KETUA BAWASLU LAMPUNG TENGAH YULI EFENDI UCAPKAN SELAMAT HARI PARLEMEN INTERNASIONAL 2026, MOMENTUM MEMPERKUAT DEMOKRASI DAN REPRESENTASI RAKYAT
|
Dalam rangka memperingati Hari Parlemen Internasional (International Day of Parliamentarism) yang diperingati setiap tanggal 30 Juni, Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan parlemen, lembaga legislatif, serta masyarakat Indonesia. Peringatan Hari Parlemen Internasional Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam memperkuat demokrasi, meningkatkan kualitas representasi rakyat, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Yuli Efendi menyampaikan bahwa Hari Parlemen Internasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan refleksi atas pentingnya keberadaan parlemen sebagai salah satu pilar utama demokrasi. Sebagai lembaga yang mewakili suara rakyat, parlemen memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk peraturan perundang-undangan, menyusun kebijakan anggaran, serta mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan konstitusi.
"Selamat memperingati Hari Parlemen Internasional Tahun 2026. Semoga momentum ini semakin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga demokrasi yang sehat, memperkuat fungsi representasi rakyat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas," ujar Yuli Efendi.
Hari Parlemen Internasional diperingati setiap tanggal 30 Juni sebagai bentuk penghormatan atas berdirinya Inter-Parliamentary Union (IPU) pada tahun 1889. Peringatan ini kemudian ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai pengakuan terhadap peran strategis parlemen dalam membangun demokrasi, memperkuat supremasi hukum, melindungi hak asasi manusia, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Setiap tahunnya, peringatan ini menjadi ajang refleksi bagi berbagai negara untuk terus meningkatkan kualitas lembaga legislatif dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurut Yuli Efendi, keberadaan parlemen yang kuat dan efektif merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang demokratis. Sebagai representasi rakyat, parlemen memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan bangsa dan negara.
Ia menambahkan bahwa demokrasi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil, tetapi juga oleh berjalannya fungsi-fungsi kelembagaan negara secara optimal. Dalam konteks tersebut, parlemen memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan kekuasaan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pemilu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah memiliki komitmen yang kuat untuk terus menjaga integritas demokrasi melalui pengawasan yang profesional, independen, dan berkeadilan. Pengawasan yang dilakukan Bawaslu bertujuan memastikan setiap tahapan pemilu dan pemilihan berlangsung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran, keadilan, dan kepastian hukum.
Yuli Efendi juga menegaskan bahwa keberhasilan demokrasi tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu maupun lembaga legislatif semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran masyarakat dalam menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, mengawasi jalannya proses demokrasi, serta menyampaikan aspirasi secara konstruktif merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas demokrasi Indonesia.
Oleh karena itu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah secara konsisten terus mengembangkan program-program pengawasan partisipatif melalui berbagai kegiatan sosialisasi, pendidikan politik, pembentukan Kampung Pengawasan Partisipatif, serta kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, akademisi, pemuda, perempuan, dan komunitas lokal. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan budaya demokrasi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Peringatan Hari Parlemen Internasional Tahun 2026 juga menjadi pengingat bahwa tantangan demokrasi di era digital semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak benar, polarisasi politik, serta menurunnya kualitas ruang diskusi publik apabila tidak dikelola secara bijaksana. Karena itu, seluruh lembaga negara, termasuk parlemen dan penyelenggara pemilu, dituntut untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui momentum Hari Parlemen Internasional ini, Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, menghormati perbedaan pendapat, serta bersama-sama menjaga marwah demokrasi Indonesia. Sinergi antara parlemen, pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis, inklusif, serta berorientasi pada kepentingan rakyat.
Di akhir pesannya, Yuli Efendi berharap peringatan Hari Parlemen Internasional Tahun 2026 dapat menjadi inspirasi bagi seluruh penyelenggara negara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga demokrasi. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen menjaga integritas, diharapkan demokrasi Indonesia akan semakin matang, kuat, dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T