Lompat ke isi utama

Berita

PERINGATI HARI PMI, WAHID TEDI KRISTIANDI AJAK MASYARAKAT PERKUAT KEPEDULIAN DAN GOTONG ROYONG

r

Wahid Tedi Kristiandi Sampaikan Ucapan Selamat Hari PMI, Teguhkan Semangat Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial

Lampung Tengah — Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Wahid Tedi Kristiandi, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI) yang diperingati setiap tanggal 17 September. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk kembali memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, solidaritas, dan semangat membantu sesama.

“Selamat memperingati Hari Palang Merah Indonesia. Semoga semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa membantu dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Wahid.

Menurut Wahid, Hari PMI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kiprah dan pengabdian dalam bidang kemanusiaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat tersebut perlu terus dirawat agar budaya saling membantu dan gotong royong tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Berbagai kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia bersama para relawan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan sosial, pelayanan kemanusiaan, donor darah, bantuan dalam situasi darurat, serta berbagai bentuk pelayanan lainnya menunjukkan pentingnya keberadaan relawan dan organisasi kemanusiaan dalam membantu masyarakat.

Wahid menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PMI dan para relawan yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, serta pemikiran untuk membantu masyarakat. Menurutnya, semangat kerelawanan merupakan nilai positif yang perlu terus ditumbuhkan karena menunjukkan adanya kepedulian dan kesediaan untuk hadir bagi orang lain tanpa mengharapkan imbalan.

“Semangat kerelawanan mengajarkan kita untuk memiliki kepekaan terhadap kondisi sekitar. Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, tetapi memiliki arti dan manfaat bagi orang lain,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wahid menilai bahwa nilai kemanusiaan memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, membantu sesama, serta menjaga solidaritas merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang aman, harmonis, dan kondusif.

Sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Wahid juga menekankan pentingnya nilai keadilan, kepastian hukum, serta penghormatan terhadap hak setiap warga negara. Menurutnya, semangat kemanusiaan dapat menjadi salah satu nilai yang memperkuat kesadaran bersama untuk menghormati hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam menjalankan tugas kelembagaan Bawaslu, nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga proses demokrasi. Penyelenggaraan pemilu dan demokrasi membutuhkan partisipasi masyarakat, penghormatan terhadap aturan, serta kesadaran bersama untuk menjaga proses yang berlangsung secara tertib dan berintegritas.

Wahid menyampaikan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat. Partisipasi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kesediaan untuk ikut menjaga nilai-nilai demokrasi.

Semangat kepedulian sosial juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan partisipatif. Dengan masyarakat yang aktif, peduli, dan memiliki kesadaran terhadap hak serta kewajibannya, berbagai potensi persoalan dalam kehidupan demokrasi dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peringatan Hari PMI menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa setiap orang memiliki peran dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Tidak harus melalui tindakan besar, kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat dengan saling membantu, menghargai, dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

Wahid juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah untuk terus mempertahankan semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Menurutnya, kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di tengah masyarakat.

“Melalui momentum Hari PMI, mari kita jadikan semangat kemanusiaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Mari saling peduli, saling membantu, dan menjaga solidaritas agar tercipta lingkungan masyarakat yang semakin harmonis,” ungkapnya.

Selain itu, Wahid berharap generasi muda juga dapat mengambil inspirasi dari nilai-nilai yang ditunjukkan melalui kegiatan kemanusiaan dan kerelawanan. Kepedulian, keberanian untuk membantu, tanggung jawab, serta kesediaan bekerja sama merupakan karakter positif yang perlu terus dikembangkan.

Menurutnya, pembangunan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga membutuhkan pembangunan karakter dan kepedulian sosial. Masyarakat yang memiliki rasa kemanusiaan dan solidaritas yang kuat akan lebih mampu membangun hubungan sosial yang sehat dan saling mendukung.

Wahid juga menyampaikan penghargaan kepada masyarakat dan berbagai pihak yang selama ini turut berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kepedulian serta memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia berharap peringatan Hari Palang Merah Indonesia tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai kemanusiaan. Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat Hari Palang Merah Indonesia. Semoga semangat kemanusiaan, kepedulian, solidaritas, dan gotong royong senantiasa tumbuh di tengah masyarakat. Mari terus hadir untuk sesama dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pungkas Wahid.

Peringatan Hari PMI setiap tanggal 17 September menjadi pengingat bahwa kemanusiaan merupakan nilai universal yang dapat menyatukan berbagai perbedaan. Dengan memperkuat kepedulian dan solidaritas, masyarakat diharapkan dapat terus membangun lingkungan yang saling menghargai, saling membantu, dan memiliki semangat kebersamaan.

Melalui momentum tersebut, Wahid mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah untuk terus menumbuhkan kepedulian, menjaga solidaritas, serta menjadikan semangat kemanusiaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selamat Hari Palang Merah Indonesia. Teguhkan semangat kemanusiaan, perkuat solidaritas, dan terus hadir untuk sesama.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T