Lompat ke isi utama

Berita

KETUA BAWASLU LAMPUNG TENGAH YULI EFENDI SAMPAIKAN SELAMAT HARI PALANG MERAH INDONESIA 2026

r

Ketua Bawaslu Yuli Efendi Sampaikan Selamat Hari Palang Merah Indonesia

Lampung Tengah — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI) yang diperingati setiap tanggal 17 September. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi atas dedikasi para relawan dan seluruh insan PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Peringatan Hari PMI menjadi momentum penting untuk mengingat kembali nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, solidaritas, kesukarelawanan, dan semangat gotong royong yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Melalui berbagai kegiatan kemanusiaan, PMI bersama para relawan senantiasa hadir untuk memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi.

Yuli Efendi menyampaikan bahwa semangat kemanusiaan merupakan nilai universal yang perlu terus dijaga dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian terhadap sesama tidak hanya diperlukan ketika terjadi keadaan darurat atau bencana, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi orang lain.

Menurutnya, keberadaan para relawan PMI memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan semangat sukarela, para relawan memberikan waktu, tenaga, dan kemampuan untuk membantu masyarakat tanpa mengharapkan imbalan. Dedikasi tersebut menjadi contoh nyata bahwa kepedulian dan solidaritas dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Selamat memperingati Hari Palang Merah Indonesia. Semoga semangat kemanusiaan, kepedulian, solidaritas, dan kesukarelawanan terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi kekuatan dalam membantu sesama,” ujar Yuli Efendi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PMI, relawan, tenaga kemanusiaan, serta pihak-pihak yang selama ini turut mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Peran tersebut dinilai penting dalam memperkuat ketangguhan masyarakat serta membangun budaya saling membantu.

Peringatan Hari PMI juga menjadi pengingat bahwa persoalan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik melalui kegiatan sosial, membantu warga yang membutuhkan, menjaga lingkungan, maupun menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi di sekitar.

Semangat tersebut juga berkaitan erat dengan pentingnya membangun budaya gotong royong. Di tengah kehidupan masyarakat yang beragam, sikap saling menghormati, membantu, dan peduli dapat memperkuat persaudaraan serta menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis.

Yuli Efendi berharap momentum Hari PMI dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Semangat kerelawanan dan kepedulian sosial perlu terus diperkenalkan agar tumbuh generasi yang memiliki empati, tanggung jawab sosial, serta kemauan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa semangat kemanusiaan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Membantu orang yang mengalami kesulitan, memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial merupakan bentuk sederhana dari kepedulian yang dapat dilakukan oleh setiap orang.

Hari Palang Merah Indonesia yang diperingati setiap 17 September dengan demikian tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya kemanusiaan. Nilai-nilai kepedulian, solidaritas, kesukarelawanan, dan gotong royong perlu terus dirawat agar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Melalui momentum tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian dan semangat membantu sesama. Dengan kebersamaan dan kepedulian yang kuat, masyarakat dapat membangun lingkungan yang lebih tanggap, saling mendukung, dan memiliki ketahanan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T