PERINGATI HARI ANGKUTAN UMUM NASIONAL 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH DORONG MOBILITAS HIJAU DAN TRANSPORTASI TERPADU
|
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah Harmono menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Angkutan Umum Nasional tahun 2026 yang jatuh pada 24 April. Peringatan ini dipandang sebagai momentum penting untuk kembali menegaskan peran strategis transportasi publik dalam mendukung mobilitas masyarakat yang semakin dinamis dan berkelanjutan.
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Lampung Tengah menekankan bahwa memasuki tahun 2026, relevansi angkutan umum menjadi semakin krusial. Hal ini seiring dengan adanya pergeseran gaya hidup masyarakat yang mulai mengarah pada mobilitas yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan terintegrasi. Transportasi publik kini tidak hanya dilihat sebagai alternatif, tetapi telah menjadi kebutuhan utama dalam mendukung aktivitas sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan angkutan umum memiliki banyak manfaat, mulai dari mengurangi kemacetan lalu lintas, menekan tingkat polusi udara, hingga menciptakan efisiensi waktu perjalanan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan, angkutan umum diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih hijau.
“Peringatan Hari Angkutan Umum Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa transportasi publik adalah bagian penting dari masa depan yang berkelanjutan. Perubahan pola pikir masyarakat untuk lebih memilih angkutan umum harus terus didorong,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya pengembangan sistem transportasi yang terpadu, di mana berbagai moda transportasi dapat saling terhubung secara efektif. Integrasi ini dinilai mampu meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas, sekaligus mendorong peningkatan penggunaan transportasi publik secara signifikan.
Sejarah panjang transportasi umum di Indonesia, lanjutnya, tidak dapat dilepaskan dari peran DAMRI sebagai salah satu pelopor angkutan darat nasional. Sejak awal berdirinya, DAMRI telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, khususnya di masa ketika akses transportasi masih sangat terbatas.
Seiring perkembangan zaman, sistem transportasi nasional telah mengalami transformasi besar. Dari armada konvensional, kini berkembang menjadi ekosistem transportasi modern yang didukung oleh teknologi digital, seperti sistem pembayaran elektronik dan aplikasi berbasis daring. Inovasi ini menjadi bukti bahwa sektor transportasi terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Lampung Tengah juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas transportasi publik harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat. Kolaborasi yang baik akan menciptakan sistem transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.
Dalam konteks daerah seperti Lampung Tengah, transportasi umum memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat. Akses transportasi yang baik akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan perdagangan.
Momentum Hari Angkutan Umum Nasional 2026 diharapkan dapat menjadi titik balik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memanfaatkan transportasi publik. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan sistem transportasi di Indonesia dapat terus berkembang menjadi lebih modern, ramah lingkungan, dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Sebagai penutup, ia menyampaikan harapan agar semangat peringatan ini dapat terus digaungkan di tengah masyarakat. “Selamat Hari Angkutan Umum Nasional 24 April 2026. Mari kita bersama-sama mendukung transportasi publik demi mobilitas yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan,” tutupnya.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T