KOORDINATOR SEKRETARIAT BAWASLU LAMPUNG TENGAH LUKITO HADI SUMARTO UCAPKAN SELAMAT DIRGAHAYU MAHKAMAH KONSTITUSI RI KE-23
|
Lampung Tengah — Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, menyampaikan ucapan Selamat Dirgahayu Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia ke-23. Ucapan tersebut menjadi bagian dari penghormatan sekaligus apresiasi terhadap perjalanan Mahkamah Konstitusi sebagai salah satu lembaga negara yang memiliki peran penting dalam menjaga konstitusi, menegakkan prinsip negara hukum, serta memperkuat kehidupan demokrasi di Indonesia.
Peringatan hari jadi ke-23 Mahkamah Konstitusi mengusung semangat “Peradilan Merdeka, Keadilan Terjaga”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa independensi lembaga peradilan merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan keadilan dan kepastian hukum. Peradilan yang merdeka dan berintegritas diharapkan mampu memberikan rasa keadilan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dan demokrasi di Indonesia.
Lukito Hadi Sumarto menyampaikan bahwa momentum Dirgahayu Mahkamah Konstitusi bukan sekadar peringatan hari jadi sebuah lembaga negara, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya konstitusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Konstitusi menjadi dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi pijakan dalam memberikan jaminan terhadap hak-hak konstitusional setiap warga negara.
Menurutnya, keberadaan Mahkamah Konstitusi memiliki arti penting dalam memastikan nilai-nilai konstitusional tetap dijunjung tinggi. Dalam kehidupan demokrasi, hukum dan konstitusi harus menjadi pedoman bersama agar setiap proses politik dan penyelenggaraan pemerintahan berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai bagian dari jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito juga menilai bahwa semangat menjaga konstitusi memiliki keterkaitan erat dengan tugas dan fungsi pengawasan pemilu. Pemilu merupakan salah satu instrumen penting dalam pelaksanaan kedaulatan rakyat. Karena itu, setiap tahapan pemilu harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi asas demokrasi, kepastian hukum, transparansi, integritas, serta keadilan.
Pengawasan pemilu yang dilakukan Bawaslu pada dasarnya merupakan bagian dari upaya menjaga agar proses demokrasi berjalan sesuai dengan aturan. Pencegahan terhadap potensi pelanggaran, pengawasan tahapan, penanganan dugaan pelanggaran, serta penguatan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pemilu yang berintegritas.
Lukito Hadi Sumarto menegaskan bahwa untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas diperlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Penyelenggara pemilu, peserta pemilu, pemerintah, aparat penegak hukum, media, organisasi masyarakat, akademisi, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat.
Menurutnya, masyarakat juga memiliki posisi yang sangat penting dalam menjaga proses demokrasi. Kesadaran masyarakat untuk memahami aturan kepemiluan, menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta turut mengawasi setiap tahapan pemilu merupakan bentuk nyata partisipasi dalam menjaga kualitas demokrasi.
Momentum Dirgahayu Mahkamah Konstitusi ke-23 juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat profesionalitas dan integritas dalam pelaksanaan tugas kelembagaan. Bagi jajaran sekretariat Bawaslu, dukungan administrasi, pengelolaan sumber daya manusia, fasilitasi kegiatan, pengelolaan data dan informasi, serta dukungan terhadap pelaksanaan tugas pengawasan merupakan bagian penting dalam memastikan roda kelembagaan berjalan secara efektif dan akuntabel.
Lukito menyampaikan bahwa setiap unsur dalam lembaga Bawaslu memiliki tanggung jawab untuk mendukung terwujudnya tata kelola kelembagaan yang baik. Profesionalitas dalam bekerja, disiplin, integritas, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan menjadi nilai penting yang harus terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Semangat “Peradilan Merdeka, Keadilan Terjaga” juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur negara untuk senantiasa bekerja berdasarkan aturan, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keadilan dan kepastian hukum akan semakin kuat apabila setiap institusi menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya.
Lukito Hadi Sumarto juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dalam melaksanakan tugas kelembagaan. Tantangan demokrasi yang terus berkembang membutuhkan aparatur yang adaptif, profesional, dan mampu bekerja secara kolaboratif.
Di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, penyebarluasan informasi mengenai demokrasi, kepemiluan, hukum, dan pengawasan juga perlu dilakukan secara terbuka dan mudah dipahami masyarakat. Informasi yang benar dan edukatif diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik sekaligus mencegah munculnya informasi yang keliru atau menyesatkan.
Menurut Lukito, membangun demokrasi tidak hanya dilakukan pada saat pemilu berlangsung. Demokrasi harus dirawat secara berkelanjutan melalui pendidikan politik, kesadaran hukum, penghormatan terhadap perbedaan, serta kepedulian masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan berbangsa.
Ia juga mengajak masyarakat Lampung Tengah untuk terus menjaga persatuan dan mengedepankan sikap saling menghormati dalam menghadapi berbagai perbedaan. Perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari demokrasi yang harus disikapi secara dewasa. Jangan sampai perbedaan pilihan menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat.
Dalam momentum tersebut, Lukito Hadi Sumarto menyampaikan harapan agar Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia semakin kuat dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, senantiasa menjunjung tinggi independensi, integritas, profesionalitas, serta terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
“Selamat Dirgahayu Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia ke-23. Semoga Mahkamah Konstitusi senantiasa teguh dalam menjaga konstitusi, menegakkan keadilan, serta memperkuat kehidupan demokrasi dan negara hukum di Indonesia,” ujar Lukito Hadi Sumarto.
Ia berharap semangat peringatan hari jadi ke-23 Mahkamah Konstitusi dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga konstitusi dan demokrasi. Keadilan yang tegak serta peradilan yang independen menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan bernegara yang tertib, demokratis, dan berkeadilan.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah juga terus berkomitmen untuk mendukung terwujudnya demokrasi yang berkualitas melalui pelaksanaan tugas pengawasan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pengawasan pemilu diharapkan dapat semakin kuat sehingga proses demokrasi dapat berjalan secara jujur, adil, transparan, dan bermartabat.
Peringatan Dirgahayu Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia ke-23 pada akhirnya menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga nilai-nilai konstitusi, memperkuat supremasi hukum, serta merawat demokrasi sebagai bagian penting dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T