KOORDINATOR DIVISI PENCEGAHAN, HUMAS DAN PARMAS BAWASLU LAMPUNG TENGAH HARMONO UCAPKAN SELAMAT HARI DHARMA WANITA NASIONAL 2026, APRESIASI PERAN PEREMPUAN DALAM MEMBANGUN GENERASI BANGSA
|
Lampung Tengah – Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat, dan Partisipasi Masyarakat (Humas dan Parmas) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Dharma Wanita Nasional Tahun 2026 yang diperingati setiap 5 Agustus. Momentum ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi perempuan Indonesia, khususnya keluarga besar Dharma Wanita Persatuan (DWP), dalam mendukung pembangunan bangsa melalui penguatan keluarga, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Peringatan Hari Dharma Wanita Nasional tahun ini mengusung tema "Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045." Tema tersebut menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral sebagai pendidik pertama di lingkungan keluarga sekaligus mitra strategis dalam mencetak generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Hari Dharma Wanita Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjalanan panjang organisasi Dharma Wanita Persatuan yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
"Atas nama keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, saya mengucapkan Selamat Hari Dharma Wanita Nasional Tahun 2026 kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan di Indonesia. Semoga semangat pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian yang selama ini ditunjukkan terus menjadi inspirasi dalam membangun keluarga yang harmonis, masyarakat yang sejahtera, dan bangsa yang semakin maju menuju Indonesia Emas 2045," ujar Harmono.
Ia menjelaskan bahwa pertanyaan mengenai "5 Agustus hari apa?" sering muncul di tengah masyarakat setiap menjelang awal bulan Agustus. Tanggal tersebut merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena diperingati sebagai Hari Dharma Wanita Nasional, yang menandai terbentuknya organisasi perempuan yang menghimpun para istri Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pemilihan tanggal 5 Agustus merujuk pada peristiwa bersejarah berdirinya organisasi tersebut pada tahun 1974. Sejak saat itu, Dharma Wanita terus berkembang menjadi organisasi yang berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung berbagai program pembangunan nasional. Perjalanan panjang organisasi ini menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kontribusi yang besar dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut Harmono, kehadiran Dharma Wanita Persatuan hingga saat ini menunjukkan bahwa organisasi perempuan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui berbagai program pendidikan, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan keluarga, DWP terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas, Harmono menilai bahwa pendidikan karakter yang dimulai dari lingkungan keluarga memiliki kaitan erat dengan upaya membangun budaya demokrasi yang sehat. Nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian yang ditanamkan sejak dini akan membentuk masyarakat yang memiliki kesadaran hukum, menghargai perbedaan, serta berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokrasi.
Ia juga menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk karakter anak sebagai generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Lebih lanjut, Harmono menyampaikan bahwa semangat Hari Dharma Wanita Nasional sejalan dengan komitmen Bawaslu dalam membangun partisipasi masyarakat yang berkualitas. Masyarakat yang memiliki pemahaman tentang pentingnya integritas, kejujuran, dan tanggung jawab akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan demokrasi yang bermartabat.
Menurutnya, keberhasilan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi perempuan. Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, sementara keluarga yang kuat akan menghasilkan generasi yang unggul, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa.
Momentum Hari Dharma Wanita Nasional juga menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan di lingkungan keluarga. Oleh sebab itu, peran perempuan sebagai pendidik, penggerak organisasi, dan agen perubahan harus terus mendapat dukungan dan apresiasi.
Menutup pernyataannya, Harmono berharap peringatan Hari Dharma Wanita Nasional Tahun 2026 dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta pemberdayaan perempuan di seluruh Indonesia.
"Selamat Hari Dharma Wanita Nasional Tahun 2026. Semoga Dharma Wanita Persatuan terus menjadi organisasi yang mampu memperkuat peran perempuan dalam mendidik generasi penerus bangsa, membangun keluarga yang harmonis, serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Perempuan Berdaya, Keluarga Harmonis, Bangsa Maju, Indonesia Emas," tutup Harmono.
Melalui peringatan Hari Dharma Wanita Nasional Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghargai dan mendukung peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Dengan semangat pengabdian, kolaborasi, dan pemberdayaan yang terus dijaga, perempuan Indonesia akan senantiasa menjadi kekuatan penting dalam membangun bangsa yang maju, demokratis, dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T