Lompat ke isi utama

Berita

KOORDINATOR DIVISI PENCEGAHAN BAWASLU LAMPUNG TENGAH HARMONO UCAPKAN SELAMAT HUT KE-81 MA RI

r

Harmono Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia

Lampung Tengah, 21 Agustus 2026 — Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia yang diperingati pada 19 Agustus 2026.

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 tersebut, Harmono menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh jajaran Mahkamah Agung Republik Indonesia yang selama ini terus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam menegakkan hukum serta memberikan pelayanan peradilan bagi masyarakat Indonesia.

Peringatan HUT Mahkamah Agung RI menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang lembaga peradilan dalam menjalankan amanat konstitusi. Selama lebih dari delapan dekade, Mahkamah Agung telah menjadi salah satu institusi penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, khususnya dalam menjalankan kekuasaan kehakiman dan menjaga tegaknya hukum serta keadilan.

Harmono berharap peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lembaga peradilan yang profesional, berintegritas, transparan, modern, dan berorientasi pada keadilan bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, keberadaan lembaga peradilan yang kuat dan berintegritas memiliki peranan penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan institusi negara. Kepastian hukum, keadilan, serta pelayanan peradilan yang berkualitas menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdasarkan hukum.

Sebagai bagian dari lembaga negara yang memiliki tugas dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu, Harmono menilai bahwa nilai-nilai kepastian hukum, keadilan, integritas, dan profesionalitas juga memiliki keterkaitan erat dengan penyelenggaraan demokrasi. Pemilu yang demokratis membutuhkan adanya kepastian aturan, penghormatan terhadap hak-hak peserta dan pemilih, serta mekanisme penyelesaian persoalan yang dapat memberikan rasa keadilan.

Dalam konteks tersebut, lembaga peradilan memiliki posisi strategis dalam menjaga tegaknya prinsip negara hukum. Proses peradilan yang dilakukan secara profesional dan berintegritas menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan kepastian serta memastikan setiap persoalan hukum dapat diselesaikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Harmono juga menyampaikan bahwa momentum HUT ke-81 Mahkamah Agung RI dapat menjadi pengingat bagi seluruh lembaga negara dan masyarakat untuk terus menjunjung tinggi supremasi hukum. Hukum tidak hanya menjadi instrumen untuk menyelesaikan persoalan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, adil, dan demokratis.

Lebih lanjut, ia berharap Mahkamah Agung Republik Indonesia semakin mampu menghadirkan pelayanan peradilan yang mudah diakses, cepat, sederhana, dan berkualitas bagi masyarakat. Perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi lembaga peradilan untuk terus melakukan inovasi.

Transformasi digital di lingkungan peradilan diharapkan dapat semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum dan peradilan. Pemanfaatan teknologi secara tepat juga dapat mendukung transparansi, efektivitas, serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan peradilan.

Harmono menekankan bahwa peningkatan kualitas lembaga tidak hanya ditentukan oleh sistem dan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan tugas. Aparatur yang profesional, berintegritas, memiliki kompetensi, dan menjunjung tinggi etika menjadi kekuatan utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang juga terus didorong dalam pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu. Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses demokrasi berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam menjalankan tugas tersebut, integritas dan profesionalitas menjadi prinsip yang harus terus dijaga.

Harmono berharap hubungan kelembagaan antara berbagai institusi negara dapat terus terjalin secara baik dalam rangka memperkuat kehidupan demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia. Setiap lembaga memiliki tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing yang harus dijalankan secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Perjalanan panjang Mahkamah Agung merupakan bagian dari sejarah pembangunan sistem hukum dan peradilan Indonesia yang terus berkembang mengikuti dinamika masyarakat.

Menurut Harmono, tantangan penegakan hukum ke depan akan semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, dinamika ekonomi, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap keadilan membutuhkan lembaga peradilan yang mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip hukum dan keadilan.

Oleh karena itu, semangat pembaruan peradilan perlu terus dijaga. Reformasi di bidang hukum dan peradilan harus diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan, penguatan integritas, peningkatan profesionalitas aparatur, serta terciptanya sistem peradilan yang semakin dipercaya oleh masyarakat.

Harmono juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Mahkamah Agung RI sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesadaran hukum. Masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang tertib dengan memahami serta menaati aturan yang berlaku.

Kesadaran hukum yang tumbuh di tengah masyarakat akan memberikan kontribusi terhadap terciptanya lingkungan sosial yang lebih tertib dan berkeadilan. Pada saat yang sama, masyarakat juga diharapkan dapat menggunakan mekanisme hukum yang tersedia apabila menghadapi persoalan yang membutuhkan penyelesaian secara hukum.

Dalam kaitannya dengan demokrasi, kesadaran hukum masyarakat juga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan Pemilu yang berkualitas. Masyarakat yang memahami hak dan kewajibannya akan lebih mampu berpartisipasi secara aktif serta ikut menjaga proses demokrasi dari berbagai bentuk pelanggaran.

Sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Harmono juga terus mendorong pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu. Masyarakat bukan hanya sebagai objek dalam proses demokrasi, tetapi juga memiliki posisi strategis sebagai bagian dari pengawasan partisipatif.

Semangat pengawasan partisipatif tersebut membutuhkan lingkungan demokrasi yang didukung oleh kepastian hukum dan lembaga-lembaga negara yang menjalankan tugas secara profesional. Karena itu, penguatan kelembagaan hukum dan demokrasi merupakan bagian yang saling berkaitan dalam membangun kehidupan berbangsa yang semakin baik.

Harmono berharap Mahkamah Agung RI terus menjadi lembaga yang mampu memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh jajaran Mahkamah Agung Republik Indonesia senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semangat pengabdian tersebut diharapkan terus menjadi landasan dalam memberikan pelayanan hukum dan peradilan yang terbaik.

“Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia. Semoga Mahkamah Agung semakin profesional, berintegritas, modern, dan senantiasa menjadi pilar penting dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia. Terus mengabdi untuk keadilan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Harmono.

Ia menambahkan bahwa peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan refleksi terhadap perjalanan lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat evaluasi tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai langkah perbaikan yang semakin memperkuat sistem peradilan Indonesia.

Dengan bertambahnya usia Mahkamah Agung Republik Indonesia, Harmono berharap seluruh jajaran semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan dan mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat. Kemajuan lembaga peradilan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan penguatan integritas.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah turut memberikan penghormatan atas peran Mahkamah Agung RI dalam sistem hukum dan ketatanegaraan Indonesia. Semangat penegakan hukum dan keadilan diharapkan terus menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa menuju kehidupan demokrasi yang semakin matang.

Peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI pada akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga supremasi hukum, demokrasi, dan keadilan. Dengan sinergi antarlembaga dan partisipasi masyarakat, diharapkan Indonesia semakin mampu membangun tata kelola pemerintahan dan kehidupan demokrasi yang berintegritas.

Melalui ucapan tersebut, Harmono berharap semangat “Peradilan Luhur, Indonesia Makmur” dapat terus diwujudkan melalui kerja nyata, integritas, profesionalitas, serta pelayanan hukum yang memberikan manfaat dan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T