TAHUN BARU ISLAM 1448 H, IMAM NUROHIM SERUKAN SEMANGAT PERUBAHAN UNTUK KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK
|
Lampung Tengah – Dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Tengah. Momentum pergantian tahun Hijriah tersebut diharapkan menjadi sarana refleksi diri sekaligus penguatan komitmen untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Tahun Baru Islam yang diperingati setiap tanggal 1 Muharram merupakan salah satu momen penting dalam kalender umat Islam. Peringatan ini tidak hanya menjadi penanda bergantinya tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga mengingatkan umat Muslim akan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Peristiwa bersejarah tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan dakwah Islam dan mengandung banyak pelajaran berharga yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Imam Nurohim menyampaikan bahwa makna Tahun Baru Islam tidak sebatas pada perayaan pergantian tahun, melainkan menjadi kesempatan bagi setiap individu untuk melakukan evaluasi diri terhadap perjalanan kehidupan yang telah dilalui. Melalui momentum ini, umat Islam diajak untuk merenungkan berbagai pencapaian, memperbaiki kekurangan, serta memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa yang akan datang.
“Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga momentum 1 Muharram ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan,” ujar Imam Nurohim.
Menurutnya, hijrah yang dilakukan Rasulullah SAW bukan hanya perpindahan dari satu wilayah ke wilayah lain, melainkan sebuah perjuangan besar dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan. Oleh karena itu, semangat hijrah harus dimaknai sebagai dorongan untuk melakukan perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan.
Imam Nurohim menjelaskan bahwa dalam konteks kehidupan modern saat ini, hijrah dapat diwujudkan melalui perubahan pola pikir, peningkatan kualitas diri, serta komitmen untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang baik dan menggantinya dengan tindakan yang lebih produktif serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Hijrah adalah proses menjadi lebih baik dari hari ke hari. Semangat inilah yang perlu kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari sebuah institusi,” jelasnya.
Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim menilai bahwa nilai-nilai hijrah sangat relevan dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Menurutnya, setiap individu harus memiliki komitmen yang kuat untuk menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, serta disiplin dalam menjalankan amanah yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa integritas merupakan salah satu nilai penting yang harus terus dijaga dan diperkuat. Dengan integritas yang tinggi, setiap pekerjaan dapat dilaksanakan secara profesional dan menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bahwa setiap amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Nilai kejujuran, keadilan, dan profesionalitas harus menjadi bagian dari karakter yang terus kita bangun dan pelihara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Imam Nurohim juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat kebersamaan. Menurutnya, kehidupan yang harmonis hanya dapat terwujud apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
Ia menilai bahwa nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam sangat relevan dalam membangun kehidupan sosial yang damai dan penuh toleransi. Oleh karena itu, momentum Tahun Baru Islam dapat dimanfaatkan untuk memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Imam Nurohim juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Pergantian tahun, menurutnya, merupakan pengingat bahwa setiap manusia memiliki tanggung jawab untuk mengisi kehidupannya dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Tahun Baru Islam mengajarkan kita bahwa waktu adalah amanah yang sangat berharga. Karena itu, mari kita manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk berbuat kebaikan, meningkatkan kapasitas diri, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat membawa semangat baru bagi seluruh masyarakat untuk terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik, memperkuat nilai-nilai moral, serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Menurutnya, tantangan kehidupan yang semakin kompleks memerlukan kesiapan mental, intelektual, dan spiritual yang kuat. Oleh karena itu, semangat hijrah Rasulullah SAW dapat menjadi inspirasi bagi setiap individu untuk terus beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai kebaikan dan ajaran agama.
Menutup pesannya, Imam Nurohim kembali menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam. Ia berharap momentum pergantian tahun ini dapat menjadi awal yang baik untuk memperkuat keimanan, meningkatkan integritas, serta memperluas kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
“Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah untuk terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab, serta bersama-sama membangun masyarakat yang harmonis, berintegritas, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T