia, sarana prasarana, perencanaan program, pengelolaan anggaran, serta koordinasi yang baik antara unsur pimpinan dan sekretariat. Seluruh komponen tersebut memiliki keterkaitan dalam mendukung pelaksanaan tugas Bawaslu agar dapat berjalan secara efektif dan optimal.

Menurutnya, sekretariat memiliki peran penting dalam memberikan dukungan administrasi dan teknis operasional terhadap pelaksanaan tugas kelembagaan. Dukungan tersebut harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga seluruh program kerja Bawaslu dapat terlaksana dengan baik.

Peringatan HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara jajaran pimpinan, sekretariat, serta seluruh pegawai. Soliditas internal menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan Pemilu yang semakin kompleks. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap tugas dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan terukur.

Lukito menegaskan bahwa penguatan kelembagaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Setiap pegawai di lingkungan Bawaslu dituntut untuk memahami tugas dan tanggung jawabnya serta senantiasa menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalitas, akuntabilitas, kompetensi, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap personel memiliki peran dalam mendukung keberhasilan lembaga. Karena itu, mari kita terus membangun budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan. Sekretariat harus mampu memberikan dukungan terbaik agar tugas pengawasan yang menjadi mandat Bawaslu dapat terlaksana secara optimal,” lanjutnya.

Tema “Mengawal Demokrasi, Menguatkan Pengawasan” juga menjadi pengingat bahwa demokrasi membutuhkan proses pengawasan yang konsisten. Pengawasan Pemilu bukan hanya berkaitan dengan menemukan dan menindak pelanggaran, tetapi juga bagaimana melakukan pencegahan secara maksimal, membangun kesadaran masyarakat, serta menciptakan lingkungan demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, Bawaslu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Masyarakat, peserta Pemilu, pemerintah, media massa, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan memiliki peran dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas. Kolaborasi yang baik akan semakin memperkuat pengawasan dan mendorong tumbuhnya kesadaran politik yang sehat di tengah masyarakat.

Lukito juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk menjadikan momentum HUT ke-8 sebagai kesempatan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan. Setiap capaian yang telah diraih perlu dipertahankan, sementara berbagai kekurangan yang masih ditemukan harus menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas kinerja pada masa mendatang.

Menurutnya, tantangan penyelenggaraan Pemilu terus berkembang seiring dengan perubahan sosial dan teknologi informasi. Perkembangan media digital dan media sosial menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru dalam pelaksanaan pengawasan. Karena itu, jajaran Bawaslu harus terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Penguatan sistem kerja berbasis teknologi, pengelolaan data yang tertib, dokumentasi kelembagaan, serta keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola kelembagaan yang modern. Dukungan sekretariat terhadap aspek-aspek tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Bawaslu.

Lukito berharap semangat peringatan HUT ke-8 dapat menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Delapan tahun perjalanan kelembagaan harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan demokrasi di masa depan.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan pengawasan Pemilu tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran Bawaslu mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan memastikan proses demokrasi berlangsung sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Delapan tahun perjalanan Bawaslu Kabupaten/Kota merupakan sebuah proses yang penuh dengan pengalaman dan pembelajaran. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas kerja, menjaga integritas, serta memberikan dukungan terbaik bagi pelaksanaan pengawasan Pemilu,” ungkap Lukito.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, tantangan pengawasan tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dan koordinasi dari seluruh unsur di dalam maupun di luar kelembagaan.

Soliditas antara pimpinan dan sekretariat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberlangsungan program dan kegiatan Bawaslu. Dengan pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, serta dukungan administrasi dan operasional yang baik, pelaksanaan tugas pengawasan dapat berjalan lebih maksimal.

Peringatan HUT Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8 juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan kelembagaan yang terbaik. Sekretariat sebagai unsur pendukung harus mampu memastikan kebutuhan organisasi dapat dipenuhi secara tepat, tertib, dan akuntabel sehingga pimpinan dan jajaran pengawas dapat fokus menjalankan tugas pengawasan.

Lukito Hadi Sumarto menutup pesannya dengan mengajak seluruh jajaran Bawaslu untuk menjadikan semangat “Mengawal Demokrasi, Menguatkan Pengawasan” sebagai komitmen bersama dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Selamat HUT Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8. Semoga Bawaslu semakin kuat, profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. Mari terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas kelembagaan, dan bersama-sama mengawal demokrasi demi terwujudnya Pemilu yang berkualitas,” pungkasnya.

Momentum delapan tahun Bawaslu Kabupaten/Kota pada akhirnya menjadi refleksi sekaligus pengingat bahwa pengawasan Pemilu merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Dengan dukungan sekretariat yang profesional, jajaran pengawas yang berintegritas, serta partisipasi aktif masyarakat, semangat untuk mengawal demokrasi dan menguatkan pengawasan diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari pengabdian Bawaslu kepada bangsa dan negara.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T