Lompat ke isi utama

Berita

IMAM NUROHIM DORONG KESADARAN KOLEKTIF DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN PADA HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 2026

r

Imam Nurohim Ucapkan Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Ajak Masyarakat Wujudkan Budaya Peduli Lingkungan

Lampung Tengah, 5 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang jatuh pada tanggal 5 Juni, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Imam Nurohim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat sekaligus mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan partisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Menurut Imam Nurohim, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momentum yang sangat penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam di tengah berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan fondasi utama bagi terciptanya kehidupan yang berkualitas serta pembangunan yang berkelanjutan.

“Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa bumi yang kita tempati saat ini membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, melainkan tugas seluruh masyarakat demi masa depan yang lebih baik,” ujar Imam Nurohim, Jumat (5/6/2026).

Ia mengatakan bahwa berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini, seperti meningkatnya volume sampah, pencemaran lingkungan, berkurangnya ruang hijau, hingga dampak perubahan iklim global, merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi secara bersama-sama. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan kesadaran kolektif agar berbagai permasalahan tersebut dapat diminimalkan.

Menurut Imam Nurohim, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat penggunaan air dan listrik, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar merupakan bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan oleh setiap individu.

“Sering kali kita menganggap tindakan kecil tidak memiliki dampak yang besar. Padahal, jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, langkah-langkah sederhana tersebut akan memberikan pengaruh positif yang sangat besar bagi lingkungan. Kesadaran kolektif adalah kunci utama dalam menjaga kelestarian alam,” katanya.

Lebih lanjut, Imam Nurohim menekankan bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat. Menurutnya, menjaga kebersihan dan kelestarian alam tidak boleh hanya dilakukan pada momen-momen tertentu, tetapi harus menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan. Generasi muda dinilai memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan gerakan positif dalam upaya menjaga keberlangsungan ekosistem.

“Anak-anak muda memiliki energi, kreativitas, dan semangat yang luar biasa. Mereka dapat menjadi pelopor dalam kampanye lingkungan, gerakan penghijauan, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan teknologi yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Karena itu, peran generasi muda sangat penting dalam menjaga masa depan bumi,” ungkapnya.

Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, Imam Nurohim juga menilai bahwa perkembangan teknologi dan informasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan. Penyebaran informasi yang edukatif dan inspiratif melalui berbagai platform digital dapat menjadi sarana efektif dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi yang tepat dapat memperluas jangkauan kampanye lingkungan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai program pelestarian alam. Dengan semakin mudahnya akses terhadap informasi, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan mengambil bagian dalam upaya pelestariannya.

Imam Nurohim juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga dunia usaha untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Ia menilai bahwa tantangan lingkungan yang semakin kompleks hanya dapat diatasi melalui kerja sama dan komitmen bersama.

“Lingkungan hidup merupakan tanggung jawab kita bersama. Tidak ada pihak yang bisa bekerja sendiri dalam menjaga kelestarian alam. Dibutuhkan kolaborasi, kesadaran, dan tindakan nyata dari seluruh elemen masyarakat agar bumi tetap menjadi tempat yang layak dan nyaman untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini, Imam Nurohim berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Ia meyakini bahwa dengan kepedulian yang tinggi serta tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten, berbagai persoalan lingkungan dapat diatasi dan kualitas lingkungan hidup dapat terus ditingkatkan.

“Marilah kita menjadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga bumi yang kita cintai. Lingkungan yang bersih dan lestari bukan hanya kebutuhan hari ini, tetapi juga investasi penting bagi masa depan anak cucu kita. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Bersama kita jaga alam, bersama kita wujudkan masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Imam Nurohim.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni menjadi momen penting bagi masyarakat dunia untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu lingkungan sekaligus mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian bumi. Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus ditumbuhkan, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T