BAWASLU LAMPUNG TENGAH SOROTI PERAN PEMUDA NEGARAWAN DI MILAD KE-94 PEMUDA MUHAMMADIYAH
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan Selamat Milad ke-94 kepada Pemuda Muhammadiyah dengan mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Raya.” Peringatan ini tidak sekadar menjadi penanda perjalanan usia organisasi, tetapi juga momentum reflektif untuk menegaskan kembali arah gerakan pemuda dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin cepat dan kompleks.
Tema Milad ke-94 ini mengandung pesan mendalam tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan dan keteguhan nilai. Di tengah arus perubahan global, pemuda dituntut tidak hanya adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga tetap berpegang pada prinsip dasar yang menjadi fondasi gerakan. Keseimbangan inilah yang menjadi kunci lahirnya sosok “pemuda negarawan” yang mampu berpikir strategis, visioner, dan berpihak pada kepentingan bangsa secara luas.
Konsep pemuda negarawan yang diangkat dalam momentum Milad ini dipandang sebagai sebuah idealisme yang relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini. Pemuda negarawan bukan sekadar aktivis organisasi yang bergerak dalam lingkup internal, melainkan individu yang memiliki pandangan jauh ke depan, melampaui kepentingan jangka pendek dan kelompok sempit. Ia hadir sebagai sosok yang mampu memadukan visi keumatan dengan tanggung jawab kebangsaan, serta berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan nasional.
Makna “bertumbuh” dalam tema tersebut dimaknai sebagai upaya meningkatkan kapasitas diri secara menyeluruh, baik dalam aspek intelektual, sosial, maupun kepemimpinan. Sementara itu, “mengakar” menegaskan bahwa setiap langkah dan perkembangan tersebut harus tetap berpijak pada nilai-nilai dasar yang diwariskan oleh Ahmad Dahlan, yakni nilai tauhid yang murni, etos keilmuan yang kuat, serta semangat pembaruan yang progresif. Dengan demikian, pertumbuhan yang dicapai tidak kehilangan arah, melainkan semakin kokoh dalam prinsip dan identitas.
Bawaslu Lampung Tengah juga menyoroti bahwa penguatan karakter pemuda negarawan dapat diwujudkan melalui empat sektor utama yang saling berkaitan. Pertama, sektor tauhid sebagai landasan moral dan spiritual yang menjadi penuntun arah perjuangan. Nilai ini penting agar setiap langkah pemuda tetap memiliki orientasi ilahiah dan integritas yang tinggi. Kedua, sektor ilmu, di mana pemuda diharapkan menjadi aktor intelektual yang kritis, mampu membaca perkembangan zaman, serta melahirkan gagasan-gagasan solutif bagi berbagai persoalan bangsa.
Ketiga, sektor ekonomi yang menekankan pentingnya kemandirian sebagai basis kekuatan gerakan. Pemuda yang mandiri secara ekonomi akan lebih leluasa dalam berkontribusi dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Keempat, sektor politik kebangsaan, di mana pemuda diharapkan hadir dalam ruang-ruang strategis sebagai penggerak nilai, penjaga etika, serta penentu arah kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Momentum Milad ke-94 ini juga menjadi ruang refleksi kritis bagi Pemuda Muhammadiyah, khususnya dalam menjawab pertanyaan mendasar tentang sejauh mana organisasi telah melahirkan kader-kader dengan karakter negarawan. Bawaslu Lampung Tengah memandang bahwa usia yang matang seharusnya diiringi dengan kedalaman peran dan kontribusi nyata, bukan sekadar keberlanjutan struktur organisasi. Oleh karena itu, revitalisasi kaderisasi, penguatan literasi ideologis, serta keberanian untuk terlibat aktif dalam ruang publik menjadi langkah yang tidak terelakkan.
Lebih lanjut, Bawaslu Lampung Tengah mengapresiasi kontribusi Pemuda Muhammadiyah dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam membangun kesadaran demokrasi, menjaga nilai-nilai keadilan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan nasional. Peran ini dinilai sejalan dengan upaya menciptakan masyarakat yang berintegritas dan berdaya saing.
Sebagai penutup, Bawaslu Lampung Tengah berharap semangat “bertumbuh dan mengakar” benar-benar dapat diwujudkan dalam tindakan nyata. Tema ini akan menemukan maknanya ketika mampu melahirkan generasi pemuda negarawan yang kokoh dalam nilai, luas dalam wawasan, mandiri dalam ekonomi, serta matang dalam sikap politik kebangsaan. Dari titik inilah, kontribusi Pemuda Muhammadiyah diharapkan tidak hanya terasa di internal organisasi, tetapi juga mengakar kuat dan memberikan dampak luas bagi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan berkemajuan.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T