Lompat ke isi utama

Berita

KETUA BAWASLU LAMPUNG TENGAH YULI EFENDI UCAPKAN SELAMAT HARI KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA 2026

r

Ketua Bawaslu Lampung Tengah Ajak Masyarakat Jadikan Hari Konstitusi sebagai Momentum Jaga Demokrasi

Lampung Tengah, 18 Agustus 2026 — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Konstitusi Republik Indonesia Tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 18 Agustus. Peringatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali mengingat sejarah lahirnya konstitusi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, hukum, dan kedaulatan rakyat.

Hari Konstitusi Republik Indonesia diperingati setiap 18 Agustus untuk mengenang momentum bersejarah ketika Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945. Sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pengesahan UUD 1945 menjadi salah satu tonggak penting dalam pembentukan sistem ketatanegaraan Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

Bagi Yuli Efendi, peringatan Hari Konstitusi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan kembali pentingnya konstitusi sebagai landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Konstitusi menjadi dasar dalam mengatur penyelenggaraan negara, menjamin hak-hak warga negara, serta memberikan arah bagi terwujudnya kehidupan demokrasi yang berkeadilan dan berdasarkan hukum.

“Selamat Hari Konstitusi Republik Indonesia Tahun 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin memahami, menghormati, dan mengamalkan nilai-nilai konstitusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Yuli Efendi.

Menurutnya, konstitusi memiliki kedudukan yang sangat penting dalam membangun kehidupan demokrasi. Setiap penyelenggaraan pemerintahan dan proses demokrasi harus berjalan berdasarkan hukum serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap konstitusi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara negara, tetapi juga menjadi bagian penting dari kesadaran seluruh masyarakat sebagai warga negara.

Dalam konteks penyelenggaraan Pemilu, nilai-nilai konstitusi memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan pelaksanaan kedaulatan rakyat. Pemilu merupakan salah satu sarana bagi rakyat untuk menggunakan hak politiknya dalam menentukan pemimpin dan wakil-wakilnya. Karena itu, setiap tahapan pemilu harus dilaksanakan secara demokratis, transparan, jujur, adil, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Yuli Efendi menegaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah memiliki komitmen untuk terus menjalankan tugas pengawasan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Pengawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh proses demokrasi berjalan sesuai dengan aturan dan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu.

Menurutnya, menjaga demokrasi bukan hanya menjadi tugas lembaga penyelenggara pemilu. Masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas. Partisipasi masyarakat melalui pengawasan partisipatif menjadi salah satu kekuatan dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran pemilu.

“Demokrasi yang kuat membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari bersama-sama menjaga proses demokrasi agar tetap berjalan sesuai dengan konstitusi, hukum, dan prinsip-prinsip keadilan,” tambahnya.

Peringatan Hari Konstitusi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari demokrasi. Perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Sebaliknya, perbedaan harus dikelola dengan mengedepankan sikap saling menghormati, toleransi, kedewasaan politik, dan kepatuhan terhadap hukum.

Dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus berupaya membangun budaya demokrasi yang sehat di tengah masyarakat. Pencegahan pelanggaran menjadi salah satu langkah penting yang dilakukan melalui pendidikan politik, sosialisasi pengawasan, penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta mendorong masyarakat untuk berani menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran.

Yuli Efendi juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk menjadikan nilai-nilai konstitusi sebagai bagian dari etika dalam melaksanakan tugas. Integritas, profesionalitas, independensi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan.

Menurutnya, tantangan demokrasi ke depan semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi dan media sosial memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk memperoleh dan menyebarkan informasi. Namun, perkembangan tersebut juga perlu diimbangi dengan kecerdasan dan tanggung jawab dalam menggunakan media digital agar tidak menjadi sarana penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, maupun informasi yang dapat mengganggu kualitas demokrasi.

Kesadaran konstitusional menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Masyarakat yang memiliki pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajibannya sebagai warga negara akan lebih mampu menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab sekaligus menghormati hak orang lain.

Hari Konstitusi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa harus diisi dengan pembangunan kehidupan bernegara yang berlandaskan hukum dan demokrasi. UUD 1945 sebagai konstitusi negara harus terus dihormati dan dijadikan pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah memandang bahwa penguatan demokrasi harus berjalan beriringan dengan penguatan supremasi hukum. Demokrasi tanpa kepastian hukum dapat menimbulkan berbagai persoalan, sementara hukum tanpa demokrasi yang sehat juga dapat kehilangan orientasinya terhadap kepentingan rakyat. Karena itu, keduanya harus berjalan secara seimbang dalam mewujudkan kehidupan bernegara yang adil dan bermartabat.

Melalui momentum Hari Konstitusi Republik Indonesia Tahun 2026, Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Yuli Efendi kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga konstitusi, memperkuat demokrasi, serta meningkatkan kesadaran terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Ia berharap semangat Hari Konstitusi dapat menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat Lampung Tengah untuk terus berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi dengan cara-cara yang santun, damai, dan bertanggung jawab.

“Konstitusi adalah fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan memahami dan menghormati konstitusi, kita turut menjaga demokrasi dan kedaulatan rakyat. Mari bersama Bawaslu mengawal demokrasi yang jujur, adil, berintegritas, dan bermartabat,” pungkas Yuli Efendi.

Dengan semangat Hari Konstitusi Republik Indonesia 2026, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah meneguhkan komitmennya untuk terus mengawal demokrasi, memperkuat pengawasan pemilu, mendorong partisipasi masyarakat, serta memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai dengan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

Selamat Hari Konstitusi Republik Indonesia 2026.

“Konstitusi Dijaga, Demokrasi Dikuatkan, Kedaulatan Rakyat Ditegakkan.”

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T