HARI PUISI NASIONAL 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH TEKANKAN PENTINGNYA JAGA IDENTITAS BUDAYA
|
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Harmono menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Puisi Nasional yang jatuh pada Selasa, 28 April 2026. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Puisi Nasional bukan sekadar seremoni rutin yang dilaksanakan di sekolah, kampus, atau instansi pemerintah, melainkan sebuah momentum penting untuk merefleksikan kembali peran sastra dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, puisi memiliki kedudukan yang istimewa sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Di tengah derasnya arus globalisasi dan gempuran tren budaya luar yang begitu cepat masuk melalui berbagai platform digital, puisi menjadi salah satu benteng yang mampu menjaga identitas budaya Indonesia agar tetap hidup dan tidak tergerus zaman.
Ia menjelaskan bahwa puisi bukan hanya sekadar rangkaian kata indah, tetapi juga medium ekspresi yang sarat makna dan nilai. Melalui puisi, berbagai gagasan, kritik sosial, hingga pesan moral dapat disampaikan dengan cara yang lebih halus namun tetap kuat. Dalam konteks tersebut, puisi berperan sebagai sarana edukasi sekaligus refleksi bagi masyarakat untuk memahami realitas sosial secara lebih mendalam.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa semangat yang terkandung dalam puisi juga sejalan dengan nilai-nilai yang diusung oleh Bawaslu, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya demokrasi yang sehat. Demokrasi tidak hanya berbicara tentang proses pemilu semata, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu berpikir kritis, beretika, serta menghargai perbedaan pandangan.
“Puisi mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, mampu menyuarakan kebenaran dengan cara yang santun, serta menjaga ruang dialog yang sehat di tengah perbedaan. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam kehidupan demokrasi kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Lampung Tengah, untuk tidak melupakan akar budaya bangsa di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat. Menurutnya, mencintai puisi dan sastra adalah salah satu cara sederhana namun bermakna untuk menjaga jati diri bangsa.
Dalam momentum Hari Puisi Nasional 2026 ini, Bawaslu Lampung Tengah berharap agar masyarakat tidak hanya memperingatinya secara simbolis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam puisi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, puisi dapat terus menjadi sumber inspirasi, memperkuat karakter bangsa, serta menjaga keberagaman budaya Indonesia.
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Bawaslu Lampung Tengah menegaskan bahwa menjaga identitas budaya melalui sastra merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap semangat Hari Puisi Nasional dapat menjadi pengingat bahwa di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, nilai-nilai budaya lokal harus tetap dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T