Lompat ke isi utama

Berita

“MOMENTUM HARI PERPUSTAKAAN NASIONAL 2026, IMAM NUROHIM AJAK MASYARAKAT BIJAK BERMEDIA INFORMASI”

“Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah Dorong Budaya Literasi”

“Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah Dorong Budaya Literasi”

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim, menyampaikan ucapan Selamat Hari Perpustakaan Nasional Tahun 2026 yang diperingati pada 17 Mei 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “46 Tahun Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”, sebuah tema yang merefleksikan komitmen kuat seluruh elemen bangsa dalam membangun budaya literasi serta pengelolaan pengetahuan sebagai pondasi kemajuan Indonesia.

Dalam keterangannya, Imam Nurohim menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, perpustakaan bukan hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat informasi, edukasi, dan pengembangan wawasan yang dapat membantu masyarakat dalam memahami berbagai aspek kehidupan secara lebih luas dan mendalam.

“Hari Perpustakaan Nasional menjadi momentum penting untuk kembali mengingatkan kita semua tentang betapa pentingnya budaya literasi. Membaca dan memahami informasi adalah dasar utama dalam membentuk masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya saing,” ujar Imam Nurohim.

Ia menilai tema “46 Tahun Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa” memiliki makna yang sangat dalam, karena mencerminkan perjalanan panjang dunia perpustakaan di Indonesia dalam menjaga dan mengembangkan khazanah ilmu pengetahuan. Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa literasi merupakan bagian penting dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana cita-cita luhur negara.

Menurut Imam Nurohim, di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, masyarakat dihadapkan pada banjir informasi yang tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Oleh karena itu, kemampuan literasi menjadi sangat penting agar masyarakat mampu memilah, memahami, dan menggunakan informasi secara bijak.

“Di era digital saat ini, kita harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Literasi digital menjadi bagian penting dari literasi secara keseluruhan, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar,” jelasnya.

Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Imam Nurohim juga menekankan bahwa literasi memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas demokrasi. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kemampuan literasi yang baik akan lebih sadar terhadap hak dan kewajibannya, serta lebih bijak dalam berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menambahkan bahwa dalam konteks penyelenggaraan pemilu, literasi juga berperan penting dalam membantu masyarakat memahami aturan, proses, serta mekanisme pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Dengan demikian, tingkat partisipasi masyarakat yang berkualitas dapat terus meningkat seiring dengan pemahaman yang lebih baik terhadap informasi yang ada.

Imam Nurohim juga memberikan apresiasi kepada para pustakawan, tenaga pendidik, pegiat literasi, dan seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Menurutnya, kerja keras mereka merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang unggul dan berkarakter.

“Perpustakaan harus terus dikembangkan menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan inovasi dan transformasi digital, perpustakaan akan semakin relevan dan menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat,” tambahnya.

Momentum Hari Perpustakaan Nasional Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh masyarakat untuk semakin mencintai buku dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan budaya literasi yang kuat, Indonesia diyakini mampu menciptakan generasi yang lebih cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global.

Di akhir pernyataannya, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah, Imam Nurohim, kembali mengucapkan Selamat Hari Perpustakaan Nasional Tahun 2026 kepada seluruh insan perpustakaan, pustakawan, pegiat literasi, serta masyarakat Indonesia. Ia berharap semangat “46 Tahun Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa” terus menjadi inspirasi dalam memperkuat budaya literasi demi terwujudnya Indonesia yang maju, berpengetahuan, dan bermartabat.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T