Lompat ke isi utama

Berita

KOORDINATOR SEKRETARIAT BAWASLU LAMPUNG TENGAH LUKITO HADI SUMARTO SAMPAIKAN SELAMAT HUT KOMISI YUDISIAL RI KE-21

r

Lukito Hadi Sumarto Sampaikan Selamat HUT ke-21 Komisi Yudisial RI, Dorong Penguatan Integritas Peradilan

Lampung Tengah — Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Komisi Yudisial Republik Indonesia ke-21. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar Komisi Yudisial Republik Indonesia semakin kuat dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung terwujudnya peradilan yang berintegritas di Indonesia.

Peringatan HUT ke-21 Komisi Yudisial Republik Indonesia mengusung tema “Bersama dalam Keberagaman Berkarya untuk Negeri Mengawal Peradilan Berintegritas.” Tema tersebut mengandung pesan penting mengenai perlunya kebersamaan, integritas, profesionalitas, dan komitmen dalam membangun sistem hukum serta peradilan yang mampu memberikan rasa keadilan dan kepercayaan kepada masyarakat.

Lukito Hadi Sumarto menyampaikan bahwa perjalanan 21 tahun Komisi Yudisial merupakan momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai hukum dan keadilan. Menurutnya, keberadaan lembaga yang berperan dalam menjaga kehormatan dan keluhuran martabat hakim menjadi bagian penting dalam sistem ketatanegaraan dan penegakan hukum di Indonesia.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hukum memiliki kedudukan yang sangat penting sebagai landasan dalam mengatur hubungan antara negara dan masyarakat. Karena itu, setiap lembaga negara maupun aparatur pemerintahan dituntut untuk menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional, transparan, akuntabel, serta berpegang teguh pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lukito menilai bahwa nilai-nilai integritas yang menjadi semangat dalam peringatan HUT Komisi Yudisial RI ke-21 juga memiliki relevansi yang kuat dengan pelaksanaan tugas Bawaslu. Dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu, integritas merupakan salah satu modal utama yang harus dimiliki setiap jajaran pengawas agar mampu menjalankan tugas secara objektif dan tidak mudah dipengaruhi oleh kepentingan tertentu.

Sebagai Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto juga menekankan pentingnya dukungan kesekretariatan dalam memastikan seluruh pelaksanaan tugas kelembagaan berjalan secara tertib, efektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dukungan administrasi, sumber daya manusia, pengelolaan anggaran, sarana prasarana, serta tata kelola kelembagaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pelaksanaan tugas Bawaslu.

Menurutnya, tata kelola kelembagaan yang baik harus dibangun berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan integritas. Setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing serta memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Momentum HUT Komisi Yudisial RI ke-21 juga menjadi pengingat bahwa integritas harus diterapkan tidak hanya dalam proses pengambilan keputusan, tetapi juga dalam setiap pekerjaan sehari-hari. Hal-hal sederhana seperti disiplin, ketepatan waktu, ketelitian dalam bekerja, tertib administrasi, serta tanggung jawab terhadap pekerjaan merupakan bagian dari upaya membangun budaya integritas.

Lukito berharap semangat “Bersama dalam Keberagaman Berkarya untuk Negeri” dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah. Keberagaman latar belakang, kemampuan, dan pengalaman di lingkungan kerja harus menjadi kekuatan untuk membangun organisasi yang semakin solid dan profesional.

Ia menilai bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh satu atau dua orang, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan saling menghargai menjadi hal penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.

Dalam konteks penyelenggaraan demokrasi, Bawaslu memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan proses pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan. Pengawasan yang dilakukan harus didukung oleh jajaran yang memiliki kompetensi, integritas, dan pemahaman yang baik terhadap regulasi.

Lukito juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Lampung Tengah untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam menjalankan tugas. Perkembangan regulasi, teknologi informasi, serta dinamika penyelenggaraan pemilu menuntut aparatur untuk terus belajar dan beradaptasi.

Selain itu, pengelolaan administrasi dan dokumentasi menjadi bagian penting dalam mendukung akuntabilitas kelembagaan. Setiap kegiatan, keputusan, maupun pelaksanaan program harus didokumentasikan dan dikelola secara tertib sehingga dapat dipertanggungjawabkan apabila diperlukan dalam proses evaluasi maupun pemeriksaan.

Menurut Lukito, budaya kerja yang tertib dan akuntabel akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan kelembagaan. Sekretariat tidak hanya berfungsi sebagai pendukung administratif, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memastikan roda organisasi dapat berjalan secara optimal.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan profesionalitas dalam melaksanakan pekerjaan. Setiap pegawai diharapkan mampu memahami batas kewenangan, menjaga sikap dalam menjalankan tugas, serta mengutamakan kepentingan organisasi dan pelayanan publik.

Peringatan HUT Komisi Yudisial RI ke-21 juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara harus terus dijaga. Kepercayaan tersebut dapat tumbuh apabila lembaga mampu menunjukkan kinerja yang baik, terbuka, profesional, serta memiliki integritas.

Dalam perkembangan era digital, Lukito juga mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan teknologi informasi secara positif. Digitalisasi dapat membantu mempercepat pekerjaan, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta mendukung keterbukaan informasi kelembagaan.

Namun, pemanfaatan teknologi juga harus diiringi dengan tanggung jawab. Setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus dipastikan akurat dan sesuai dengan kewenangan serta ketentuan yang berlaku. Kehati-hatian dalam menyampaikan informasi merupakan bagian dari menjaga kredibilitas lembaga.

Lukito turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kehidupan demokrasi. Masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan dan memastikan proses demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan bermartabat.

Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masa depan demokrasi. Masyarakat dapat berperan dengan memahami aturan kepemiluan, mengikuti informasi resmi dari lembaga penyelenggara, serta menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang tersedia.

Menurutnya, demokrasi yang kuat tidak hanya membutuhkan penyelenggara yang profesional, tetapi juga masyarakat yang memiliki kesadaran hukum dan kepedulian terhadap proses demokrasi.

Lukito juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial. Informasi yang belum terverifikasi hendaknya tidak langsung disebarkan karena dapat menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan. Masyarakat diharapkan menjadi pengguna media digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Ia berharap momentum HUT ke-21 Komisi Yudisial Republik Indonesia dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa mengenai pentingnya menjaga integritas dalam setiap bidang pengabdian. Integritas harus menjadi nilai bersama yang diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, pemerintahan, penegakan hukum, maupun penyelenggaraan demokrasi.

“Selamat Hari Ulang Tahun Komisi Yudisial Republik Indonesia ke-21. Semoga Komisi Yudisial semakin kuat, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas serta terus berkontribusi dalam mengawal peradilan yang berintegritas di Indonesia,” ujar Lukito Hadi Sumarto.

Ia berharap semangat “Bersama dalam Keberagaman Berkarya untuk Negeri Mengawal Peradilan Berintegritas” dapat terus diwujudkan melalui kerja nyata dan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Perbedaan hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bekerja bersama, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia yang semakin maju dan berkeadilan.

Bagi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola kelembagaan yang baik. Seluruh jajaran diharapkan mampu bekerja secara profesional, disiplin, bertanggung jawab, dan senantiasa menjunjung tinggi integritas.

Lukito menegaskan bahwa keberhasilan organisasi membutuhkan kerja sama antara unsur pimpinan, sekretariat, jajaran pengawas, serta seluruh pegawai. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap tantangan kelembagaan dapat dihadapi secara bersama-sama.

Peringatan HUT Komisi Yudisial RI ke-21 pada akhirnya bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi dan memperkuat komitmen dalam membangun budaya hukum dan integritas. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selamat HUT Komisi Yudisial Republik Indonesia ke-21.

“Bersama dalam Keberagaman Berkarya untuk Negeri, Mengawal Peradilan Berintegritas.”

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Lukito Hadi Sumarto, bersama seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Komisi Yudisial Republik Indonesia. Semoga semakin kokoh dalam menjalankan tugas, menjaga integritas peradilan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta turut mewujudkan supremasi hukum dan demokrasi Indonesia yang berkeadilan dan bermartabat.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T