Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Hadiri Webinar Kebijakan Publik: Beyond Research – Strategi Advokasi dan Foresight untuk Kebijakan yang Berdampak
|
Lampung Tengah — Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menghadiri kegiatan Webinar Kebijakan Publik bertajuk Beyond Research: Strategi Advokasi dan Foresight untuk Kebijakan yang Berdampak yang dilaksanakan pada Sabtu, 07 Februari 2026 secara daring. Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas aparatur dalam memahami pentingnya penguatan advokasi kebijakan serta pemanfaatan pendekatan foresight dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada dampak jangka panjang.
Webinar ini menekankan bahwa hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi perlu dikomunikasikan secara efektif kepada pengambil kebijakan agar dapat diimplementasikan menjadi kebijakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Pendekatan ini selaras dengan konsep kebijakan berbasis bukti, di mana hasil penelitian perlu dikemas menjadi rekomendasi yang aplikatif dan mudah dipahami oleh pembuat kebijakan.
Selain itu, materi juga menyoroti pentingnya foresight atau perencanaan masa depan berbasis skenario dalam menghadapi ketidakpastian global. Pendekatan foresight memungkinkan pemerintah dan lembaga publik memetakan peluang, risiko, serta tantangan masa depan secara komprehensif lintas sektor sehingga kebijakan yang disusun menjadi lebih antisipatif dan akuntabel.
Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kompetensi kelembagaan, khususnya dalam membaca dinamika kebijakan publik serta meningkatkan kualitas analisis kebijakan yang relevan dengan perkembangan lingkungan strategis.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Yuli Efendi, S.H, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan perspektif baru dalam melihat peran lembaga pengawas pemilu tidak hanya sebagai pelaksana pengawasan, tetapi juga sebagai institusi yang mampu berkontribusi dalam penguatan kualitas kebijakan publik.
“Melalui webinar ini, kami mendapatkan wawasan bahwa kebijakan yang baik tidak hanya berbasis data dan riset, tetapi juga membutuhkan strategi advokasi yang tepat serta kemampuan membaca tantangan masa depan melalui pendekatan foresight. Hal ini sangat relevan dalam mendukung penguatan pengawasan pemilu yang adaptif dan berintegritas,” ujar Yuli Efendi.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui forum ilmiah dan diskusi kebijakan menjadi langkah strategis untuk memastikan Bawaslu mampu menjawab tantangan demokrasi yang semakin kompleks.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berharap dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas pengawasan, penyusunan rekomendasi kebijakan, serta penguatan tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami praktik advokasi kebijakan, penguatan evidence-based policy, serta pemanfaatan foresight sebagai instrumen strategis dalam perencanaan kebijakan publik di masa depan.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Editor :1T