KOORDINATOR DIVISI PENCEGAHAN, HUMAS DAN PARMAS BAWASLU LAMPUNG TENGAH HARMONO UCAPKAN SELAMAT HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA TAHUN 2026
|
Lampung Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Ikrar Gerakan Pramuka yang diperingati setiap tanggal 30 Juli, Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat, dan Partisipasi Masyarakat (Humas dan Parmas) Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka di Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang sejarah panjang lahirnya Gerakan Pramuka sekaligus memperkuat semangat persatuan, pengabdian, dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia.
Hari Ikrar Gerakan Pramuka merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah kepanduan Indonesia. Peringatan ini mengenang peristiwa bersejarah pada 30 Juli 1961, ketika seluruh organisasi kepanduan di Indonesia menyatakan ikrar untuk bersatu dalam satu wadah bernama Gerakan Pramuka. Peristiwa yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta tersebut menjadi awal lahirnya organisasi kepanduan nasional yang hingga kini terus berperan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan nasionalisme yang tinggi.
Namun demikian, perjalanan gerakan kepanduan di Indonesia telah dimulai jauh sebelum lahirnya Gerakan Pramuka. Sejarah mencatat bahwa kegiatan kepanduan telah berkembang sejak tahun 1923, yang ditandai dengan berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Jakarta. Kehadiran organisasi-organisasi kepanduan tersebut menjadi cikal bakal berkembangnya pendidikan kepanduan di Indonesia yang kemudian terus tumbuh hingga akhirnya dipersatukan dalam Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepanduan nasional.
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, menyampaikan bahwa sejarah panjang Gerakan Pramuka menjadi bukti bahwa pendidikan karakter telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Semangat persatuan yang ditunjukkan oleh para tokoh kepanduan pada tahun 1961 merupakan teladan yang patut terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Menurut Harmono, nilai-nilai yang diajarkan dalam Gerakan Pramuka memiliki keselarasan dengan semangat yang terus dibangun oleh Bawaslu dalam menciptakan demokrasi yang berintegritas. Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama merupakan karakter yang harus dimiliki setiap warga negara agar mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokrasi.
Sebagai Koordinator Divisi yang membidangi pencegahan, hubungan masyarakat, dan partisipasi masyarakat, Harmono menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Pendidikan karakter yang diperoleh melalui Gerakan Pramuka akan melahirkan individu yang tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga memiliki integritas, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kepentingan bangsa serta masyarakat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa semangat pengawasan partisipatif yang terus dikembangkan oleh Bawaslu juga membutuhkan dukungan generasi muda yang memiliki karakter kuat. Keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan pemilu akan semakin efektif apabila didukung oleh sumber daya manusia yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab sebagaimana diajarkan dalam Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.
Menurutnya, di era digital saat ini, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Arus informasi yang begitu cepat menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, bijak dalam menggunakan media sosial, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Oleh karena itu, nilai-nilai kepramukaan tetap relevan sebagai pedoman dalam membangun karakter generasi yang cerdas, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.
Peringatan Hari Ikrar Gerakan Pramuka juga menjadi pengingat bahwa semangat persatuan harus senantiasa dijaga. Seperti halnya para tokoh kepanduan yang rela mengesampingkan perbedaan demi membentuk satu organisasi nasional, masyarakat Indonesia saat ini juga diharapkan terus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah meyakini bahwa kolaborasi antara lembaga negara, dunia pendidikan, Gerakan Pramuka, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat akan semakin memperkuat kualitas demokrasi Indonesia. Melalui pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, diharapkan akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu menjaga nilai-nilai demokrasi, menjunjung tinggi hukum, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Momentum Hari Ikrar Gerakan Pramuka Tahun 2026 juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk terus menanamkan semangat pengabdian, persatuan, disiplin, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, demokratis, dan berkeadilan.
Di akhir pesannya, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, menyampaikan ucapan:"Selamat Memperingati Hari Ikrar Gerakan Pramuka, 30 Juli 2026. Mari kita jadikan semangat persatuan, pengabdian, disiplin, dan integritas sebagai landasan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat demokrasi Indonesia."
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T