Lompat ke isi utama

Berita

PERINGATI HARI PELANGGAN NASIONAL, KOORDINATOR SEKRETARIAT BAWASLU LAMPUNG TENGAH TEKANKAN PELAYANAN TERBAIK

R

Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026

Lampung Tengah — Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 September, Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah Lukito Hadi Sumarto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelanggan dan penerima layanan di berbagai sektor.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum penting untuk kembali mengingat bahwa kualitas pelayanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun kepercayaan publik. Pelayanan yang baik bukan hanya berkaitan dengan kecepatan dalam memberikan layanan, tetapi juga menyangkut sikap, integritas, keterbukaan, ketepatan informasi, serta kesungguhan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lukito Hadi Sumarto menyampaikan bahwa Hari Pelanggan Nasional hendaknya tidak dimaknai sebatas sebagai peringatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut dapat menjadi pengingat bagi setiap penyelenggara pelayanan untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat Hari Pelanggan Nasional. Semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik, ramah, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Lukito.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan masukan terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Kritik, saran, maupun aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dalam proses perbaikan pelayanan agar semakin sesuai dengan kebutuhan dan harapan publik.

Dalam konteks kelembagaan Bawaslu, semangat Hari Pelanggan Nasional juga dapat menjadi refleksi untuk terus memperkuat pelayanan publik. Bawaslu sebagai lembaga yang memiliki tugas dalam melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemilu dituntut untuk senantiasa memberikan pelayanan informasi dan pelayanan kelembagaan yang mudah diakses, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Pelayanan publik yang berkualitas, lanjut Lukito, merupakan salah satu bagian dari upaya membangun hubungan yang baik antara lembaga negara dengan masyarakat. Kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan tugas dan kewenangan, tetapi juga melalui bagaimana sebuah lembaga memberikan pelayanan, menerima masukan, merespons kebutuhan masyarakat, serta menyampaikan informasi secara terbuka.

“Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan pelayanan yang responsif, terbuka, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Setiap pelayanan yang kita berikan merupakan bagian dari wajah institusi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi saat ini turut mendorong perubahan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik. Masyarakat mengharapkan informasi yang cepat, jelas, mudah dipahami, dan dapat diakses melalui berbagai saluran komunikasi. Karena itu, setiap jajaran pelayanan dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengesampingkan prinsip ketelitian, akurasi, dan etika pelayanan.

Semangat memberikan pelayanan terbaik juga sejalan dengan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya nilai BerAKHLAK, yang menempatkan orientasi pelayanan sebagai salah satu nilai utama. Orientasi pelayanan menuntut setiap aparatur untuk memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan sikap ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan.

Bagi Lukito, penerapan nilai tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Mulai dari memberikan informasi secara jelas, membantu masyarakat yang membutuhkan layanan, merespons setiap pertanyaan dengan baik, hingga memastikan setiap proses pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia berharap peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 dapat menjadi momentum bersama untuk meningkatkan kesadaran bahwa pelayanan merupakan tanggung jawab seluruh unsur dalam sebuah organisasi. Tidak hanya petugas yang berada di garis depan pelayanan, tetapi seluruh jajaran memiliki peran dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat.

“Pelayanan yang baik dimulai dari kepedulian. Ketika kita mampu mendengarkan, memahami kebutuhan, memberikan solusi, dan melayani dengan penuh tanggung jawab, maka di situlah kepercayaan masyarakat akan tumbuh,” tambahnya.

Lebih jauh, Lukito mengajak seluruh jajaran di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk menjadikan setiap interaksi dengan masyarakat sebagai kesempatan untuk membangun kepercayaan dan memperkuat citra positif kelembagaan. Setiap masyarakat yang datang untuk memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, maupun mendapatkan pelayanan harus mendapatkan perlakuan yang baik dan profesional.

Menurutnya, pelayanan yang berkualitas juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Transparansi, akuntabilitas, profesionalitas, dan responsivitas harus terus dikedepankan dalam setiap proses pelayanan agar masyarakat memperoleh kepastian serta merasa dihargai sebagai bagian penting dari kehidupan demokrasi.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional juga menjadi pengingat bahwa masyarakat bukan sekadar penerima layanan, melainkan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan dan penguatan kelembagaan. Oleh karena itu, komunikasi dua arah antara lembaga dan masyarakat perlu terus dibangun secara berkelanjutan.

Dalam menjalankan tugasnya, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah juga terus berupaya memperkuat keterbukaan informasi dan komunikasi publik sebagai bagian dari penguatan kelembagaan. Dengan pelayanan informasi yang baik, masyarakat diharapkan dapat semakin memahami tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu serta turut berpartisipasi dalam mengawal proses demokrasi.

Lukito berharap semangat Hari Pelanggan Nasional dapat diterapkan tidak hanya pada momentum peringatan, tetapi menjadi budaya kerja yang hadir dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Jadikan pelayanan terbaik sebagai budaya kerja, bukan hanya sebagai kewajiban. Dengan pelayanan yang baik, kita tidak hanya menyelesaikan sebuah kebutuhan masyarakat, tetapi juga ikut membangun kepercayaan terhadap lembaga dan pemerintah,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan yang berintegritas, profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026.

“Mari Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Bangun Kepercayaan, dan Hadir untuk Masyarakat.”

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T