KOMITMEN TINGKATKAN KOMPETENSI PEGAWAI, KORSEK BAWASLU LAMPUNG TENGAH MONITORING ORIENTASI PPPK BATCH I
|
Lampung Tengah – Koordinator Sekretariat (Korsek) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, melaksanakan kegiatan monitoring terhadap pegawai Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah yang sedang mengikuti Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Batch I, pada Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan orientasi dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari program pengembangan kompetensi bagi pegawai PPPK di lingkungan Bawaslu.
Monitoring yang dilakukan oleh Koordinator Sekretariat merupakan bentuk komitmen Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah dalam memastikan seluruh peserta orientasi dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara. Selain itu, monitoring juga bertujuan untuk memberikan dukungan kepada para peserta agar mampu menyerap materi pembelajaran secara optimal sehingga hasil orientasi dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pada hari keenam orientasi, para peserta mengikuti dua materi utama, yaitu Peran PPPK dalam Organisasi Bawaslu dan Studi Kasus Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab PPPK. Kedua materi tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai posisi strategis PPPK dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin ditemui dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu.
Dalam kegiatan monitoring, Lukito Hadi Sumarto memastikan seluruh pegawai mengikuti pembelajaran sesuai jadwal, hadir tepat waktu, serta aktif mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh narasumber. Ia juga memantau kesiapan sarana pendukung, seperti perangkat kerja dan jaringan internet, agar proses pembelajaran daring berlangsung tanpa hambatan yang berarti.
Menurut Lukito, orientasi PPPK merupakan momentum penting bagi setiap pegawai untuk memahami budaya kerja, tata kelola organisasi, serta nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas di lingkungan Bawaslu.
"Orientasi PPPK bukan sekadar memenuhi kewajiban sebagai pegawai baru, tetapi merupakan proses pembentukan karakter, peningkatan kompetensi, dan penguatan pemahaman terhadap tugas serta fungsi di lingkungan Bawaslu. Oleh karena itu, kami melakukan monitoring agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi secara maksimal dan memperoleh manfaat yang optimal," ujar Lukito Hadi Sumarto.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan orientasi akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja kelembagaan. Pegawai yang memiliki pemahaman yang baik mengenai organisasi diharapkan mampu bekerja lebih profesional, disiplin, adaptif, serta memiliki integritas dalam menjalankan setiap tanggung jawab.
Selama kegiatan berlangsung, suasana pembelajaran berjalan dengan tertib dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta menyelesaikan berbagai studi kasus yang diberikan sebagai bagian dari metode pembelajaran. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga dilatih untuk menganalisis persoalan, menyusun solusi, dan mengambil keputusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lukito juga mengapresiasi semangat para pegawai yang tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian orientasi. Menurutnya, semangat belajar yang ditunjukkan peserta menjadi modal penting dalam membangun sumber daya manusia Bawaslu yang unggul dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan.
"Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Setiap materi yang diperoleh selama orientasi hendaknya menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat kerja sama tim, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi Bawaslu," tambahnya.
Monitoring yang dilakukan Koordinator Sekretariat juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa investasi organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia berjalan secara efektif. Hasil pembelajaran dari orientasi diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, baik pada aspek administrasi, pelayanan, koordinasi, maupun dukungan terhadap fungsi pengawasan pemilu.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah meyakini bahwa peningkatan kapasitas aparatur merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan lembaga yang profesional, modern, dan terpercaya. Oleh karena itu, setiap program pengembangan kompetensi, termasuk Orientasi PPPK Batch I, menjadi prioritas untuk diikuti secara optimal oleh seluruh pegawai.
Melalui monitoring yang dilakukan secara langsung, Koordinator Sekretariat tidak hanya memastikan kelancaran proses pembelajaran, tetapi juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta menanamkan nilai-nilai integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dengan kegiatan pembelajaran, diharapkan para peserta semakin memahami peran strategis PPPK dalam organisasi Bawaslu serta mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama orientasi sebagai bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang berkualitas, berintegritas, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T