Lompat ke isi utama

Berita

KOORDINATOR SEKRETARIAT BAWASLU LAMPUNG TENGAH LUKITO HADI SUMARTO SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT HARI RAYA WAISAK 2570 BE/2026, AJAK PERKUAT KERUKUNAN DAN KEDAMAIAN

R

Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah Lukito Hadi Sumarto Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE/2026

Dalam semangat kebersamaan dan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 kepada seluruh umat Buddha yang merayakan.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap perayaan hari suci umat Buddha yang setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk memperdalam nilai-nilai spiritual, kebajikan, serta memperkuat hubungan harmonis antarsesama. Menurut Lukito Hadi Sumarto, Hari Raya Waisak bukan hanya menjadi perayaan keagamaan bagi umat Buddha, tetapi juga membawa pesan universal tentang kedamaian, kasih sayang, kebijaksanaan, dan toleransi yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 kepada seluruh umat Buddha yang merayakan. Semoga perayaan Waisak tahun ini membawa kebahagiaan, kedamaian, kesehatan, serta keberkahan bagi seluruh umat Buddha dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” ujar Lukito Hadi Sumarto.

Ia mengatakan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Raya Waisak memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat saat ini. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang yang dimiliki bangsa Indonesia, semangat untuk saling menghormati, menghargai, dan hidup berdampingan secara damai menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, perayaan Waisak menjadi momentum refleksi bagi semua pihak untuk terus menanamkan sikap toleransi dan memperkuat rasa persaudaraan. Nilai kasih sayang yang diajarkan dalam ajaran Buddha dapat menjadi pedoman dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dan penuh empati terhadap sesama.

“Pesan yang terkandung dalam Hari Raya Waisak mengajarkan pentingnya cinta kasih, kebijaksanaan, kesederhanaan, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan lingkungan yang damai, aman, dan penuh keharmonisan,” katanya.

Lukito Hadi Sumarto juga menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan aset berharga yang harus terus dijaga bersama. Kehidupan masyarakat yang harmonis akan menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan demokrasi yang sehat dan bermartabat.

Sebagai bagian dari keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, ia berharap semangat kedamaian yang menjadi esensi Hari Raya Waisak dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Dengan menjunjung tinggi nilai toleransi dan saling menghormati, masyarakat dapat bersama-sama menghadapi berbagai tantangan sosial dengan semangat persatuan dan gotong royong.

Lebih lanjut, Lukito menyampaikan bahwa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang kaya akan keberagaman. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keharmonisan tersebut agar tetap menjadi kekuatan dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

“Keberagaman bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekayaan yang menyatukan. Melalui momentum Hari Raya Waisak ini, mari kita terus mempererat tali persaudaraan, memperkuat rasa saling menghormati, dan menjaga semangat kebersamaan demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai,” ungkapnya.

Ia juga berharap agar perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 menjadi kesempatan bagi umat Buddha untuk semakin memperkuat nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kebijaksanaan dan cinta kasih yang diajarkan Sang Buddha, diharapkan dapat lahir berbagai kontribusi positif yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat luas.

Menurut Lukito, kedamaian yang dimulai dari diri sendiri akan memberikan dampak besar bagi terciptanya kedamaian di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu, momentum Waisak menjadi pengingat penting akan perlunya menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual dan sosial.

Menutup pernyataannya, Lukito Hadi Sumarto kembali menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh umat Buddha yang merayakan Hari Raya Waisak tahun ini.

“Semoga Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 membawa cahaya kebijaksanaan, kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi seluruh umat Buddha. Semoga semangat cinta kasih dan persaudaraan senantiasa menyertai langkah kita dalam membangun kehidupan yang harmonis, sejahtera, dan penuh kedamaian. Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE/2026,” tutupnya.

Peringatan Hari Raya Waisak tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga toleransi, memperkuat persatuan, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan harmonis.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T