Lompat ke isi utama

Berita

KOORDINATOR DIVISI SDMO BAWASLU LAMPUNG TENGAH HERU SANDO UCAPKAN SELAMAT HARI ANAK NASIONAL 2026, "SAYANG ANAK, LINDUNGI DAN BANGUN MASA DEPAN"

r

Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Lampung Tengah Serukan Perlindungan Anak Demi Masa Depan Bangsa

Lampung Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMO) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2026 kepada seluruh anak Indonesia. Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta membangun generasi yang berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Heru Sando menyampaikan bahwa anak merupakan amanah sekaligus aset bangsa yang harus dijaga, dibimbing, dan dipersiapkan sejak dini agar mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berintegritas. Menurutnya, masa depan Indonesia sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan, pembinaan karakter, serta perlindungan yang diberikan kepada anak-anak sejak usia dini.

Ia menuturkan bahwa Hari Anak Nasional bukan hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan yang layak, mendapatkan pelayanan kesehatan, serta terlindungi dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, dan perundungan.

Menurut Heru, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar mengenal nilai-nilai kehidupan. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan karakter seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, kerja keras, dan rasa hormat kepada sesama. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal utama bagi anak dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Selain keluarga, lingkungan pendidikan juga memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas generasi penerus bangsa. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, membangun kreativitas, dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan sejak usia dini.

Sebagai Koordinator Divisi SDMO, Heru Sando menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pembentukan karakter anak. Menurutnya, bangsa yang maju tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusia yang memiliki moral, etika, kompetensi, serta integritas yang tinggi.

Heru menjelaskan bahwa penguatan karakter sejak usia dini akan melahirkan generasi yang mampu berpikir kritis, memiliki kepedulian sosial, menghormati keberagaman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab. Karakter tersebut merupakan modal penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harmonis.

Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, Heru juga mengajak seluruh orang tua untuk memberikan pendampingan kepada anak dalam memanfaatkan media digital secara bijak. Teknologi digital memberikan banyak peluang bagi anak untuk belajar dan berkreasi, namun juga membawa tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak benar, konten negatif, serta potensi perundungan di dunia maya.

Oleh karena itu, menurutnya, literasi digital harus menjadi bagian dari pendidikan anak sejak dini agar mereka mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, kritis, dan produktif. Pendampingan yang baik dari orang tua, guru, dan lingkungan sekitar akan membantu anak memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan potensi diri.

Heru Sando juga menilai bahwa nilai-nilai yang diajarkan kepada anak sejak usia dini memiliki keterkaitan dengan pembangunan budaya demokrasi yang sehat. Sebagai lembaga yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pemilu, Bawaslu memandang pentingnya menanamkan sikap jujur, adil, disiplin, menghargai perbedaan pendapat, serta bertanggung jawab kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut akan melahirkan warga negara yang memiliki integritas tinggi dan mampu berpartisipasi secara positif dalam kehidupan demokrasi.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk semakin meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak. Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

"Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2026. Mari kita jadikan tema 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan' sebagai semangat bersama untuk memberikan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, dan teladan terbaik kepada setiap anak Indonesia. Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Dengan membina mereka sejak dini, kita sedang mempersiapkan generasi yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan bermartabat," ujar Heru Sando.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berharap semangat Hari Anak Nasional 2026 mampu menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat komitmen dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Dengan tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas, Indonesia akan memiliki sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi berbagai tantangan global.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah kembali menegaskan bahwa membangun masa depan bangsa dimulai dari memberikan perhatian terbaik kepada anak-anak hari ini. Dengan semangat "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sehingga lahir generasi penerus yang mampu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T