Lompat ke isi utama

Berita

SEMANGAT HARI BHAKTI POSTEL 2026, HERU SANDO DORONG KONEKTIVITAS DAN LITERASI DIGITAL

r

Heru Sando Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia

Lampung Tengah — Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) yang diperingati pada 27 September 2026.

Peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi tahun 2026 mengusung semangat “Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat”. Momentum ini menjadi pengingat mengenai pentingnya perkembangan sektor pos dan telekomunikasi dalam mendukung konektivitas masyarakat, memperluas akses terhadap informasi, serta menunjang berbagai aktivitas di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Heru Sando menyampaikan bahwa transformasi teknologi komunikasi telah memberikan perubahan terhadap pola interaksi masyarakat. Perkembangan jaringan telekomunikasi dan teknologi digital memungkinkan masyarakat berkomunikasi secara cepat, memperoleh informasi secara lebih luas, serta memanfaatkan berbagai layanan digital dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi 27 September 2026. Semoga semangat Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat dapat menjadi dorongan untuk terus memperkuat pemanfaatan teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Indonesia,” ujar Heru Sando.

Menurutnya, kemajuan teknologi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat maupun aparatur yang memanfaatkan teknologi perlu memiliki kemampuan untuk menggunakan perangkat digital secara efektif, memahami informasi yang diterima, serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.

Sebagai Koordinator Divisi SDMO dan Diklat, Heru Sando menilai bahwa perkembangan teknologi juga memberikan peluang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Berbagai platform digital memungkinkan kegiatan pendidikan, pelatihan, koordinasi, dan pertukaran pengetahuan dilakukan secara lebih fleksibel.

Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran juga dapat memperluas akses terhadap berbagai sumber pengetahuan. Kegiatan pelatihan yang sebelumnya membutuhkan pertemuan secara langsung dapat didukung dengan sistem pembelajaran daring, konferensi video, serta berbagai media digital lainnya.

“Transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Teknologi dapat menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan kompetensi, sepanjang dimanfaatkan secara tepat dan bertanggung jawab,” kata Heru.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan lingkungan kerja. Penguasaan teknologi digital dapat membantu meningkatkan efektivitas komunikasi, pengelolaan informasi, dokumentasi, serta koordinasi dalam pelaksanaan tugas kelembagaan.

Dalam lingkungan kerja kelembagaan, konektivitas digital juga memberikan kemudahan dalam melakukan koordinasi antara satu unit kerja dengan unit kerja lainnya. Informasi dapat disampaikan secara lebih cepat, sementara kegiatan rapat, diskusi, dan pelatihan dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komunikasi yang tersedia.

Namun demikian, Heru mengingatkan bahwa penggunaan teknologi tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis. Pengguna teknologi juga harus memiliki kesadaran mengenai keamanan informasi, etika komunikasi, serta tanggung jawab dalam menggunakan berbagai platform digital.

“Jangan sampai kemudahan teknologi membuat kita mengabaikan etika dan keamanan informasi. Setiap pengguna perlu memahami bahwa apa yang disampaikan di ruang digital dapat memiliki dampak yang luas,” ujarnya.

Heru juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi sumber daya manusia di era transformasi teknologi. Literasi digital mencakup kemampuan mencari, memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara tepat. Kemampuan tersebut semakin diperlukan karena arus informasi di ruang digital berkembang dengan sangat cepat.

Dalam konteks kepemiluan, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan dan pengawasan partisipatif. Informasi mengenai kepemiluan dapat disampaikan melalui berbagai kanal digital sehingga dapat menjangkau masyarakat dengan lebih luas.

Pemanfaatan teknologi juga dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi. Namun, informasi yang disampaikan harus tetap mengutamakan akurasi, sumber yang jelas, serta penyajian yang mudah dipahami masyarakat.

Heru mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pengguna yang cerdas dan bertanggung jawab. Setiap informasi yang diterima melalui media digital perlu disikapi secara kritis dan tidak langsung disebarluaskan tanpa melakukan pengecekan.

Menurutnya, ruang digital yang sehat membutuhkan kontribusi seluruh pengguna. Masyarakat dapat berperan dengan menyebarkan informasi yang edukatif, menghindari penyebaran hoaks dan disinformasi, serta menjaga komunikasi yang saling menghormati.

Peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi juga menjadi momentum untuk mengapresiasi perkembangan teknologi komunikasi yang telah memberikan banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat. Dari layanan pos dan telekomunikasi hingga ekosistem digital saat ini, kemajuan teknologi telah menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, pemerintahan, dan pelayanan publik.

Heru berharap perkembangan sektor pos dan telekomunikasi terus mendukung pemerataan konektivitas di berbagai wilayah. Konektivitas yang semakin luas diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, meningkatkan kemampuan, serta memanfaatkan berbagai layanan digital.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, kita memiliki kesempatan yang semakin besar untuk belajar, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Yang penting adalah bagaimana teknologi tersebut kita manfaatkan untuk hal-hal yang produktif dan memberikan manfaat,” lanjutnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri. Berbagai sumber pembelajaran dan informasi yang tersedia di ruang digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas.

Dalam lingkungan organisasi, transformasi digital juga diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola kerja yang lebih efektif. Penggunaan sistem digital dalam administrasi, dokumentasi, komunikasi, dan pelatihan dapat membantu mendukung pelaksanaan tugas secara lebih terstruktur.

Namun, transformasi digital tetap perlu dilaksanakan dengan memperhatikan kesiapan sumber daya manusia. Pengembangan kompetensi menjadi bagian penting agar setiap individu mampu mengikuti perubahan teknologi dan menggunakannya sesuai kebutuhan.

Heru menegaskan bahwa konektivitas digital bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga mengenai kemampuan manusia dalam memanfaatkannya. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur dan perkembangan teknologi.

“Teknologi akan memberikan manfaat yang optimal apabila didukung sumber daya manusia yang mampu menggunakannya secara cerdas, beretika, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Melalui momentum Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi 2026, Heru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun budaya digital yang positif. Konektivitas digital diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat komunikasi, memperluas pengetahuan, meningkatkan produktivitas, serta mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi 27 September 2026. Mari kita jadikan konektivitas digital sebagai sarana untuk terus belajar, berkolaborasi, meningkatkan kompetensi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Heru Sando.

Semangat “Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat” diharapkan dapat menjadi dorongan untuk terus membangun masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan konektivitas yang semakin kuat, literasi digital yang semakin baik, serta sumber daya manusia yang terus berkembang, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari upaya mendukung kemajuan bangsa.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T