Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU RI RESMI BUKA PENDAFTARAN KOMPETISI DEBAT PENEGAKAN HUKUM PEMILU KE-VI, MAHASISWA DIAJAK BERPARTISIPASI

r

Bawaslu RI Resmi Buka Pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-VI

Lampung Tengah – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia secara resmi membuka pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) ke-VI sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi, serta memperkuat pemahaman mengenai demokrasi, kepemiluan, dan penegakan hukum pemilu di Indonesia.

Pendaftaran kompetisi dibuka secara daring (online) mulai tanggal 15 hingga 24 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap dapat melibatkan generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, berintegritas, serta meningkatkan kepedulian terhadap proses pengawasan pemilu.

Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu merupakan agenda strategis Bawaslu yang setiap penyelenggaraannya mendapatkan antusiasme tinggi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi adu argumentasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran mengenai sistem kepemiluan, pengawasan pemilu, serta tantangan penegakan hukum dalam mewujudkan pemilu yang demokratis.

Peserta yang berhasil lolos hingga tahap nasional akan memperebutkan Piala Bergilir Bawaslu serta total uang pembinaan puluhan juta rupiah. Selain itu, seluruh peserta yang mengikuti tahapan nasional juga akan memperoleh sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya.

Dalam proses pendaftaran, setiap peserta wajib mendaftarkan diri secara resmi melalui perguruan tinggi atau institusi pendidikan masing-masing. Seluruh dokumen persyaratan diunggah secara daring sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan di antaranya formulir pendaftaran, pas foto terbaru, daftar anggota regu dan pendamping, biodata peserta, kartu tanda mahasiswa atau surat keterangan aktif kuliah, surat persetujuan dari perguruan tinggi, surat pernyataan tidak mengundurkan diri, artikel ilmiah beserta lembar orisinalitas, serta tautan video presentasi yang telah diunggah ke Google Drive.

Bawaslu juga menegaskan bahwa pendaftaran tidak dipungut biaya (gratis). Oleh karena itu, calon peserta diminta untuk berhati-hati terhadap segala bentuk informasi yang mengatasnamakan Bawaslu dan meminta sejumlah biaya selama proses pendaftaran berlangsung.

Adapun tahapan kompetisi dimulai dengan masa pendaftaran pada 15–24 Juli 2026, dilanjutkan tahapan eliminasi pada 28–31 Juli 2026, pengumuman hasil eliminasi pada 1 Agustus 2026, kemudian memasuki tahapan regional yang berlangsung sepanjang bulan Agustus. Selanjutnya peserta terbaik akan mengikuti Kompetisi Debat Tahap Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 20–25 September 2026.

Melalui penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-VI, Bawaslu berharap lahir generasi muda yang memiliki wawasan kepemiluan yang kuat, mampu berpikir kritis terhadap dinamika demokrasi, serta menjadi mitra strategis dalam membangun budaya pengawasan partisipatif di Indonesia.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah turut mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Lampung Tengah maupun Provinsi Lampung untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang meningkatkan kapasitas akademik, kemampuan berargumentasi, dan kepedulian terhadap penegakan hukum pemilu.

Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, jadwal pelaksanaan, serta mekanisme pendaftaran dapat diperoleh melalui media sosial dan kanal resmi Bawaslu Republik Indonesia atau dengan memindai QR Code yang telah disediakan pada poster resmi kompetisi.

r

 

r

 

r

 

r

 

r

Foto: Humas Bawaslu RI

Penulis dan Editor: 1T