HARI RADIO REPUBLIK INDONESIA KE-81, LUKITO HADI SUMARTO DORONG PENGUATAN INFORMASI YANG EDUKATIF DAN TERPERCAYA
|
Lampung Tengah — Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah Lukito Hadi Sumarto menyampaikan ucapan Selamat Hari Radio Republik Indonesia (RRI) ke-81 yang diperingati setiap tanggal 11 September. Peringatan tahun 2026 mengusung tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Peringatan Hari Radio Republik Indonesia menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang radio sebagai salah satu media komunikasi yang memiliki peran penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Radio tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi sejak awal kemerdekaan juga memiliki fungsi strategis sebagai media komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Lukito Hadi Sumarto menyampaikan bahwa perjalanan RRI selama 81 tahun merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Keberadaan radio sejak masa awal kemerdekaan telah memberikan kontribusi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat di tengah situasi bangsa yang sedang membangun kehidupan negara yang baru merdeka.
“Selamat Hari Radio Republik Indonesia ke-81. Semoga RRI semakin maju, profesional, dan terus menjadi media penyiaran yang memberikan informasi yang edukatif, mencerdaskan, serta bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Lukito Hadi Sumarto.
Sejarah Hari Radio Republik Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kondisi Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, masyarakat menghadapi berbagai keterbatasan dalam memperoleh informasi, termasuk melalui media radio.
Pada 19 Agustus 1945, siaran radio Hoso Kyoku yang sebelumnya berada di bawah kendali pemerintahan pendudukan Jepang dihentikan. Kondisi tersebut menyebabkan akses masyarakat terhadap informasi menjadi terbatas. Situasi ini kemudian mendorong para tokoh yang sebelumnya aktif dalam dunia radio untuk memikirkan kembali keberadaan radio sebagai sarana komunikasi yang dapat digunakan untuk kepentingan bangsa Indonesia.
Para tokoh radio menyadari bahwa radio memiliki fungsi yang sangat strategis. Pada masa tersebut, radio dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi secara cepat dan luas kepada masyarakat, sekaligus menjadi media komunikasi antara pemerintah dengan rakyat.
Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui pertemuan para delegasi dari sejumlah bekas stasiun Hoso Kyoku dengan pemerintah Indonesia di Jakarta pada 11 September 1945. Dalam pertemuan tersebut dibahas pentingnya mendirikan sebuah stasiun radio yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi pemerintah dengan masyarakat Indonesia.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah penyiaran Indonesia. Pada malam harinya, para delegasi radio kembali mengadakan rapat dan menghasilkan keputusan untuk mendirikan Radio Republik Indonesia (RRI). Dalam proses awal berdirinya RRI tersebut, Abdulrahman Saleh kemudian dipilih sebagai pemimpin umum pertama RRI.
Karena RRI lahir pada 11 September 1945, tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Radio Nasional atau Hari Radio Republik Indonesia. Tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena RRI telah memasuki usia ke-81 dalam perjalanan pengabdiannya kepada masyarakat dan bangsa Indonesia.
Menurut Lukito, perjalanan selama lebih dari delapan dekade menunjukkan bahwa radio memiliki kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Meskipun teknologi komunikasi dan informasi berkembang dengan sangat pesat, radio tetap memiliki ruang dan peran di tengah masyarakat.Di era digital, perkembangan teknologi telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Masyarakat kini dapat mengakses berbagai informasi melalui media sosial, situs berita, platform digital, maupun berbagai layanan berbasis internet. Namun, radio tetap memiliki karakteristik tersendiri sebagai media yang dapat menjangkau masyarakat secara luas dan menyampaikan informasi secara cepat.
Lukito menilai, di tengah derasnya arus informasi saat ini, keberadaan media penyiaran yang mengedepankan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya menjadi semakin penting. Masyarakat membutuhkan sumber informasi yang mampu memberikan edukasi sekaligus membantu meningkatkan pemahaman terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar.
“Di tengah perkembangan teknologi informasi, kita harus semakin bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Media memiliki tanggung jawab penting untuk menghadirkan informasi yang benar dan mencerdaskan masyarakat,” kata Lukito.
Ia menambahkan, semangat Hari Radio Republik Indonesia juga dapat dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat literasi informasi masyarakat. Kemudahan masyarakat dalam memperoleh dan menyebarkan informasi harus diimbangi dengan kemampuan untuk memilah serta memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya kepada orang lain.
Hal tersebut menjadi penting karena perkembangan teknologi digital juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti penyebaran berita bohong, disinformasi, misinformasi, ujaran kebencian, serta berbagai konten yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, media massa dan media penyiaran dapat mengambil peran penting dalam menghadapi tantangan tersebut dengan terus menghadirkan pemberitaan yang berdasarkan fakta serta mengedepankan kepentingan publik. Media juga diharapkan mampu menjadi ruang edukasi dan komunikasi yang dapat memperkuat persatuan masyarakat.
Dalam konteks kehidupan demokrasi, media memiliki posisi yang sangat penting sebagai salah satu sarana penyampaian informasi kepada masyarakat. Informasi yang berkualitas dapat membantu masyarakat memahami berbagai proses yang berlangsung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Lukito juga menyampaikan bahwa semangat membangun komunikasi publik yang sehat perlu terus dikembangkan. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari ekosistem informasi yang sehat dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Bagi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, peningkatan literasi informasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengawasan partisipatif. Masyarakat yang memiliki pemahaman dan literasi yang baik akan lebih mampu mengenali informasi yang benar, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta berpartisipasi secara positif dalam kehidupan demokrasi.
Peringatan Hari Radio Republik Indonesia ke-81 dengan tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa suara dan informasi memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini serta kehidupan masyarakat.
Radio yang sejak masa awal kemerdekaan telah menjadi sarana komunikasi strategis, hingga kini terus berkembang mengikuti perubahan teknologi. RRI diharapkan mampu mempertahankan perannya sebagai media penyiaran publik yang hadir untuk masyarakat, sekaligus terus berinovasi dalam menghadapi perkembangan era digital.
Lukito berharap momentum HUT ke-81 RRI dapat menjadi penyemangat bagi seluruh insan penyiaran untuk terus memberikan karya terbaik bagi masyarakat Indonesia. Informasi yang disampaikan diharapkan tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki nilai edukasi, memberikan manfaat, serta mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Semoga RRI terus menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, menjadi sumber informasi yang terpercaya, mencerdaskan masyarakat, dan turut memperkuat persatuan serta kehidupan demokrasi di Indonesia,” tutup Lukito.
Dengan memperingati Hari Radio Republik Indonesia ke-81, masyarakat diajak untuk kembali mengenang sejarah panjang radio dalam perjalanan bangsa sekaligus melihat masa depan penyiaran di tengah transformasi digital.
Radio bukan sekadar alat untuk menyampaikan suara, tetapi menjadi bagian dari perjalanan komunikasi bangsa Indonesia. Semangat tersebut sejalan dengan tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, yang diharapkan dapat terus menginspirasi hadirnya informasi yang mencerdaskan, memperkuat persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Indonesia.
Selamat Hari Radio Republik Indonesia (RRI) ke-81.
“Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T