Lompat ke isi utama

Berita

KETUA BAWASLU LAMPUNG TENGAH YULI EFENDI UCAPKAN SELAMAT HARI PEMUDA INTERNASIONAL 2026, DORONG GENERASI MUDA JADI MITRA PENTING PEMBANGUNAN

r

Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi Ucapkan Selamat Hari Pemuda Internasional 2026, Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan

Lampung Tengah, 12 Agustus 2026 – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pemuda Internasional atau International Youth Day 2026 yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi sekaligus mengingatkan kembali pentingnya peran generasi muda dalam membangun masyarakat yang maju, demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.

Peringatan Hari Pemuda Internasional menjadi momentum global untuk menyoroti keberadaan generasi muda sebagai salah satu kekuatan penting dalam pembangunan. Pemuda tidak hanya dipandang sebagai generasi penerus, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memiliki potensi besar untuk memberikan gagasan, inovasi, kreativitas, serta energi positif dalam menjawab berbagai tantangan kehidupan masyarakat.

Dalam momentum Hari Pemuda Internasional 2026, Yuli Efendi mengajak seluruh generasi muda, khususnya pemuda di Kabupaten Lampung Tengah, untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mengambil peran aktif dalam berbagai bidang kehidupan. Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin dinamis membutuhkan generasi muda yang memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, menjunjung tinggi etika, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

“Selamat Hari Pemuda Internasional 12 Agustus 2026. Mari jadikan pemuda sebagai generasi yang berani bermimpi, berani berkarya, berani menyampaikan gagasan, serta mampu menjadi bagian dari solusi bagi berbagai persoalan bangsa. Pemuda adalah mitra penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kehidupan demokrasi yang semakin baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat peringatan tersebut.

Hari Pemuda Internasional diperingati setiap tanggal 12 Agustus. Penetapan tanggal tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Konferensi Dunia Menteri-Menteri yang Bertanggung Jawab untuk Pemuda yang diselenggarakan di Lisbon, Portugal, pada tahun 1998. Selanjutnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 12 Agustus sebagai Hari Pemuda Internasional melalui resolusi yang menjadi landasan bagi pelaksanaan peringatan tersebut di berbagai negara.

Hari Pemuda Internasional untuk pertama kalinya diperingati pada 12 Agustus 2000. Sejak saat itu, peringatan tersebut menjadi agenda tahunan yang memberikan ruang bagi dunia untuk memberikan perhatian lebih terhadap berbagai persoalan yang dihadapi kaum muda sekaligus merayakan potensi dan kontribusi mereka sebagai mitra penting dalam pembangunan masyarakat.

Bagi Bawaslu Lampung Tengah, semangat kepemudaan juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya membangun kehidupan demokrasi yang sehat. Generasi muda memiliki posisi yang sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk melalui partisipasi aktif, pemahaman terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta kepedulian terhadap proses penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.

Pemuda sebagai kelompok masyarakat yang dekat dengan perkembangan teknologi informasi dan media sosial memiliki peluang besar untuk menjadi agen edukasi demokrasi. Dengan kemampuan mengakses dan menyebarluaskan informasi secara cepat, generasi muda dapat membantu menyampaikan informasi positif kepada masyarakat sekaligus ikut menangkal penyebaran informasi yang tidak benar, provokatif, maupun menyesatkan.

Karena itu, Yuli Efendi mengajak pemuda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi dan media sosial, tetapi juga menjadi pengguna yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Setiap informasi yang diterima perlu disikapi secara bijak dengan melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

Semangat tersebut menjadi semakin penting di tengah perkembangan ruang digital yang terus mengalami perubahan. Media sosial telah menjadi salah satu ruang publik yang banyak digunakan masyarakat, termasuk generasi muda. Dalam konteks demokrasi, ruang digital dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, berdiskusi, bertukar gagasan, serta meningkatkan pendidikan politik masyarakat.

Namun demikian, ruang digital juga memiliki tantangan tersendiri. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, politik identitas, serta berbagai bentuk informasi yang dapat memecah belah masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dengan menghadirkan konten-konten edukatif, konstruktif, dan mendorong persatuan.

Selain itu, pemuda juga memiliki peran penting dalam membangun budaya demokrasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan. Perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus disikapi secara dewasa. Pemuda diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai kepentingan yang dapat menimbulkan perpecahan.

Dalam konteks pengawasan pemilu, keterlibatan pemuda juga dapat diwujudkan melalui partisipasi masyarakat dalam mengawasi berbagai potensi pelanggaran. Pemuda dapat menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif dengan turut memberikan edukasi kepada lingkungan sekitar mengenai pentingnya pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

Bawaslu sebagai lembaga yang memiliki tugas dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan pemilu terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif. Dalam upaya tersebut, generasi muda menjadi salah satu kelompok strategis karena memiliki daya kreativitas, kemampuan komunikasi, serta akses yang luas terhadap berbagai platform digital.

Yuli Efendi menilai bahwa membangun demokrasi tidak hanya menjadi tugas lembaga penyelenggara pemilu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Pemuda memiliki kesempatan yang besar untuk mengambil bagian dalam proses tersebut melalui berbagai aktivitas positif di lingkungan masing-masing.

Peringatan Hari Pemuda Internasional 2026 juga diharapkan dapat menjadi refleksi bahwa pemuda bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan juga aktor yang memiliki kemampuan untuk menciptakan perubahan. Gagasan dan kreativitas pemuda perlu mendapatkan ruang agar dapat berkembang menjadi berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Yuli Efendi, masa depan bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas generasi mudanya. Oleh sebab itu, investasi terhadap pemuda tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pengembangan karakter, kepemimpinan, keterampilan, literasi digital, kepedulian sosial, serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi.

Ia juga mengajak para pemuda Lampung Tengah untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Setiap pemuda memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda sehingga dapat mengambil peran sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing.

“Jadilah pemuda yang mampu membawa perubahan positif. Gunakan ilmu, kreativitas, teknologi, dan energi yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari bersama-sama membangun generasi muda yang berintegritas, kritis, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa,” pesan Yuli Efendi.

Lebih jauh, peringatan Hari Pemuda Internasional diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni atau ucapan peringatan semata. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus menciptakan ruang yang memungkinkan generasi muda berkembang, berpartisipasi, menyampaikan aspirasi, dan berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah turut menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki kesadaran demokrasi. Pemuda yang memahami pentingnya integritas dan partisipasi masyarakat akan menjadi kekuatan penting dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat dan berkualitas.

Melalui peringatan Hari Pemuda Internasional 12 Agustus 2026, Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi berharap generasi muda dapat terus bergerak maju, menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta berani mengambil peran dalam menciptakan perubahan yang lebih baik.

Selamat Hari Pemuda Internasional 2026. Berbeda latar belakang, satu semangat untuk berkarya. Pemuda hari ini adalah penggerak perubahan dan mitra penting dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T