Lompat ke isi utama

Berita

PEGAWAI BAWASLU LAMPUNG TENGAH IKUTI ORIENTASI PPPK BATCH II HARI KEENAM

r

Hari Keenam Orientasi PPPK, Pegawai Bawaslu Lampung Tengah Pelajari Peran dalam Organisasi

Lampung Tengah – Pegawai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah kembali mengikuti rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Batch II yang memasuki hari keenam, pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Kegiatan orientasi dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan metode pembelajaran synchronous, sebagai bagian dari rangkaian pembekalan bagi PPPK di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai kedudukan, peran, tugas, tanggung jawab, serta kontribusi PPPK dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi Bawaslu.

Pada hari keenam pelaksanaan orientasi, peserta mendapatkan dua agenda utama yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab PPPK di lingkungan Bawaslu.

Agenda pertama berlangsung pada pukul 08.00 hingga 08.45 WIB dengan durasi 45 menit atau 1 JP. Materi yang diberikan merupakan Agenda I dengan mata pelatihan “Peran PPPK dalam Organisasi Bawaslu”. Kegiatan dilaksanakan melalui Zoom Meeting secara synchronous dengan metode ceramah.

Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai posisi dan peran PPPK sebagai bagian dari sumber daya manusia yang mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan Bawaslu. Pemahaman terhadap peran tersebut menjadi penting agar setiap PPPK mampu menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangan yang melekat pada jabatan masing-masing.

Peserta juga diarahkan untuk memahami bahwa keberadaan PPPK tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas administratif, tetapi turut berkontribusi dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan kelembagaan Bawaslu. Setiap tugas yang dilaksanakan diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap pencapaian tujuan organisasi secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan pada pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dengan durasi 90 menit atau 2 JP. Peserta mengikuti Agenda II dengan mata pelatihan “Studi Kasus Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab PPPK”.

Berbeda dengan agenda sebelumnya, pembelajaran pada sesi kedua menggunakan metode praktik. Peserta diberikan kesempatan untuk memahami berbagai situasi yang dapat terjadi dalam pelaksanaan tugas sebagai PPPK melalui pendekatan studi kasus. Metode tersebut diharapkan dapat membantu peserta menghubungkan materi pembelajaran dengan kondisi nyata yang dihadapi dalam lingkungan kerja.

Melalui studi kasus, peserta didorong untuk mampu mengidentifikasi permasalahan, menganalisis situasi, menentukan langkah penyelesaian, serta memahami tanggung jawab yang harus dijalankan dalam melaksanakan tugas kedinasan. Pendekatan praktik juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, dan pengambilan keputusan.

Pelaksanaan orientasi ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman yang lebih komprehensif bagi PPPK mengenai tugas dan tanggung jawabnya di lingkungan Bawaslu. Selain membekali peserta dengan pengetahuan, proses orientasi juga diharapkan mampu membentuk sikap kerja yang profesional serta meningkatkan kesiapan peserta dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Bagi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, keikutsertaan pegawai dalam kegiatan orientasi PPPK merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kompetensi pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan yang efektif, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Orientasi juga menjadi momentum bagi para PPPK untuk memahami pola kerja organisasi, membangun koordinasi, serta meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan target dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan pekerjaan di masing-masing unit kerja.

Dengan mengikuti seluruh rangkaian orientasi secara aktif, pegawai Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah diharapkan mampu memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang dapat menunjang pelaksanaan tugas secara optimal. Materi yang diberikan selama orientasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi dapat diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari.

Kegiatan orientasi PPPK Batch II yang memasuki hari keenam ini sekaligus memperkuat komitmen untuk membangun aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan organisasi.

Melalui pembekalan yang berkelanjutan, diharapkan seluruh PPPK di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dapat semakin memahami peran strategisnya dalam mendukung tugas kelembagaan. Dengan demikian, keberadaan PPPK dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan kelembagaan Bawaslu.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus mendorong seluruh pegawai untuk mengikuti setiap rangkaian orientasi dengan sungguh-sungguh, aktif, dan bertanggung jawab. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal dalam melaksanakan tugas secara profesional serta mendukung terwujudnya tata kelola organisasi Bawaslu yang efektif, akuntabel, dan berintegritas.

r

 

r

 

r

 

r

 

r

 

r

 

r

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T