KOORDINATOR DIVISI SDMO DAN DIKLAT BAWASLU LAMPUNG TENGAH HERU SANDO UCAPKAN SELAMAT HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA TAHUN 2026
|
Lampung Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Ikrar Gerakan Pramuka yang jatuh pada 30 Juli 2026, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan (SDMO dan Diklat) Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka di Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum bersejarah untuk mengenang semangat persatuan yang melandasi lahirnya Gerakan Pramuka sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hari Ikrar Gerakan Pramuka memiliki makna yang sangat penting dalam perjalanan sejarah kepanduan Indonesia. Peringatan ini tidak hanya mengenang deklarasi bersatunya organisasi-organisasi kepanduan pada 30 Juli 1961, tetapi juga mengingat kembali proses panjang yang melatarbelakangi terbentuknya Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepanduan nasional.
Sejarah mencatat bahwa pada 9 Maret 1961, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, mengundang para tokoh dan pemimpin organisasi kepanduan Indonesia ke Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Soekarno menyampaikan gagasan besar agar gerakan kepanduan di Indonesia diperbarui, baik dari sisi metode pendidikan maupun aktivitas pembinaannya. Beliau juga mengusulkan agar seluruh organisasi kepanduan yang saat itu masih terpisah dilebur menjadi satu organisasi yang kemudian dikenal dengan nama Gerakan Pramuka.
Gagasan tersebut disambut dengan semangat kebersamaan oleh para tokoh kepanduan. Kesediaan berbagai organisasi untuk melebur dalam satu wadah merupakan bentuk pengabdian yang tulus demi kepentingan bangsa. Semangat meninggalkan kepentingan kelompok demi tujuan yang lebih besar menjadi nilai luhur yang hingga kini terus diwariskan kepada setiap anggota Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia.
Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan bahwa semangat persatuan yang melahirkan Gerakan Pramuka merupakan teladan yang sangat relevan bagi seluruh elemen bangsa, termasuk aparatur penyelenggara pemilu. Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan kolaborasi, solidaritas, serta komitmen bersama dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Heru Sando menjelaskan bahwa Gerakan Pramuka selama puluhan tahun telah menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia. Melalui pendidikan kepramukaan, para anggota dididik untuk memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kemandirian, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi yang sangat dibutuhkan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Sebagai Koordinator Divisi yang membidangi pengembangan sumber daya manusia, organisasi, pendidikan, dan pelatihan, Heru Sando menilai bahwa pembentukan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses peningkatan kompetensi seseorang. Kompetensi yang tinggi harus diimbangi dengan integritas dan moralitas agar mampu menghasilkan aparatur maupun generasi muda yang profesional serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, keberanian, kerja sama, dan kepedulian memiliki keselarasan dengan nilai-nilai dasar yang terus dibangun di lingkungan Bawaslu. Dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu, setiap insan Bawaslu dituntut untuk bekerja secara profesional, independen, objektif, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut, Heru Sando mengajak generasi muda untuk terus menjadikan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembelajaran dalam membangun kepemimpinan dan semangat pengabdian. Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global yang semakin kompleks, generasi muda perlu memiliki karakter yang kuat agar mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka dapat menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat kualitas demokrasi Indonesia. Generasi yang memiliki integritas, berpikir kritis, menghormati perbedaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan akan menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan demokrasi yang sehat dan bermartabat.
Peringatan Hari Ikrar Gerakan Pramuka Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat persatuan yang diwariskan oleh para pendiri Gerakan Pramuka. Semangat tersebut mengajarkan bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus dijaga demi kemajuan Indonesia.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah meyakini bahwa sinergi antara lembaga negara, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan Gerakan Pramuka akan semakin memperkuat upaya membangun sumber daya manusia yang unggul. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab.
Melalui momentum Hari Ikrar Gerakan Pramuka, Heru Sando berharap nilai-nilai luhur yang diwariskan para tokoh kepanduan dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semangat persatuan, pengabdian, disiplin, dan gotong royong harus terus dijaga sebagai modal utama dalam membangun bangsa yang maju, demokratis, dan berkeadilan.
Di akhir pesannya, Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan: "Selamat Memperingati Hari Ikrar Gerakan Pramuka, 30 Juli 2026. Mari kita terus menghidupkan semangat persatuan, memperkuat karakter, meningkatkan integritas, dan menumbuhkan jiwa pengabdian demi melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berdaya saing, serta siap mengabdi untuk kemajuan bangsa dan negara."
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T