Lompat ke isi utama

Berita

HARI PERDAMAIAN INTERNASIONAL, HERU SANDO AJAK BANGUN SDM YANG TOLERAN DAN BERKARAKTER

r

Heru Sando Ajak Masyarakat Rawat Perdamaian di Hari Perdamaian Internasional 2026

Lampung Tengah — Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Diklat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan Selamat Hari Perdamaian Internasional (International Day of Peace) Tahun 2026 yang diperingati pada Senin, 21 September 2026.

Peringatan Hari Perdamaian Internasional Tahun 2026 mengusung pesan global “Invest in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day” atau “Berinvestasi dalam Perdamaian: Untuk Semua Orang, di Mana Saja, Setiap Hari.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perdamaian merupakan nilai bersama yang perlu terus dibangun, dijaga, dan diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan.

Heru Sando menyampaikan bahwa perdamaian tidak hanya dimaknai sebagai keadaan tanpa konflik, tetapi juga sebagai kondisi ketika setiap orang mampu hidup berdampingan dengan saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui komunikasi dan dialog yang baik.

“Selamat Hari Perdamaian Internasional Tahun 2026. Mari kita bersama-sama menjaga perdamaian, memperkuat persaudaraan, menghargai setiap perbedaan, serta membangun kehidupan yang penuh toleransi dan saling menghormati,” ujar Heru Sando.

Menurutnya, pesan “Invest in Peace” mengandung makna bahwa perdamaian merupakan investasi yang perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Investasi tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti membangun komunikasi yang baik, menjaga sikap, menghormati pendapat orang lain, menghindari tindakan provokatif, serta membantu menciptakan lingkungan yang kondusif.

Sebagai Koordinator Divisi yang memiliki tugas pada bidang sumber daya manusia dan pendidikan serta pelatihan, Heru Sando menilai bahwa nilai-nilai perdamaian juga penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga perlu menumbuhkan karakter, etika, tanggung jawab, toleransi, dan kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain.

Menurutnya, lingkungan pendidikan dan pelatihan dapat menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan serta menghargai keberagaman. Perbedaan latar belakang, pemikiran, maupun pengalaman dapat menjadi kekuatan apabila dikelola melalui komunikasi yang terbuka dan sikap saling menghormati.

“Perdamaian juga merupakan bagian dari proses membangun sumber daya manusia yang berkarakter. Dengan pendidikan dan pembelajaran yang mengedepankan toleransi, tanggung jawab, integritas, serta penghormatan terhadap perbedaan, kita dapat membangun generasi yang mampu menciptakan lingkungan yang damai,” tambahnya.

Dalam kehidupan demokrasi, Heru Sando menilai semangat perdamaian memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat untuk berpartisipasi. Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Oleh karena itu, perbedaan pandangan perlu disikapi secara dewasa tanpa menghilangkan rasa persaudaraan.

Perbedaan pilihan maupun pendapat merupakan bagian dari dinamika kehidupan demokratis. Menurutnya, masyarakat perlu membangun budaya dialog dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Dengan demikian, perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi dapat menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman dan kebersamaan.

Heru Sando juga mengajak masyarakat untuk menjaga perdamaian di lingkungan kerja. Hubungan kerja yang harmonis dapat dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kerja sama, saling menghargai, serta kesediaan untuk mendengarkan pandangan orang lain. Lingkungan kerja yang kondusif akan mendukung setiap individu dalam melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Di era digital, upaya menjaga perdamaian juga perlu dilakukan melalui penggunaan media sosial dan teknologi informasi secara bijak. Masyarakat memiliki kemudahan untuk memperoleh dan menyebarkan informasi, sehingga diperlukan kecermatan dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.

Heru mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi terhadap informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Informasi yang tidak benar atau bersifat provokatif dapat menimbulkan kesalahpahaman dan berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.

“Mari kita gunakan teknologi dan media sosial untuk menyebarkan informasi yang positif, edukatif, dan bermanfaat. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menjaga perdamaian di ruang digital juga merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Peringatan Hari Perdamaian Internasional Tahun 2026 menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa perdamaian bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu. Setiap individu memiliki peran dalam menciptakan suasana damai, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, sekolah, komunitas, maupun masyarakat secara luas.

Heru Sando berharap semangat “Invest in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day” dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perdamaian harus dimulai dari diri sendiri, kemudian ditularkan melalui lingkungan terdekat hingga menjadi budaya bersama di tengah masyarakat.

Menurutnya, investasi terhadap perdamaian akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan sosial. Masyarakat yang mampu hidup berdampingan dengan saling menghargai akan memiliki ruang yang lebih luas untuk bekerja sama, menyelesaikan persoalan secara konstruktif, dan membangun masa depan bersama.

Melalui momentum Hari Perdamaian Internasional 2026, Heru Sando mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah untuk terus memperkuat persaudaraan, menumbuhkan toleransi, menghargai perbedaan, serta menjaga komunikasi agar tetap sehat dan konstruktif.

Ia juga mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk menjadikan perdamaian sebagai bagian dari karakter dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan membangun sikap saling menghormati dan mengedepankan dialog, setiap orang dapat berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang aman, harmonis, dan penuh kebersamaan.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T